<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lelang Segera Ditutup, 13 Perusahaan Berebut Blok Migas RI</title><description>Dalam hitungan hari, Pemerintah akan menutup lelang wilayah kerja minyak dan gas bumi tahap II tahun 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/03/320/2087241/lelang-segera-ditutup-13-perusahaan-berebut-blok-migas-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/03/320/2087241/lelang-segera-ditutup-13-perusahaan-berebut-blok-migas-ri"/><item><title>Lelang Segera Ditutup, 13 Perusahaan Berebut Blok Migas RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/03/320/2087241/lelang-segera-ditutup-13-perusahaan-berebut-blok-migas-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/03/320/2087241/lelang-segera-ditutup-13-perusahaan-berebut-blok-migas-ri</guid><pubDate>Sabtu 03 Agustus 2019 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/03/320/2087241/lelang-segera-ditutup-13-perusahaan-berebut-blok-migas-ri-yt8z245QOf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/03/320/2087241/lelang-segera-ditutup-13-perusahaan-berebut-blok-migas-ri-yt8z245QOf.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Dalam hitungan hari, Pemerintah akan menutup lelang wilayah kerja minyak dan gas bumi tahap II tahun 2019. Sesuai jadwal, pemasukan dokumen partisipasi dimulai tanggal 31 Juli 2019 hingga 5 Agustus 2019.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto mengatakan, Pemerintah masih menunggu pemasukan dokumen partisipasi dari investor yang berminat terhadap 4 WK migas yang ditawarkan pada tahap II ini. Perusahaan migas yang mengambil dokumen penawaran, berasal dari dalam dan luar negeri.
&amp;nbsp;Baca Juga: Buka Lelang WK Migas Tahap II, Pemerintah Incar Signature Bonus USD39 Juta
Dari 4 WK tersebut, sebanyak 13 perusahaan migas telah mengambil dokumen penawaran. Mereka terutama berminat pada 3 WK yang ditawarkan.

&quot;Dari 4 blok, 3 blok diminati oleh 13 badan usaha. Kita tunggu hingga penutupan (dokumen partisipasi) tanggal 5 Agustus,&quot; ujar Djoko seperti dikutip laman Ditjen Migas, Jakarta, Sabtu (3/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: KESDM Tawarkan Blok Migas ke Mubadala hingga Petronas
Pengumuman pemenang lelang WK migas dilakukan segera setelah dilakukan evaluasi terhadap dokumen yang masuk. Salah satu pertimbangan dalam penentuan pemenang, antara lain dari besaran bonus tanda tangan yang ditawarkan investor.
Seluruh WK migas tersebut akan menggunakan kontrak kerja sama gross split. Empat kontrak yang dilelang ini adalah:

1. WK KUTAI (eksplorasi). Berlokasi di Offshore Kalimantan Timur.  Komitmen Pasti 3 Tahun berupa Studi G&amp;amp;G dan Seismik 3D 1.000 km2.  Bonus Tanda Tangan senilai USD2.500.000.

2. WK BONE (eksplorasi). Berlokasi di Offshore Sulawesi Selatan.  Komitmen Pasti 3 Tahun berupa Studi G&amp;amp;G dan Seismik 3D 500 km2.  Bonus Tanda Tangan senilai USD2.500.000.

3. WK WEST GANAL (eksplorasi). Berlokasi di Offshore Makasar Straits.  Komitmen Pasti 3 Tahun berupa Studi G&amp;amp;G, Seismik 2D 600 km, Seismik  3D 600 km2, Pemboran 4 Sumur Eksplorasi. Total anggaran senilai  USD151.840.000. Bonus Tanda Tangan senilai USD29.000.000.

4. WK WEST KAMPAR (eks produksi). Berlokasi di Daratan Riau dan  Sumatera Utara. Komitmen Pasti 5 Tahun berupa Studi G&amp;amp;G, 6 Sumur  Eksplorasi, Seismik 2D 500, dan Seismik 3D 200 km2. Total anggaran  senilai USD64.433.080. Bonus Tanda Tangan senilai USD5.000.000.

Sejak diterapkan tahun 2017, hingga saat ini sebanyak 42 kontrak  migas telah menggunakan gross split. Tingginya animo investor terhadap  skema kontrak kerja sama gross split, menurut Djoko, menunjukkan bahwa  skema kontrak ini menarik bagi investor.

