<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suku Bunga The Fed Turun, Wall Street Berakhir Melemah   </title><description>Wall Street berakhir lebih rendah setelah Federal Reserve AS memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/278/2086197/suku-bunga-the-fed-turun-wall-street-berakhir-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/278/2086197/suku-bunga-the-fed-turun-wall-street-berakhir-melemah"/><item><title>Suku Bunga The Fed Turun, Wall Street Berakhir Melemah   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/278/2086197/suku-bunga-the-fed-turun-wall-street-berakhir-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/278/2086197/suku-bunga-the-fed-turun-wall-street-berakhir-melemah</guid><pubDate>Kamis 01 Agustus 2019 07:14 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/01/278/2086197/suku-bunga-the-fed-turun-wall-street-berakhir-melemah-NIewQn0RON.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">The Fed (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/01/278/2086197/suku-bunga-the-fed-turun-wall-street-berakhir-melemah-NIewQn0RON.jpeg</image><title>The Fed (Foto: Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK &amp;ndash; Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve AS memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak lebih dari satu dekade lalu.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 333,75 poin atau 1,23%, menjadi ditutup di 26.864,27 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 berkurang 32,80 poin atau 1,09%, menjadi berakhir di 2.980,38 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 98,19 poin atau 1,19%, menjadi 8.175,42 poin.
Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Saham Apple
Semua dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor bahan pokok konsumen turun hampir dua persen, memimpin penurunan. Demikian dikutip dari Antaranews, Kamis (1/8/2019).
Saham Spotify turun hampir 0,2%, setelah layanan streaming musik itu melaporkan kerugian tajam pada laporan laba kuartal kedua, meskipun pendapatan kuartalannya lebih baik dari perkiraan.

Namun, saham Apple naik lebih dari 2%, setelah raksasa teknologi AS itu melaporkan laba kuartal kedua yang mengalahkan ekspektasi pasar. Panduan pendapatan untuk kuartal keempat juga melampaui estimasi analis.
Baca Juga: Wall Street Tak Berdaya karena Perang Dagang
The Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga seperempat poin pada Rabu (31/7/2019), untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan global 2008.
Keputusan itu muncul karena implikasi perkembangan global untuk prospek ekonomi dan tekanan inflasi yang diredam. Langkah ini sejalan dengan ekspektasi yang berkembang luas bahwa pasar memperkirakan penurunan suku bunga hampir seperempat poin menjelang pertemuan Federal Reserve AS.Namun, pasar terkejut setelah pernyataan Ketua Fed Jerome Powell  bahwa penurunan suku bunga adalah penyesuaian pertengahan siklus  terhadap kebijakan, menghapuskan kenaikan tiga indeks saham hari ini.
Di sisi ekonomi, lapangan kerja sektor swasta AS meningkat 156.000  pada Juli dari bulan sebelumnya, menurut Laporan Ketenagakerjaan  Nasional ADP pada Rabu (31/7/2019). Angka ini melampaui perkiraan pasar  sebesar 150.000.
Sektor jasa dan produsen barang berkontribusi paling besar pada  pertumbuhan lapangan kerja pada Juli, lebih tinggi dari prediksi pada  Juni, 112.000.
Laporan bulanan dilakukan bersama oleh ADP Research Institute dan  Moody's Analytics, menawarkan ikhtisar sektor swasta non pertanian AS.</description><content:encoded>NEW YORK &amp;ndash; Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve AS memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya sejak lebih dari satu dekade lalu.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 333,75 poin atau 1,23%, menjadi ditutup di 26.864,27 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 berkurang 32,80 poin atau 1,09%, menjadi berakhir di 2.980,38 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 98,19 poin atau 1,19%, menjadi 8.175,42 poin.
Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Saham Apple
Semua dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor bahan pokok konsumen turun hampir dua persen, memimpin penurunan. Demikian dikutip dari Antaranews, Kamis (1/8/2019).
Saham Spotify turun hampir 0,2%, setelah layanan streaming musik itu melaporkan kerugian tajam pada laporan laba kuartal kedua, meskipun pendapatan kuartalannya lebih baik dari perkiraan.

Namun, saham Apple naik lebih dari 2%, setelah raksasa teknologi AS itu melaporkan laba kuartal kedua yang mengalahkan ekspektasi pasar. Panduan pendapatan untuk kuartal keempat juga melampaui estimasi analis.
Baca Juga: Wall Street Tak Berdaya karena Perang Dagang
The Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga seperempat poin pada Rabu (31/7/2019), untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan global 2008.
Keputusan itu muncul karena implikasi perkembangan global untuk prospek ekonomi dan tekanan inflasi yang diredam. Langkah ini sejalan dengan ekspektasi yang berkembang luas bahwa pasar memperkirakan penurunan suku bunga hampir seperempat poin menjelang pertemuan Federal Reserve AS.Namun, pasar terkejut setelah pernyataan Ketua Fed Jerome Powell  bahwa penurunan suku bunga adalah penyesuaian pertengahan siklus  terhadap kebijakan, menghapuskan kenaikan tiga indeks saham hari ini.
Di sisi ekonomi, lapangan kerja sektor swasta AS meningkat 156.000  pada Juli dari bulan sebelumnya, menurut Laporan Ketenagakerjaan  Nasional ADP pada Rabu (31/7/2019). Angka ini melampaui perkiraan pasar  sebesar 150.000.
Sektor jasa dan produsen barang berkontribusi paling besar pada  pertumbuhan lapangan kerja pada Juli, lebih tinggi dari prediksi pada  Juni, 112.000.
Laporan bulanan dilakukan bersama oleh ADP Research Institute dan  Moody's Analytics, menawarkan ikhtisar sektor swasta non pertanian AS.</content:encoded></item></channel></rss>
