<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sederet CEO dan Konglomerat Ini Lulusan Harvard, Nomor 14 Sukses di Indonesia</title><description>Harvard Business School (HBS) tidak hanya sebatas kampus, namun juga menjadi salah satu kiblat ilmu ekonomi dunia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/08/320/2089009/sederet-ceo-dan-konglomerat-ini-lulusan-harvard-nomor-14-sukses-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/08/320/2089009/sederet-ceo-dan-konglomerat-ini-lulusan-harvard-nomor-14-sukses-di-indonesia"/><item><title>Sederet CEO dan Konglomerat Ini Lulusan Harvard, Nomor 14 Sukses di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/08/320/2089009/sederet-ceo-dan-konglomerat-ini-lulusan-harvard-nomor-14-sukses-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/08/320/2089009/sederet-ceo-dan-konglomerat-ini-lulusan-harvard-nomor-14-sukses-di-indonesia</guid><pubDate>Kamis 08 Agustus 2019 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/07/320/2089009/sederet-ceo-dan-konglomerat-ini-lulusan-harvard-nomor-14-sukses-di-indonesia-CY3CRhm9A8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Mitt Romney, Salah Satu Lulusan Terbaik Harvard</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/07/320/2089009/sederet-ceo-dan-konglomerat-ini-lulusan-harvard-nomor-14-sukses-di-indonesia-CY3CRhm9A8.jpg</image><title>Foto: Mitt Romney, Salah Satu Lulusan Terbaik Harvard</title></images><description>JAKARTA - Tidak sembarang orang bisa mengenyam pendidikan di Harvard University. Kampus bergensi tersebut masuk ke dalam kategori universitas terbaik di dunia dan terbukti banyak mencetak lulusan yang sukses mulai dari miliarder hingga Presiden di Amerika Serikat (AS).
Harvard Business School (HBS) tidak hanya sebatas kampus, namun juga menjadi salah satu kiblat ilmu ekonomi dunia. HBS menawarkan master pertama di dunia dalam program administrasi bisnis pada tahun 1908. MBA Harvard sejak itu menjadi ciri khas elit, dengan lulusan seperti George W Bush, Mitt Romney, dan Michael Bloomberg.
Baca Juga: VG Siddhartha, Miliarder Kopi di India Ditemukan Tewas dan Sepucuk Surat
Berhasil menyelesaikan studi di HBS akan dilabeli sebagai lulusan yang paling kuat, terkemuka, dan sukses secara finansial. Ini bukan isapan jempol. Berikut orang-orang sukses dari Harvard seperti dikutip dari Business Insider dan catatan Okezone, Kamis (8/8/2019).
1. Walter Haas Jr Angkatan 1939
Menggantikan ayahnya sebagai CEO Levi Strauss &amp;amp; Co, Haas menjadi salah satu pemimpin dari satu perusahaan pakaian terbesar di dunia.

2. Philip Caldwell Angkatan 1942
Sebagai anggota keluarga non-Ford, Caldwell menjadi orang pertama yang menjalankan bisnis Ford Motor Company. Dia memimpin salah satu perputaran pendapatan terbesar dalam sejarah bisnis Amerika.
Baca Juga: Pernikahan Tokoh-Tokoh Dunia Ini Biayanya Sangat Fantastis!
3. Stephen R Covey Angkatan 1957
Covey menjadi sangat berpengaruh setelah menerbitkan bukunya sangat laris tentang &quot;Tujuh Kebiasaan Orang yang Sangat Efektif.&quot;

4. Michael Bloomberg Angkatan 1966
Setelah menerima gelar MBA, Bloomberg menemukan perusahaan data keuangan Bloomberg LP pada tahun 1981, sebelum dia menjabat tiga periode sebagai Walikota New York City. Bloomberg dikenal sangat dermawan karena telah menyumbangkan lebih dari USD6 miliar untuk banyak hal.5. Henry Paulson Angkatan 1970
Paulson menghabiskan 32 tahun kariernya dengan Goldman Sachs. Selain  menjabat CEO dari 2006 hingga 2009, dia sebagai Menteri Keuangan AS  hingga krisis keuangan.
Sekarang dia adalah ketua Institut Paulson, yang mempromosikan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan lingkungan yang bersih.

