<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bulog: Stok Beras 2019 Capai 2,3 Juta Ton dan Masih Naik Lagi</title><description>Perum Bulog mencatat saat ini stok beras sebanyak 2,3 juta ton. Hal itu,  merupakan hasil serapan dari awal tahun sebanyak 1,2 juta ton..</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/06/320/2088596/bulog-stok-beras-2019-capai-2-3-juta-ton-dan-masih-naik-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/06/320/2088596/bulog-stok-beras-2019-capai-2-3-juta-ton-dan-masih-naik-lagi"/><item><title>Bulog: Stok Beras 2019 Capai 2,3 Juta Ton dan Masih Naik Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/06/320/2088596/bulog-stok-beras-2019-capai-2-3-juta-ton-dan-masih-naik-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/06/320/2088596/bulog-stok-beras-2019-capai-2-3-juta-ton-dan-masih-naik-lagi</guid><pubDate>Selasa 06 Agustus 2019 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/06/320/2088596/bulog-stok-beras-2019-capai-2-3-juta-ton-dan-masih-naik-lagi-o4Ka2AUbpL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Beras (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/06/320/2088596/bulog-stok-beras-2019-capai-2-3-juta-ton-dan-masih-naik-lagi-o4Ka2AUbpL.jpg</image><title>Beras (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Perum Bulog mencatat saat ini stok beras sebanyak 2,3 juta ton. Hal itu, merupakan hasil serapan dari awal tahun sebanyak 1,2 juta ton. Sedangkan untuk, 1,1 juta ton sisanya merupakan serapan Oktober tahun lalu.

&quot;Jadi, sampai hari ini stok beras sudah 2,3 juta ton. Itu stok 2019. Dan hingga saat ini pun masih ada penyerapan beras sebanyak 4.000 ton per hari,&quot; ujar Direktur Komersial Perum Bulog Mansyur di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Selasa (6/8/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dilanda Kekeringan, Bulog Pastikan Cadangan Beras Aman
Kemudian, dirinya memproyeksikan penyerapan beras per harinya dapat meningkat. &quot;Bulan ini (Agustus) mungkin akan naik lagi,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;
Hal tersebut dipastikannya karena masih akan menyerap sekira 1,5 juta-1,7 juta ton beras pada Akhir 2019. Dengan penyerapan tersebut, pasokan beras dapat memenuh kebutuhan hingga Akhir tahun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tantang Kemensos, Buwas: Kalau Bisa Ambil Alih 100% Bansos, Saya Mundur Jadi Dirut Bulog
&quot;Kami perkiraan stok kita sampai akhir Desember itu 1,5 sampai 1,7 juta ton. Di mana panen puncak bulan ini target Bulog menyerap 8.000-10.000 ton per hari,&quot; ungkap dia.Sebelumnya, pemerintah memutuskan memperpanjang penugasan kepada  Perum Bulog untuk lakukan operasi pasar beras. Hal ini untuk mengurangi  pasokan beras yang melimpah di gudang Bulog.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasutiuon menyatakan,  saat ini pasokan beras di Bulog ada sebanyak 2,2 juta ton. Sebagian  besar beras itu berasal dari impor tahun lalu.

&quot;Sehingga, lama-lama beras ini akan rusak, oleh karena itu Bulog  harus memperbanyak operasi pasar,&quot; ujarnya ditemui di Gedung DPR RI,  Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Perum Bulog mencatat saat ini stok beras sebanyak 2,3 juta ton. Hal itu, merupakan hasil serapan dari awal tahun sebanyak 1,2 juta ton. Sedangkan untuk, 1,1 juta ton sisanya merupakan serapan Oktober tahun lalu.

&quot;Jadi, sampai hari ini stok beras sudah 2,3 juta ton. Itu stok 2019. Dan hingga saat ini pun masih ada penyerapan beras sebanyak 4.000 ton per hari,&quot; ujar Direktur Komersial Perum Bulog Mansyur di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Jakarta, Selasa (6/8/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dilanda Kekeringan, Bulog Pastikan Cadangan Beras Aman
Kemudian, dirinya memproyeksikan penyerapan beras per harinya dapat meningkat. &quot;Bulan ini (Agustus) mungkin akan naik lagi,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;
Hal tersebut dipastikannya karena masih akan menyerap sekira 1,5 juta-1,7 juta ton beras pada Akhir 2019. Dengan penyerapan tersebut, pasokan beras dapat memenuh kebutuhan hingga Akhir tahun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tantang Kemensos, Buwas: Kalau Bisa Ambil Alih 100% Bansos, Saya Mundur Jadi Dirut Bulog
&quot;Kami perkiraan stok kita sampai akhir Desember itu 1,5 sampai 1,7 juta ton. Di mana panen puncak bulan ini target Bulog menyerap 8.000-10.000 ton per hari,&quot; ungkap dia.Sebelumnya, pemerintah memutuskan memperpanjang penugasan kepada  Perum Bulog untuk lakukan operasi pasar beras. Hal ini untuk mengurangi  pasokan beras yang melimpah di gudang Bulog.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasutiuon menyatakan,  saat ini pasokan beras di Bulog ada sebanyak 2,2 juta ton. Sebagian  besar beras itu berasal dari impor tahun lalu.

&quot;Sehingga, lama-lama beras ini akan rusak, oleh karena itu Bulog  harus memperbanyak operasi pasar,&quot; ujarnya ditemui di Gedung DPR RI,  Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
