<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Minta Harga Mobil Listrik Murah, Jokowi: Biar Berseliweran</title><description>Jokowi mengharapkan produk kendaraan elektrik yang dibuat di Indonesia dapat lebih murah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/08/320/2089253/minta-harga-mobil-listrik-murah-jokowi-biar-berseliweran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/08/320/2089253/minta-harga-mobil-listrik-murah-jokowi-biar-berseliweran"/><item><title>   Minta Harga Mobil Listrik Murah, Jokowi: Biar Berseliweran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/08/320/2089253/minta-harga-mobil-listrik-murah-jokowi-biar-berseliweran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/08/320/2089253/minta-harga-mobil-listrik-murah-jokowi-biar-berseliweran</guid><pubDate>Kamis 08 Agustus 2019 11:20 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/08/320/2089253/minta-harga-mobil-listrik-murah-jokowi-biar-berseliweran-RsvNor8x2N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/08/320/2089253/minta-harga-mobil-listrik-murah-jokowi-biar-berseliweran-RsvNor8x2N.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan produk kendaraan elektrik yang dibuat di Indonesia dapat lebih murah.

&quot;Kita harapkan nanti dengan bahan-bahan baterai di Indonesia, mungkin harganya bisa ditekan lebih murah, akan berseliweran di kota-kota di Indonesia,&quot; kata Jokowi usai acara peresmian gedung baru ASEAN di Jakarta, Jumat (8/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Full Electric, Insentif PPnBM untuk Mobil Listrik 0%
Presiden mengatakan strategi bisnis kendaraan listrik bisa dirancang Indonesia sehingga mendahului kompetitor dalam membangun kendaraan listrik dengan harga terjangkau dan berkualitas.

Presiden Jokowi juga mengharapkan bahan baku baterai yang terdapat di Indonesia dapat menekan harga produksi kendaraan listrik.

&quot;Kita tahu 60% mobil listrik itu kuncinya ada di baterainya. Dan bahan untuk membuat baterai dan lain-lain ada di negara kita,&quot; ungkap mantan Wali Kota Solo itu.
&amp;nbsp;Baca Juga: Finalisasi Aturan, Komponen Lokal Kendaraan Listrik Wajib 35%
Presiden mengatakan pembangunan industri kendaraan elektrik memerlukan waktu lebih dari 2 tahun karena sejumlah perusahaan otomotif melihat minat pasar terhadap produk tersebut.


Dia menjelaskan kendaraan bertenaga listrik relatif memiliki harga yang lebih mahal ketimbang kendaraan berbahan bakar minyak.
Oleh karena itu, Presiden juga menggandeng Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan insentif bagi penggunaan kendaraan elektrik.

Ragam insentif yang bisa diberikan antara lain bebas retribusi  parkir, subsidi penggunaan kendaraan listrik untuk angkutan umum, dan  pembebasan kendaraan dari peraturan ganjil genap.

&quot;Yang penting bisa dibeli konsumen. Nggak mungkin bikinnya bisa, yang  beli nggak ada, untuk apa? Atau belinya murah, tapi rusak terus, untuk  apa?&quot; demikian Presiden seperti dikutip Antaranews.

Presiden telah menandatangani peraturan presiden tentang mobil berbasis elektrik pada Senin (5/8/2019).

Tujuan regulasi tersebut adalah untuk mendorong perusahaan-perusahaan  otomotif mempersiapkan industri mobil listrik di Tanah Air.

Dalam Perpres itu juga diatur mengenai penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 35%</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan produk kendaraan elektrik yang dibuat di Indonesia dapat lebih murah.

&quot;Kita harapkan nanti dengan bahan-bahan baterai di Indonesia, mungkin harganya bisa ditekan lebih murah, akan berseliweran di kota-kota di Indonesia,&quot; kata Jokowi usai acara peresmian gedung baru ASEAN di Jakarta, Jumat (8/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Full Electric, Insentif PPnBM untuk Mobil Listrik 0%
Presiden mengatakan strategi bisnis kendaraan listrik bisa dirancang Indonesia sehingga mendahului kompetitor dalam membangun kendaraan listrik dengan harga terjangkau dan berkualitas.

Presiden Jokowi juga mengharapkan bahan baku baterai yang terdapat di Indonesia dapat menekan harga produksi kendaraan listrik.

&quot;Kita tahu 60% mobil listrik itu kuncinya ada di baterainya. Dan bahan untuk membuat baterai dan lain-lain ada di negara kita,&quot; ungkap mantan Wali Kota Solo itu.
&amp;nbsp;Baca Juga: Finalisasi Aturan, Komponen Lokal Kendaraan Listrik Wajib 35%
Presiden mengatakan pembangunan industri kendaraan elektrik memerlukan waktu lebih dari 2 tahun karena sejumlah perusahaan otomotif melihat minat pasar terhadap produk tersebut.


Dia menjelaskan kendaraan bertenaga listrik relatif memiliki harga yang lebih mahal ketimbang kendaraan berbahan bakar minyak.
Oleh karena itu, Presiden juga menggandeng Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan insentif bagi penggunaan kendaraan elektrik.

Ragam insentif yang bisa diberikan antara lain bebas retribusi  parkir, subsidi penggunaan kendaraan listrik untuk angkutan umum, dan  pembebasan kendaraan dari peraturan ganjil genap.

&quot;Yang penting bisa dibeli konsumen. Nggak mungkin bikinnya bisa, yang  beli nggak ada, untuk apa? Atau belinya murah, tapi rusak terus, untuk  apa?&quot; demikian Presiden seperti dikutip Antaranews.

Presiden telah menandatangani peraturan presiden tentang mobil berbasis elektrik pada Senin (5/8/2019).

Tujuan regulasi tersebut adalah untuk mendorong perusahaan-perusahaan  otomotif mempersiapkan industri mobil listrik di Tanah Air.

Dalam Perpres itu juga diatur mengenai penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 35%</content:encoded></item></channel></rss>