6. Ray Dalio Angkatan 1973
Dalio adalah pendiri dan kepala investasi yang sangat berpengaruh  dari Bridgewater Associates, hedge fund terbesar di dunia dengan total  USD150 miliar dalam total aset yang dikelola. Dia bernilai sekitar  USD19,4 miliar.
7. Mitt Romney Angkatan 1974
Setelah mendapatkan gelar MBA, Romney memiliki karier panjang dengan  Bain Consulting. Dia terpilih sebagai Gubernur Massachusetts pada 2002  dan sejak itu menjadi kandidat presiden.
8. George W Bush Angkatan 1975
Mantan Presiden AS George W Bush lulus dari HBS sebelum bekerja di  bisnis minyak, Texas Rangers. Dia menjadi salah satu direksi Texas, dan  dua masa jabatan sebagai panglima tertinggi.

9. Jim Koch Angkatan 1978
Koch meninggalkan konsultasi manajemen untuk mendirikan Boston Beer Company. Usahanya kini bernilai USD1,4 miliar.10. Ann S. Moore Angkatan 1978
Setelah mendapatkan gelar MBA, Moore menjadi CEO wanita pertama Time,   Inc pada tahun 2002. Dia sekarang menjalankan Galeri Kurator, sebuah   galeri seni rupa di New York City.
11. Meg Whitman Angkatan 1979
Whitman menjabat sebagai CEO Hewlett-Packard dari 2011 hingga 2015.   memimpin HP, Whitman melakuka transformasi besar dengan memecah   perusahaan menjadi perusahaan dan perangkat keras.

Dia sekarang adalah CEO Quibi, platform video dengan nilainya sekitar USD3,8 miliar.
12. Chase Carey Angkatan 1981
Setelah menyelesaikan gelar MBA, Carey memulai karier di bidang media   dengan sukses. Dia meluncurkan Fox News dan FOXSports dan menjabat   sebagai CEO Direc TV. Dia sekarang menjadi Ketua Eksekutif dan CEO Grup   Formula Satu.
13. Jamie Dimon Angkatan 1982
Dimon adalah Ketua, Presiden dan CEO JPMorgan Chase. Dia memimpin   perusahaan terbesar dari empat bank besar di Amerika. Pada 2015, dia   menjadi salah satu eksekutif perbankan pertama yang menjadi miliarder.

14. Nadiem Makarim
Sebagai lulusan program Master of Business Administration (MBA) di   Harvard Business School (AS), Chief Executive Officer (CEO) Go-Jek   Nadiem Makarim ternyata tidak ingin memanfaatkan gelarnya. Padahal,   dengan memiliki gelar dari universitas ternama dari Amerika Serikat, bos   Go-Jek ini bisa menempati posisi penting di sejumlah perusahaan besar   di Tanah Air.
&quot;Mendingan punya perusahaan (Go-Jek). Kata keluarga saya, ngapain kerja di perusahaan,&amp;rdquo; ujarnya saat berbincang dengan Okezone, pada awal Agustus 2015.</description><content:encoded>JAKARTA - Tidak sembarang orang bisa mengenyam pendidikan di Harvard University. Kampus bergensi tersebut masuk ke dalam kategori universitas terbaik di dunia dan terbukti banyak mencetak lulusan yang sukses mulai dari miliarder hingga Presiden di Amerika Serikat (AS).
Harvard Business School (HBS) tidak hanya sebatas kampus, namun juga menjadi salah satu kiblat ilmu ekonomi dunia. HBS menawarkan master pertama di dunia dalam program administrasi bisnis pada tahun 1908. MBA Harvard sejak itu menjadi ciri khas elit, dengan lulusan seperti George W Bush, Mitt Romney, dan Michael Bloomberg.
Baca Juga: VG Siddhartha, Miliarder Kopi di India Ditemukan Tewas dan Sepucuk Surat
Berhasil menyelesaikan studi di HBS akan dilabeli sebagai lulusan yang paling kuat, terkemuka, dan sukses secara finansial. Ini bukan isapan jempol. Berikut orang-orang sukses dari Harvard seperti dikutip dari Business Insider dan catatan Okezone, Kamis (8/8/2019).
1. Walter Haas Jr Angkatan 1939
Menggantikan ayahnya sebagai CEO Levi Strauss &amp;amp; Co, Haas menjadi salah satu pemimpin dari satu perusahaan pakaian terbesar di dunia.

