<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tes CPNS 2019 Diusahakan Tak Pakai Uang Negara   </title><description>BKN menginginkan agar tes Calon Pegawai Negara Sipil (CPNS) tidak mengeluarkan uang sedikit pun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/02/320/2086728/tes-cpns-2019-diusahakan-tak-pakai-uang-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/02/320/2086728/tes-cpns-2019-diusahakan-tak-pakai-uang-negara"/><item><title>Tes CPNS 2019 Diusahakan Tak Pakai Uang Negara   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/02/320/2086728/tes-cpns-2019-diusahakan-tak-pakai-uang-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/02/320/2086728/tes-cpns-2019-diusahakan-tak-pakai-uang-negara</guid><pubDate>Jum'at 02 Agustus 2019 08:13 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/02/320/2086728/tes-cpns-2019-diusahakan-tak-pakai-uang-negara-iQAHRYRGSj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana Seleksi CPNS (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/02/320/2086728/tes-cpns-2019-diusahakan-tak-pakai-uang-negara-iQAHRYRGSj.jpg</image><title>Suasana Seleksi CPNS (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menginginkan agar tes Calon Pegawai Negara Sipil (CPNS) tidak mengeluarkan uang sedikit pun. Apalagi harus merogoh dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca Juga: Kabar Gembira, 110.000 Guru Honorer Diangkat Jadi PNS Setiap Tahun
Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan mengatakan, untuk tahun ini pihaknya menginginkan agar tidak mengeluarkan uang negara sedikit pun. Di mana, pada tes CPNS tahun lalu anggaran yang digunakan sekira Rp370 miliar untuk 238.015 formasi.

&amp;ldquo;Itu yang kami inginkan (tanpa menggunakan APBN) makanya opsinya macam-macam,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (2/8/2019).
Ridwan mengatakan, pihaknya menyiapkan empat opsi, salah satunya dengan menggunakan fasilitas yang sudah dimiliki untuk tes CPNS 2019.
Baca Juga: Gaji Rp350 Ribu, Guru Honorer Ini Harus Tinggal di WC Sekolah
Fasilitas yang sudah ada di 31 titik Kantor BKN di seluruh Indonesia. Kemudian ditambah dengan 7 fasilitas milik pemerintah daerah provinsi.
&amp;ldquo;Pak Bhima Haria (Kepala BKN) sampaikan empat opsi. Yang paling disenangi oleh BKN adalah kita makai fasilitas existing 31 titik lokasi plus 7 milik pemda,&amp;rdquo; katanya.Namun lanjut Ridwan, jika hanya menggunakan fasilitas yang existing  dipastikan tidak akan cukup. Oleh karena itu, langkah yang sedang  dijajaki adalah melakukan kerjasama dengan instansi lainnya seperti  perguruan tinggi.
Saat ini, tim panitia seleksi nasional tengah berkomunikasi secara  intensif dengan pihak pihak terkait. Termasuk untuk menanyakan apakah  pada Oktober nanti ada agenda lain atau tidak
&amp;ldquo;Kalau memungkinkan kita pengen pakai itu aja tapi enggak cukup kita  harus ekspansi kerjasama dengan perguruan negeri sekolah yang dikelola  Kemendikbud dan Kemenag, tapi tidak tahu pasti mereka punya agenda di  Oktober ada apa atau ada apa,&amp;rdquo; jelasnya.
Sebagai informasi, seleksi CPNS 2019 rencananya akan dibuka pada  Oktober 2019. Ada sekitar 100.000 formasi yang disiapkan oleh  pemerintah.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menginginkan agar tes Calon Pegawai Negara Sipil (CPNS) tidak mengeluarkan uang sedikit pun. Apalagi harus merogoh dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Baca Juga: Kabar Gembira, 110.000 Guru Honorer Diangkat Jadi PNS Setiap Tahun
Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan mengatakan, untuk tahun ini pihaknya menginginkan agar tidak mengeluarkan uang negara sedikit pun. Di mana, pada tes CPNS tahun lalu anggaran yang digunakan sekira Rp370 miliar untuk 238.015 formasi.

&amp;ldquo;Itu yang kami inginkan (tanpa menggunakan APBN) makanya opsinya macam-macam,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (2/8/2019).
Ridwan mengatakan, pihaknya menyiapkan empat opsi, salah satunya dengan menggunakan fasilitas yang sudah dimiliki untuk tes CPNS 2019.
Baca Juga: Gaji Rp350 Ribu, Guru Honorer Ini Harus Tinggal di WC Sekolah
Fasilitas yang sudah ada di 31 titik Kantor BKN di seluruh Indonesia. Kemudian ditambah dengan 7 fasilitas milik pemerintah daerah provinsi.
&amp;ldquo;Pak Bhima Haria (Kepala BKN) sampaikan empat opsi. Yang paling disenangi oleh BKN adalah kita makai fasilitas existing 31 titik lokasi plus 7 milik pemda,&amp;rdquo; katanya.Namun lanjut Ridwan, jika hanya menggunakan fasilitas yang existing  dipastikan tidak akan cukup. Oleh karena itu, langkah yang sedang  dijajaki adalah melakukan kerjasama dengan instansi lainnya seperti  perguruan tinggi.
Saat ini, tim panitia seleksi nasional tengah berkomunikasi secara  intensif dengan pihak pihak terkait. Termasuk untuk menanyakan apakah  pada Oktober nanti ada agenda lain atau tidak
&amp;ldquo;Kalau memungkinkan kita pengen pakai itu aja tapi enggak cukup kita  harus ekspansi kerjasama dengan perguruan negeri sekolah yang dikelola  Kemendikbud dan Kemenag, tapi tidak tahu pasti mereka punya agenda di  Oktober ada apa atau ada apa,&amp;rdquo; jelasnya.
Sebagai informasi, seleksi CPNS 2019 rencananya akan dibuka pada  Oktober 2019. Ada sekitar 100.000 formasi yang disiapkan oleh  pemerintah.</content:encoded></item></channel></rss>
