<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Skema Ganti Rugi PLN, Ini Rincian Kompensasi untuk Pelanggan</title><description>PT PLN (Persero) terus berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik kepada para pelanggan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/320/2087840/skema-ganti-rugi-pln-ini-rincian-kompensasi-untuk-pelanggan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/320/2087840/skema-ganti-rugi-pln-ini-rincian-kompensasi-untuk-pelanggan"/><item><title>Skema Ganti Rugi PLN, Ini Rincian Kompensasi untuk Pelanggan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/320/2087840/skema-ganti-rugi-pln-ini-rincian-kompensasi-untuk-pelanggan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/05/320/2087840/skema-ganti-rugi-pln-ini-rincian-kompensasi-untuk-pelanggan</guid><pubDate>Senin 05 Agustus 2019 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/05/320/2087840/skema-ganti-rugi-pln-ini-rincian-kompensasi-untuk-pelanggan-FDFwIuhEnV.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Plt Dirut PLN Sripeni Inten</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/05/320/2087840/skema-ganti-rugi-pln-ini-rincian-kompensasi-untuk-pelanggan-FDFwIuhEnV.jpeg</image><title>Foto: Plt Dirut PLN Sripeni Inten</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT PLN (Persero) terus berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik kepada para pelanggan. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
&quot;Kami bekerja semaksimal mungkin penormalan seluruh pembangkit dan transmisi yang mengalami gangguan, saat ini sejumlah pembangkit listrik sudah mulai masuk sistem mencapai 9.194 megawatt (mw),&quot; ujar Plt Direktur Utama (Dirut) PLN Sripeni Inten Cahyani, dalam keterangannya, Senin (5/8/2019).
Baca Juga: Berikut Wilayah dan Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir Hari Ini
Sementara itu terkait pemadaman yang terjadi di sejumlah wilayah, PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan Indikator Lama Gangguan.
Kompensasi akan diberikan sebesar 35% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesesuaian tarif tenaga listrik ( Non Adjustment). Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya.
Baca Juga: Di Depan Jokowi, Bos PLN: Mohon Maaf Proses Pemulihan Listrik Lambat
Khusus untuk prabayar, pengurangan tagihan di setarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akan diberikan pada saat pelanggan memberi token berikutnya (prabayar).
Saat ini PLN sedang menghitung besaran kompensasi yang akan diberikan kepada konsumen.
&quot;Kami mohon maaf untuk pemadaman yang terjadi, selain proses  penormalan sistem, kami juga sedang menghitung kompensasi bagi para  konsumen. Besaran kompensasi yang diterima dapat dilihat pada tagihan  rekening atau bukti pembelian token untuk konsumen prabayar,&quot; tutur  Sripeni.
Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai  Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.
Untuk perkembangan terkini (12.00) pembangkit yang sudah menyala saat  ini yakni PLTU Suralaya 3 dan 8, Pembangkit Priok Blok 1-4, PEmbangkit  Cilegon, Pembangkit Muara Karang, PLTP Salak, PLTA Saguling, PLTA  Cirata, Pembangkit Muara Tawar, Pembangkit Indramayu, Pembangkit  Cikarang, PLTA Jatiluhur, PLTP Jabar, serta total 23 Gardu Induk  Tegangan Extra Tinggi (GITET) telah beroperasi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT PLN (Persero) terus berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik kepada para pelanggan. Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
&quot;Kami bekerja semaksimal mungkin penormalan seluruh pembangkit dan transmisi yang mengalami gangguan, saat ini sejumlah pembangkit listrik sudah mulai masuk sistem mencapai 9.194 megawatt (mw),&quot; ujar Plt Direktur Utama (Dirut) PLN Sripeni Inten Cahyani, dalam keterangannya, Senin (5/8/2019).
Baca Juga: Berikut Wilayah dan Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir Hari Ini
Sementara itu terkait pemadaman yang terjadi di sejumlah wilayah, PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan Indikator Lama Gangguan.
Kompensasi akan diberikan sebesar 35% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20% dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesesuaian tarif tenaga listrik ( Non Adjustment). Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya.
Baca Juga: Di Depan Jokowi, Bos PLN: Mohon Maaf Proses Pemulihan Listrik Lambat
Khusus untuk prabayar, pengurangan tagihan di setarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akan diberikan pada saat pelanggan memberi token berikutnya (prabayar).
Saat ini PLN sedang menghitung besaran kompensasi yang akan diberikan kepada konsumen.
&quot;Kami mohon maaf untuk pemadaman yang terjadi, selain proses  penormalan sistem, kami juga sedang menghitung kompensasi bagi para  konsumen. Besaran kompensasi yang diterima dapat dilihat pada tagihan  rekening atau bukti pembelian token untuk konsumen prabayar,&quot; tutur  Sripeni.
Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai  Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.
Untuk perkembangan terkini (12.00) pembangkit yang sudah menyala saat  ini yakni PLTU Suralaya 3 dan 8, Pembangkit Priok Blok 1-4, PEmbangkit  Cilegon, Pembangkit Muara Karang, PLTP Salak, PLTA Saguling, PLTA  Cirata, Pembangkit Muara Tawar, Pembangkit Indramayu, Pembangkit  Cikarang, PLTA Jatiluhur, PLTP Jabar, serta total 23 Gardu Induk  Tegangan Extra Tinggi (GITET) telah beroperasi.</content:encoded></item></channel></rss>
