<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   PLN Beri Kompensasi Listrik Gratis hingga 3 Hari</title><description>PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat ini mengaku tengah menghitung formula kompensasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/320/2087774/pln-beri-kompensasi-listrik-gratis-hingga-3-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/320/2087774/pln-beri-kompensasi-listrik-gratis-hingga-3-hari"/><item><title>   PLN Beri Kompensasi Listrik Gratis hingga 3 Hari</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/320/2087774/pln-beri-kompensasi-listrik-gratis-hingga-3-hari</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/320/2087774/pln-beri-kompensasi-listrik-gratis-hingga-3-hari</guid><pubDate>Senin 05 Agustus 2019 11:09 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/05/320/2087774/pln-beri-kompensasi-listrik-gratis-hingga-3-hari-V8kp0eV7MZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Plt Dirut PLN Sripeni (Giri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/05/320/2087774/pln-beri-kompensasi-listrik-gratis-hingga-3-hari-V8kp0eV7MZ.jpg</image><title>Foto: Plt Dirut PLN Sripeni (Giri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat ini mengaku tengah menghitung formula kompensasi yang muncul akibat kerugian pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu 4 Agustus 2019.

&quot;Ya kompensasi kan sudah diatur salah satunya ada Permen 2017, nah akan kita ikuti itu kita komitmen,&quot; kata Plt Dirut PLN Sripeni Inten di Gedung PLN Pusat, Jakarta, Senin (5/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Marah dan Langsung Pergi Usai Dengar Penjelasan Plt Dirut PLN
Dia menyebutkan bahwa hitungan kerugian tersebut ada hitungannya misalkan wilayah mana yang terdampak, berapa jam lamanya dan golongan-golongan pelanggan juga akan menentukan formulasi kompensasi.

Lebih lanjut, dia menjelaskan kompensasi tidak dilihat dari bentuk besaran uang nominal, sebab untuk mengganti kerugian dalam aturan, menurutnya tidak dalam bentuk materi secara tunai.

&quot;Bisa dua sampai tiga hari gratis misalnya, tapi itu tergantung durasi padam dan golongan ya, tidak semua sama,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kesal dengan Penjelasan Bos PLN, Jokowi: Kan Kalian Pintar Semua soal ListrikPagi ini, pukul 08.47 WIB, Presiden Joko Widodo mengunjungi kantor  pusat PT PLN (Persero) di Jakarta, Senin, untuk membahas upaya pemulihan  gangguan listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019), bersama jajaran  pejabat PLN. Demikian dikutip Antaranews.

&quot;Dalam sebuah manajemen besar seperti PLN ini mestinya menurut saya  ada tata kelola resiko-resiko yang dihadapi dengan manajemen besar tentu  saja ada contingency plan ada back up plan,&quot; kata Presiden.

Presiden mempertanyakan kepada pengelola PLN mengapa tata kelola resiko itu tidak bekerja.

Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri  Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi  Karya Sumadi, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Sejumlah pejabat PLN yang turut dalam pertemuan itu antara lain Plt  Direktur Utama Sripeni Inten Cahyani, serta sejumlah Direktur Regional  yakni Direktur Regional JBT, Direktur Regional JBB, Direktur Regional  JTBN, Direktur Regional Sum, Direktur Regional Sul, Direktur Dan2,  Direktur Regional MP serta Dewan Komisaris PT PLN.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat ini mengaku tengah menghitung formula kompensasi yang muncul akibat kerugian pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu 4 Agustus 2019.

&quot;Ya kompensasi kan sudah diatur salah satunya ada Permen 2017, nah akan kita ikuti itu kita komitmen,&quot; kata Plt Dirut PLN Sripeni Inten di Gedung PLN Pusat, Jakarta, Senin (5/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Marah dan Langsung Pergi Usai Dengar Penjelasan Plt Dirut PLN
Dia menyebutkan bahwa hitungan kerugian tersebut ada hitungannya misalkan wilayah mana yang terdampak, berapa jam lamanya dan golongan-golongan pelanggan juga akan menentukan formulasi kompensasi.

Lebih lanjut, dia menjelaskan kompensasi tidak dilihat dari bentuk besaran uang nominal, sebab untuk mengganti kerugian dalam aturan, menurutnya tidak dalam bentuk materi secara tunai.

&quot;Bisa dua sampai tiga hari gratis misalnya, tapi itu tergantung durasi padam dan golongan ya, tidak semua sama,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kesal dengan Penjelasan Bos PLN, Jokowi: Kan Kalian Pintar Semua soal ListrikPagi ini, pukul 08.47 WIB, Presiden Joko Widodo mengunjungi kantor  pusat PT PLN (Persero) di Jakarta, Senin, untuk membahas upaya pemulihan  gangguan listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019), bersama jajaran  pejabat PLN. Demikian dikutip Antaranews.

&quot;Dalam sebuah manajemen besar seperti PLN ini mestinya menurut saya  ada tata kelola resiko-resiko yang dihadapi dengan manajemen besar tentu  saja ada contingency plan ada back up plan,&quot; kata Presiden.

Presiden mempertanyakan kepada pengelola PLN mengapa tata kelola resiko itu tidak bekerja.

Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri  Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi  Karya Sumadi, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Sejumlah pejabat PLN yang turut dalam pertemuan itu antara lain Plt  Direktur Utama Sripeni Inten Cahyani, serta sejumlah Direktur Regional  yakni Direktur Regional JBT, Direktur Regional JBB, Direktur Regional  JTBN, Direktur Regional Sum, Direktur Regional Sul, Direktur Dan2,  Direktur Regional MP serta Dewan Komisaris PT PLN.</content:encoded></item></channel></rss>
