<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Sentral China Yakin Bisa Jaga Yuan Tetap Stabil</title><description>Bank sentral China menegaskan kembali bahwa kemampuan menjaga nilai tukar yuan pada dasarnya tetap stabil.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/20/2088092/bank-sentral-china-yakin-bisa-jaga-yuan-tetap-stabil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/20/2088092/bank-sentral-china-yakin-bisa-jaga-yuan-tetap-stabil"/><item><title>Bank Sentral China Yakin Bisa Jaga Yuan Tetap Stabil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/20/2088092/bank-sentral-china-yakin-bisa-jaga-yuan-tetap-stabil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/20/2088092/bank-sentral-china-yakin-bisa-jaga-yuan-tetap-stabil</guid><pubDate>Senin 05 Agustus 2019 20:08 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/05/20/2088092/bank-sentral-china-yakin-bisa-jaga-yuan-tetap-stabil-hcpQbuapbr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yuan (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/05/20/2088092/bank-sentral-china-yakin-bisa-jaga-yuan-tetap-stabil-hcpQbuapbr.jpg</image><title>Yuan (Reuters)</title></images><description>BEIJING - Bank sentral China menegaskan kembali bahwa kemampuan menjaga nilai tukar yuan pada dasarnya tetap stabil. People's Bank of China (PBOC) mengaitkan pelemahan mata uang di atas 7,0 yuan per USD pada Senin dengan faktor-faktor termasuk tindakan sepihak dan proteksionis, serta ekspektasi tarif tambahan untuk barang-barang China.

Meskipun melemah baru-baru ini, yuan telah menguat 20 persen terhadap dolar AS selama dua dekade terakhir, yang terkuat di antara mata uang utama di dunia, PBOC mengatakan dalam sebuah pernyataan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 14 Perusahaan Raksasa dari China Gebrak Ekonomi Dunia
Yuan pada dasarnya tetap stabil dan kuat terhadap sekeranjang mata uang, dengan indeks komposit nilai tukar yuan Sistem Perdagangan Valuta Asing China naik 0,3 persen sejak awal tahun.
&amp;nbsp;
Mengutip antaranews, Jakarta, Senin (5/8/2019), meskipun tingkat paritas tengah yuan telah melemah sekitar 0,53 persen terhadap dolar AS tahun ini pada Jumat (2/8), penyusutannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan won Korea, peso Argentina dan lira Turki.
 
&amp;nbsp;Baca juga: China Kenakan Bea Anti-Dumping Baja RI hingga Uni Eropa
&quot;PBOC memiliki pengalaman, kepercayaan dan kemampuan yang diperlukan untuk menjaga nilai tukar yuan pada dasarnya stabil pada tingkat yang wajar dan seimbang,&quot; kata pernyataan itu.

Nilai tukar yuan ditentukan oleh fundamental ekonomi jangka panjang, meskipun dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan pasar serta pergerakan dolar AS dalam jangka pendek.Dari perspektif makro, nilai tukar yuan didukung oleh fundamental  negara yang sehat, ketahanan ekonomi yang kuat, posisi fiskal yang  stabil, risiko keuangan yang terkendali, pergerakan modal lintas batas  yang seimbang, dan cadangan devisa yang mencukupi.

Bank sentral mengatakan China kemungkinan akan menjadi titik panas  bagi modal global, karena negara itu adalah satu-satunya ekonomi utama  yang menjaga kebijakan moneter normal sementara banyak negara maju telah  melonggarkan kebijakan moneter mereka.

Bank telah mengumpulkan banyak pengalaman dan alat kebijakan dalam  menghadapi fluktuasi nilai tukar, dan akan terus berinovasi dan  meningkatkan perangkatnya, menindak spekulasi jangka pendek dan  menstabilkan ekspektasi pasar di masa depan, menurut pernyataan  tersebut.</description><content:encoded>BEIJING - Bank sentral China menegaskan kembali bahwa kemampuan menjaga nilai tukar yuan pada dasarnya tetap stabil. People's Bank of China (PBOC) mengaitkan pelemahan mata uang di atas 7,0 yuan per USD pada Senin dengan faktor-faktor termasuk tindakan sepihak dan proteksionis, serta ekspektasi tarif tambahan untuk barang-barang China.

Meskipun melemah baru-baru ini, yuan telah menguat 20 persen terhadap dolar AS selama dua dekade terakhir, yang terkuat di antara mata uang utama di dunia, PBOC mengatakan dalam sebuah pernyataan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 14 Perusahaan Raksasa dari China Gebrak Ekonomi Dunia
Yuan pada dasarnya tetap stabil dan kuat terhadap sekeranjang mata uang, dengan indeks komposit nilai tukar yuan Sistem Perdagangan Valuta Asing China naik 0,3 persen sejak awal tahun.
&amp;nbsp;
Mengutip antaranews, Jakarta, Senin (5/8/2019), meskipun tingkat paritas tengah yuan telah melemah sekitar 0,53 persen terhadap dolar AS tahun ini pada Jumat (2/8), penyusutannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan won Korea, peso Argentina dan lira Turki.
 
&amp;nbsp;Baca juga: China Kenakan Bea Anti-Dumping Baja RI hingga Uni Eropa
&quot;PBOC memiliki pengalaman, kepercayaan dan kemampuan yang diperlukan untuk menjaga nilai tukar yuan pada dasarnya stabil pada tingkat yang wajar dan seimbang,&quot; kata pernyataan itu.

Nilai tukar yuan ditentukan oleh fundamental ekonomi jangka panjang, meskipun dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan pasar serta pergerakan dolar AS dalam jangka pendek.Dari perspektif makro, nilai tukar yuan didukung oleh fundamental  negara yang sehat, ketahanan ekonomi yang kuat, posisi fiskal yang  stabil, risiko keuangan yang terkendali, pergerakan modal lintas batas  yang seimbang, dan cadangan devisa yang mencukupi.

Bank sentral mengatakan China kemungkinan akan menjadi titik panas  bagi modal global, karena negara itu adalah satu-satunya ekonomi utama  yang menjaga kebijakan moneter normal sementara banyak negara maju telah  melonggarkan kebijakan moneter mereka.

Bank telah mengumpulkan banyak pengalaman dan alat kebijakan dalam  menghadapi fluktuasi nilai tukar, dan akan terus berinovasi dan  meningkatkan perangkatnya, menindak spekulasi jangka pendek dan  menstabilkan ekspektasi pasar di masa depan, menurut pernyataan  tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