2. Philip Caldwell Angkatan 1942
Sebagai anggota keluarga non-Ford, Caldwell menjadi orang pertama yang menjalankan bisnis Ford Motor Company. Dia memimpin salah satu perputaran pendapatan terbesar dalam sejarah bisnis Amerika.
Baca Juga: Pernikahan Tokoh-Tokoh Dunia Ini Biayanya Sangat Fantastis!
3. Stephen R Covey Angkatan 1957
Covey menjadi sangat berpengaruh setelah menerbitkan bukunya sangat laris tentang &quot;Tujuh Kebiasaan Orang yang Sangat Efektif.&quot;

4. Michael Bloomberg Angkatan 1966
Setelah menerima gelar MBA, Bloomberg menemukan perusahaan data keuangan Bloomberg LP pada tahun 1981, sebelum dia menjabat tiga periode sebagai Walikota New York City. Bloomberg dikenal sangat dermawan karena telah menyumbangkan lebih dari USD6 miliar untuk banyak hal.5. Henry Paulson Angkatan 1970
Paulson menghabiskan 32 tahun kariernya dengan Goldman Sachs. Selain  menjabat CEO dari 2006 hingga 2009, dia sebagai Menteri Keuangan AS  hingga krisis keuangan.
Sekarang dia adalah ketua Institut Paulson, yang mempromosikan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan lingkungan yang bersih.

6. Ray Dalio Angkatan 1973
Dalio adalah pendiri dan kepala investasi yang sangat berpengaruh  dari Bridgewater Associates, hedge fund terbesar di dunia dengan total  USD150 miliar dalam total aset yang dikelola. Dia bernilai sekitar  USD19,4 miliar.
7. Mitt Romney Angkatan 1974
Setelah mendapatkan gelar MBA, Romney memiliki karier panjang dengan  Bain Consulting. Dia terpilih sebagai Gubernur Massachusetts pada 2002  dan sejak itu menjadi kandidat presiden.
8. George W Bush Angkatan 1975
Mantan Presiden AS George W Bush lulus dari HBS sebelum bekerja di  bisnis minyak, Texas Rangers. Dia menjadi salah satu direksi Texas, dan  dua masa jabatan sebagai panglima tertinggi.

9. Jim Koch Angkatan 1978
Koch meninggalkan konsultasi manajemen untuk mendirikan Boston Beer Company. Usahanya kini bernilai USD1,4 miliar.10. Ann S. Moore Angkatan 1978
Setelah mendapatkan gelar MBA, Moore menjadi CEO wanita pertama Time,   Inc pada tahun 2002. Dia sekarang menjalankan Galeri Kurator, sebuah   galeri seni rupa di New York City.
11. Meg Whitman Angkatan 1979
Whitman menjabat sebagai CEO Hewlett-Packard dari 2011 hingga 2015.   memimpin HP, Whitman melakuka transformasi besar dengan memecah   perusahaan menjadi perusahaan dan perangkat keras.

Dia sekarang adalah CEO Quibi, platform video dengan nilainya sekitar USD3,8 miliar.
12. Chase Carey Angkatan 1981
Setelah menyelesaikan gelar MBA, Carey memulai karier di bidang media   dengan sukses. Dia meluncurkan Fox News dan FOXSports dan menjabat   sebagai CEO Direc TV. Dia sekarang menjadi Ketua Eksekutif dan CEO Grup   Formula Satu.
13. Jamie Dimon Angkatan 1982
Dimon adalah Ketua, Presiden dan CEO JPMorgan Chase. Dia memimpin   perusahaan terbesar dari empat bank besar di Amerika. Pada 2015, dia   menjadi salah satu eksekutif perbankan pertama yang menjadi miliarder.

14. Nadiem Makarim
Sebagai lulusan program Master of Business Administration (MBA) di   Harvard Business School (AS), Chief Executive Officer (CEO) Go-Jek   Nadiem Makarim ternyata tidak ingin memanfaatkan gelarnya. Padahal,   dengan memiliki gelar dari universitas ternama dari Amerika Serikat, bos   Go-Jek ini bisa menempati posisi penting di sejumlah perusahaan besar   di Tanah Air.
&quot;Mendingan punya perusahaan (Go-Jek). Kata keluarga saya, ngapain kerja di perusahaan,&amp;rdquo; ujarnya saat berbincang dengan Okezone, pada awal Agustus 2015.</content:encoded></item></channel></rss>