Selain kontrak kerja sama baru dan kontrak perpanjangan, ada juga  KKKS yang memutuskan beralih dari kontrak  cost recovery menjadi gross  split. Saat ini sudah ada 5 kontrak yang beralih menjadi gross split dan  5 kontrak lainnya masih dalam proses.

&quot;Hingga akhir tahun ini kontrak yang beralih dari cost recovery menjadi gross split berjumlah 10 kontrak,&quot; kata Djoko.</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam hitungan hari, Pemerintah akan menutup lelang wilayah kerja minyak dan gas bumi tahap II tahun 2019. Sesuai jadwal, pemasukan dokumen partisipasi dimulai tanggal 31 Juli 2019 hingga 5 Agustus 2019.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto mengatakan, Pemerintah masih menunggu pemasukan dokumen partisipasi dari investor yang berminat terhadap 4 WK migas yang ditawarkan pada tahap II ini. Perusahaan migas yang mengambil dokumen penawaran, berasal dari dalam dan luar negeri.
&amp;nbsp;Baca Juga: Buka Lelang WK Migas Tahap II, Pemerintah Incar Signature Bonus USD39 Juta
Dari 4 WK tersebut, sebanyak 13 perusahaan migas telah mengambil dokumen penawaran. Mereka terutama berminat pada 3 WK yang ditawarkan.

&quot;Dari 4 blok, 3 blok diminati oleh 13 badan usaha. Kita tunggu hingga penutupan (dokumen partisipasi) tanggal 5 Agustus,&quot; ujar Djoko seperti dikutip laman Ditjen Migas, Jakarta, Sabtu (3/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: KESDM Tawarkan Blok Migas ke Mubadala hingga Petronas
Pengumuman pemenang lelang WK migas dilakukan segera setelah dilakukan evaluasi terhadap dokumen yang masuk. Salah satu pertimbangan dalam penentuan pemenang, antara lain dari besaran bonus tanda tangan yang ditawarkan investor.
Seluruh WK migas tersebut akan menggunakan kontrak kerja sama gross split. Empat kontrak yang dilelang ini adalah:

1. WK KUTAI (eksplorasi). Berlokasi di Offshore Kalimantan Timur.  Komitmen Pasti 3 Tahun berupa Studi G&amp;amp;G dan Seismik 3D 1.000 km2.  Bonus Tanda Tangan senilai USD2.500.000.

2. WK BONE (eksplorasi). Berlokasi di Offshore Sulawesi Selatan.  Komitmen Pasti 3 Tahun berupa Studi G&amp;amp;G dan Seismik 3D 500 km2.  Bonus Tanda Tangan senilai USD2.500.000.

3. WK WEST GANAL (eksplorasi). Berlokasi di Offshore Makasar Straits.  Komitmen Pasti 3 Tahun berupa Studi G&amp;amp;G, Seismik 2D 600 km, Seismik  3D 600 km2, Pemboran 4 Sumur Eksplorasi. Total anggaran senilai  USD151.840.000. Bonus Tanda Tangan senilai USD29.000.000.

4. WK WEST KAMPAR (eks produksi). Berlokasi di Daratan Riau dan  Sumatera Utara. Komitmen Pasti 5 Tahun berupa Studi G&amp;amp;G, 6 Sumur  Eksplorasi, Seismik 2D 500, dan Seismik 3D 200 km2. Total anggaran  senilai USD64.433.080. Bonus Tanda Tangan senilai USD5.000.000.

Sejak diterapkan tahun 2017, hingga saat ini sebanyak 42 kontrak  migas telah menggunakan gross split. Tingginya animo investor terhadap  skema kontrak kerja sama gross split, menurut Djoko, menunjukkan bahwa  skema kontrak ini menarik bagi investor.

Selain kontrak kerja sama baru dan kontrak perpanjangan, ada juga  KKKS yang memutuskan beralih dari kontrak  cost recovery menjadi gross  split. Saat ini sudah ada 5 kontrak yang beralih menjadi gross split dan  5 kontrak lainnya masih dalam proses.

&quot;Hingga akhir tahun ini kontrak yang beralih dari cost recovery menjadi gross split berjumlah 10 kontrak,&quot; kata Djoko.</content:encoded></item></channel></rss>
