<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bakal Berbayar, Toilet di Rest Area Tak Lagi Gratis</title><description>Pengusaha yang tergabung Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo) mengusulkan adanya toilet berbayar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/03/320/2087018/bakal-berbayar-toilet-di-rest-area-tak-lagi-gratis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/03/320/2087018/bakal-berbayar-toilet-di-rest-area-tak-lagi-gratis"/><item><title>Bakal Berbayar, Toilet di Rest Area Tak Lagi Gratis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/03/320/2087018/bakal-berbayar-toilet-di-rest-area-tak-lagi-gratis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/03/320/2087018/bakal-berbayar-toilet-di-rest-area-tak-lagi-gratis</guid><pubDate>Sabtu 03 Agustus 2019 04:37 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/02/320/2087018/kini-berbayar-rest-area-tak-lagi-gratis-skVLANL7CK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dokumentasi Kementerian PUPR</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/02/320/2087018/kini-berbayar-rest-area-tak-lagi-gratis-skVLANL7CK.jpg</image><title>Foto: Dokumentasi Kementerian PUPR</title></images><description>JAKARTA - Pengusaha yang tergabung Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo) mengusulkan adanya toilet berbayar di tempat peristirahatan (rest area) jalan tol.
Dengan demikian, nantinya ada dua jenis toilet yang tersedia di setiap rest area, yakni berbayar dan gratis.
Menurut Ketua Umum Aprestindo Widie Wahyu  pengelolaan toilet di rest area tidak mudah. Sebab, ongkos yang dikeluarkan untuk perawatan rutin toilet memang cukup besar.
Menurutnya, pengelola rest area memang mendapatkan tagihan dari pemerintahan daerah, mulai dari tagihan air hingga retribusi lainnya. Untuk biaya penyediaan air saja bisa mencapai puluhan juta.
&quot;Toilet itu setiap hari ada saja yang rusak. Dan untuk yang rest area yang ramai, itu untuk air saja biayanya bisa belasan sampai puluhan juta. Belum listrik, belum lagi buat sabun, pembersih, dan sebagainya,&quot; jelas dia.
 
&amp;nbsp;
 
Baca Selengkapnya: Tak Lagi Gratis, Pengelola Usul Toilet di Rest Area Berbayar</description><content:encoded>JAKARTA - Pengusaha yang tergabung Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo) mengusulkan adanya toilet berbayar di tempat peristirahatan (rest area) jalan tol.
Dengan demikian, nantinya ada dua jenis toilet yang tersedia di setiap rest area, yakni berbayar dan gratis.
Menurut Ketua Umum Aprestindo Widie Wahyu  pengelolaan toilet di rest area tidak mudah. Sebab, ongkos yang dikeluarkan untuk perawatan rutin toilet memang cukup besar.
Menurutnya, pengelola rest area memang mendapatkan tagihan dari pemerintahan daerah, mulai dari tagihan air hingga retribusi lainnya. Untuk biaya penyediaan air saja bisa mencapai puluhan juta.
&quot;Toilet itu setiap hari ada saja yang rusak. Dan untuk yang rest area yang ramai, itu untuk air saja biayanya bisa belasan sampai puluhan juta. Belum listrik, belum lagi buat sabun, pembersih, dan sebagainya,&quot; jelas dia.
 
&amp;nbsp;
 
Baca Selengkapnya: Tak Lagi Gratis, Pengelola Usul Toilet di Rest Area Berbayar</content:encoded></item></channel></rss>
