<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengantin Baru, Baiknya Beli Rumah atau Mobil?   </title><description>Pasangan baru perlu menilik apa yang menjadi kebutuhan, sehingga mengetahui untuk memprioritaskan beli mobil atau rumah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/320/2086236/pengantin-baru-baiknya-beli-rumah-atau-mobil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/320/2086236/pengantin-baru-baiknya-beli-rumah-atau-mobil"/><item><title>Pengantin Baru, Baiknya Beli Rumah atau Mobil?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/320/2086236/pengantin-baru-baiknya-beli-rumah-atau-mobil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/320/2086236/pengantin-baru-baiknya-beli-rumah-atau-mobil</guid><pubDate>Kamis 01 Agustus 2019 09:51 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/01/320/2086236/pengantin-baru-baiknya-beli-rumah-atau-mobil-VvfiYapvVk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pasangan Baru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/01/320/2086236/pengantin-baru-baiknya-beli-rumah-atau-mobil-VvfiYapvVk.jpg</image><title>Ilustrasi Pasangan Baru (Foto: Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - Pasangan baru menikah tentu menginginkan untuk memiliki rumah dan bisa mengendarai mobil milik sendiri. Namun kedua hal itu sulit terpenuhi bila kondisi finansial belum mendukung.
Rasanya keputusan bijak untuk bisa memilih salah satu dari kebutuhan tersebut. Jangan sampai keinginan untuk memiliki rumah dan mobil hanya karena gengsi, malah membuat kondisi finansial menjadi berantakan.
Baca Juga: Intip Biaya Pernikahan di Beberapa Negara, Masihkah Perlu Ngutang?
Oleh sebab itu, Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andy Nugroho menyatakan, pasangan baru perlu menilik apa yang menjadi kebutuhan bagi mereka. Sehingga mengetahui untuk memprioritaskan beli mobil atau rumah terlebih dahulu.
&quot;Biasanya kalau menikah salah satu pasangan minimal sudah punya motor (bisa jadi alternatif kendaraan). Atau pasangan baru ternyata masih nyaman untuk tinggal bersama orang tua atau ngontrak. Jadi tergantung dari prioritas keluarga baru kebutuhannya apa,&quot; jelasnya kepada Okezone, Kamis (1/8/2019).

Meski demikian, Andy tetap memberi pertimbangan untuk memberi rumah lebih dahulu atau mobil. Menurutnya, jika terdapat tawaran rumah dengan harga yang sesuai kantong, itu menjadi kesempatan yang perlu dipertimbangkan untuk diambil.
Baca Juga: 7 Cara agar Hidup Lebih Bahagia di Tempat Kerja
Dia menyatakan, penawaran untuk memiliki properti yang pas dengan kantong bukanlah kesempatan yang datang berulang. Terlebih properti juga memiliki nilai yang terus naik sehingga bisa sekaligus menjadi investasi.
&quot;Kalau ada properti murah dengan harga yang sesuai kantong kita, penawarannya pasti akan terbatas. Kemudian untuk jangka panjang itu bisa digunakan aset investasi,&quot; jelas dia.Sedangkan untuk mobil, lanjut dia, penawaran memiliki mobil yang  ternyata pas dengan kantong bisa saja ada lagi ke depannya. Berbeda  dengan kesempatan dengan memiliki rumah.
&quot;Kalau ada mobil ternyata murah, second harga Rp190 juta, kalau  penawaran dilewatkan dan saat ke depannya car tipe yang sama dan harga  yang sama, rasanya lebih gampang dibandingkan mencari properti,&quot;  katanya.
Tak lupa, Andy juga menekankan untuk pasangan baru bisa melihat  kondisi finansial untuk bisa memenuhi kebutuhan membeli mobil atau  rumah. Jika perlu, memang harus menabung dulu atau mencari tambahan  pendapatan.
&quot;Kalau penghasilan terbatas, perlu pengungkit untuk menambah dana.  Selain menabung, cari penghasilan tambahan dan juga berinvestasi,&quot;  ujarnya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Pasangan baru menikah tentu menginginkan untuk memiliki rumah dan bisa mengendarai mobil milik sendiri. Namun kedua hal itu sulit terpenuhi bila kondisi finansial belum mendukung.
Rasanya keputusan bijak untuk bisa memilih salah satu dari kebutuhan tersebut. Jangan sampai keinginan untuk memiliki rumah dan mobil hanya karena gengsi, malah membuat kondisi finansial menjadi berantakan.
Baca Juga: Intip Biaya Pernikahan di Beberapa Negara, Masihkah Perlu Ngutang?
Oleh sebab itu, Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andy Nugroho menyatakan, pasangan baru perlu menilik apa yang menjadi kebutuhan bagi mereka. Sehingga mengetahui untuk memprioritaskan beli mobil atau rumah terlebih dahulu.
&quot;Biasanya kalau menikah salah satu pasangan minimal sudah punya motor (bisa jadi alternatif kendaraan). Atau pasangan baru ternyata masih nyaman untuk tinggal bersama orang tua atau ngontrak. Jadi tergantung dari prioritas keluarga baru kebutuhannya apa,&quot; jelasnya kepada Okezone, Kamis (1/8/2019).

Meski demikian, Andy tetap memberi pertimbangan untuk memberi rumah lebih dahulu atau mobil. Menurutnya, jika terdapat tawaran rumah dengan harga yang sesuai kantong, itu menjadi kesempatan yang perlu dipertimbangkan untuk diambil.
Baca Juga: 7 Cara agar Hidup Lebih Bahagia di Tempat Kerja
Dia menyatakan, penawaran untuk memiliki properti yang pas dengan kantong bukanlah kesempatan yang datang berulang. Terlebih properti juga memiliki nilai yang terus naik sehingga bisa sekaligus menjadi investasi.
&quot;Kalau ada properti murah dengan harga yang sesuai kantong kita, penawarannya pasti akan terbatas. Kemudian untuk jangka panjang itu bisa digunakan aset investasi,&quot; jelas dia.Sedangkan untuk mobil, lanjut dia, penawaran memiliki mobil yang  ternyata pas dengan kantong bisa saja ada lagi ke depannya. Berbeda  dengan kesempatan dengan memiliki rumah.
&quot;Kalau ada mobil ternyata murah, second harga Rp190 juta, kalau  penawaran dilewatkan dan saat ke depannya car tipe yang sama dan harga  yang sama, rasanya lebih gampang dibandingkan mencari properti,&quot;  katanya.
Tak lupa, Andy juga menekankan untuk pasangan baru bisa melihat  kondisi finansial untuk bisa memenuhi kebutuhan membeli mobil atau  rumah. Jika perlu, memang harus menabung dulu atau mencari tambahan  pendapatan.
&quot;Kalau penghasilan terbatas, perlu pengungkit untuk menambah dana.  Selain menabung, cari penghasilan tambahan dan juga berinvestasi,&quot;  ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
