<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Ibu Kota Baru Dijamin Bebas Banjir?</title><description>Bambang Brodjonegoro menjamin bahwa ibu kota yang baru akan bebas dari banjir.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/470/2086558/ibu-kota-baru-dijamin-bebas-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/470/2086558/ibu-kota-baru-dijamin-bebas-banjir"/><item><title>   Ibu Kota Baru Dijamin Bebas Banjir?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/470/2086558/ibu-kota-baru-dijamin-bebas-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/01/470/2086558/ibu-kota-baru-dijamin-bebas-banjir</guid><pubDate>Kamis 01 Agustus 2019 21:16 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/01/470/2086558/ibu-kota-baru-dijamin-bebas-banjir-PjiAEZksRQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/01/470/2086558/ibu-kota-baru-dijamin-bebas-banjir-PjiAEZksRQ.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menjamin bahwa ibu kota yang baru akan bebas dari banjir.

&amp;ldquo;Kita sudah siapkan master plan dan desain kota,&amp;rdquo; katanya saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (1/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Sejuta PNS Pusat Bakal Diboyong ke Ibu Kota Baru
Dia menjelaskan saat ini pemerintah terkait sedang melakukan peninjauan secara detail terkait persoalan banjir yang sering melanda ibu kota DKI agar tidak terjadi kembali di ibu kota baru.

&amp;ldquo;Drainase akan jadi perhatian utama agar ibu kota baru tak banjir,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Meroket, Begini Cegah Spekulan Tanah di Lokasi Ibu Kota Baru
Menurutnya, sebenarnya penyebab banjir di Indonesia bukan hanya diakibatkan oleh iklim, melainkan juga dari sisi sistem perancangan dan pembangunan infrastrukturnya.

&amp;ldquo;Semua harus dipersiapkan dengan baik agar warga pun nyaman karena fasilitas yang ada,&amp;rdquo; ujarnya. Demikian dikutip Antaranews.
&amp;nbsp;Dia menuturkan, sistem penampungan air harus ditinjau dan disesuaikan  berdasarkan karakteristik masing-masing wilayah agar tidak terjadi  banjir ketika terjadi luapan jumlah penduduk.

Senada dengan Bambang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pihaknya juga telah meninjau  sumber air di daerah ibu kota yang baru.

&amp;ldquo;Kami sudah menguji water resources dan menemukan ada dua potensi bendungan yang bisa dibangun disekitar pusat kota,&amp;rdquo; katanya.

Selain itu, Basuki juga telah menunjuk Dirjen Cipta Karya Imam S. Ernawi agar membantu menyempurnakan konsep tersebut.

Di sisi lain, baik Bambang maupun Basuki sama-sama menutup rapat  terkait lokasi pasti ibukota yang baru meskipun banyak isu bahwa Pulau  Kalimantan yang menjadi tujuan utamanya.

Namun, Basuki sempat tidak sengaja mengatakan bahwa dalam merancang  ibukota ia akan memperhatikan wilayah kerja tambang karena lokasinya  sangat berdekatan.

&amp;ldquo;Lokasinya kira-kira, oh nanti kok saya malah ngomong,&amp;rdquo; kata Basuki.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menjamin bahwa ibu kota yang baru akan bebas dari banjir.

&amp;ldquo;Kita sudah siapkan master plan dan desain kota,&amp;rdquo; katanya saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (1/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Sejuta PNS Pusat Bakal Diboyong ke Ibu Kota Baru
Dia menjelaskan saat ini pemerintah terkait sedang melakukan peninjauan secara detail terkait persoalan banjir yang sering melanda ibu kota DKI agar tidak terjadi kembali di ibu kota baru.

&amp;ldquo;Drainase akan jadi perhatian utama agar ibu kota baru tak banjir,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Meroket, Begini Cegah Spekulan Tanah di Lokasi Ibu Kota Baru
Menurutnya, sebenarnya penyebab banjir di Indonesia bukan hanya diakibatkan oleh iklim, melainkan juga dari sisi sistem perancangan dan pembangunan infrastrukturnya.

&amp;ldquo;Semua harus dipersiapkan dengan baik agar warga pun nyaman karena fasilitas yang ada,&amp;rdquo; ujarnya. Demikian dikutip Antaranews.
&amp;nbsp;Dia menuturkan, sistem penampungan air harus ditinjau dan disesuaikan  berdasarkan karakteristik masing-masing wilayah agar tidak terjadi  banjir ketika terjadi luapan jumlah penduduk.

Senada dengan Bambang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pihaknya juga telah meninjau  sumber air di daerah ibu kota yang baru.

&amp;ldquo;Kami sudah menguji water resources dan menemukan ada dua potensi bendungan yang bisa dibangun disekitar pusat kota,&amp;rdquo; katanya.

Selain itu, Basuki juga telah menunjuk Dirjen Cipta Karya Imam S. Ernawi agar membantu menyempurnakan konsep tersebut.

Di sisi lain, baik Bambang maupun Basuki sama-sama menutup rapat  terkait lokasi pasti ibukota yang baru meskipun banyak isu bahwa Pulau  Kalimantan yang menjadi tujuan utamanya.

Namun, Basuki sempat tidak sengaja mengatakan bahwa dalam merancang  ibukota ia akan memperhatikan wilayah kerja tambang karena lokasinya  sangat berdekatan.

&amp;ldquo;Lokasinya kira-kira, oh nanti kok saya malah ngomong,&amp;rdquo; kata Basuki.</content:encoded></item></channel></rss>
