<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bidik Milenial, Ada Surat Utang Syariah dengan Kupon 7,4%</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi meluncurkan investasi syariah berupa Sukuk Tabungan seri ST-005.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/20/2089676/bidik-milenial-ada-surat-utang-syariah-dengan-kupon-7-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/20/2089676/bidik-milenial-ada-surat-utang-syariah-dengan-kupon-7-4"/><item><title>Bidik Milenial, Ada Surat Utang Syariah dengan Kupon 7,4%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/20/2089676/bidik-milenial-ada-surat-utang-syariah-dengan-kupon-7-4</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/20/2089676/bidik-milenial-ada-surat-utang-syariah-dengan-kupon-7-4</guid><pubDate>Jum'at 09 Agustus 2019 08:21 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/09/20/2089676/bidik-milenial-ada-surat-utang-syariah-dengan-kupon-7-4-HmvwLaoJPZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/09/20/2089676/bidik-milenial-ada-surat-utang-syariah-dengan-kupon-7-4-HmvwLaoJPZ.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi meluncurkan investasi syariah berupa Sukuk Tabungan seri ST-005, Kamis 8 Agustus 2019 dengan menargetkan penjualan sebesar Rp2 triliun.

&quot;Target penjualan Rp2 triliun dengan masa penawaran selama dua pekan dari tanggal 8-21 Agustus 2019,&quot; kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman.
Baca Juga: Surat Utang Ritel Semakin Diserbu Milenial
Pemerintah akan menyasar kalangan milenial untuk menjamin dalamnya pasar surat utang domestik jangka panjang serta memberikan kesempatan berpartisipasi mendukung pembangunan nasional.

Luky optimistis target penjualan seri ini dapat tercapai lantaran sistem distribusi dilakukan secara online (daring) dengan dibantu 22 mitra distribusi  mulai dari sektor perbankan, fintech, perusahaan sekuritas dan sekuritas khusus.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pemerintah Jual Surat Utang Online dengan Bunga 8,15%, Bisa Dibeli Mulai Rp1 Juta
&quot;22 mitra distibusi itu ada 14 bank, fintech, perusahaan sekuritas dan sekuritas khusus. Tiap penerbitan (sukuk) kami selalu mencoba memperluas dan menambah partisipasi mitra distribusi,&quot; ujarnya.
Untuk menarik minat investor dalam berinvestasi syariah, pemerintah  menetapkan imbalan ST-005 sebesar 7,40% per tahun. Nilai imbalan itu  berasal dari acuan Bank Indonesia 7 Day Reverse Repo Rate (BI 7DRRR)  5,75% ditambah spread tetap 1,65%.

Adapun tingkat imbalan minimal atau floor rate berlaku tetap hingga  jatuh tempo dengan penyesuaian imbalan akan dilakukan tiga bulan sekali.

Produk investasi ST-005 ini berlandaskan prinsip-prinsip Islami yang  dapat dipesan secara daring untuk memudahkan akses masyarakat dalam  berinvestasi di Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel, memperluas  basis investor dalam negeri, mendukung terwujudnya keuangan inklusif  hingga memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2019. Demikian dikutip  Antaranews, Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Jangka waktu investasi ST-005 berlangsung selama dua tahun dengan  menawarkan imbalan kepada investornya. Adapun besaran minimal pemesanan  Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi meluncurkan investasi syariah berupa Sukuk Tabungan seri ST-005, Kamis 8 Agustus 2019 dengan menargetkan penjualan sebesar Rp2 triliun.

&quot;Target penjualan Rp2 triliun dengan masa penawaran selama dua pekan dari tanggal 8-21 Agustus 2019,&quot; kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman.
Baca Juga: Surat Utang Ritel Semakin Diserbu Milenial
Pemerintah akan menyasar kalangan milenial untuk menjamin dalamnya pasar surat utang domestik jangka panjang serta memberikan kesempatan berpartisipasi mendukung pembangunan nasional.

Luky optimistis target penjualan seri ini dapat tercapai lantaran sistem distribusi dilakukan secara online (daring) dengan dibantu 22 mitra distribusi  mulai dari sektor perbankan, fintech, perusahaan sekuritas dan sekuritas khusus.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pemerintah Jual Surat Utang Online dengan Bunga 8,15%, Bisa Dibeli Mulai Rp1 Juta
&quot;22 mitra distibusi itu ada 14 bank, fintech, perusahaan sekuritas dan sekuritas khusus. Tiap penerbitan (sukuk) kami selalu mencoba memperluas dan menambah partisipasi mitra distribusi,&quot; ujarnya.
Untuk menarik minat investor dalam berinvestasi syariah, pemerintah  menetapkan imbalan ST-005 sebesar 7,40% per tahun. Nilai imbalan itu  berasal dari acuan Bank Indonesia 7 Day Reverse Repo Rate (BI 7DRRR)  5,75% ditambah spread tetap 1,65%.

Adapun tingkat imbalan minimal atau floor rate berlaku tetap hingga  jatuh tempo dengan penyesuaian imbalan akan dilakukan tiga bulan sekali.

Produk investasi ST-005 ini berlandaskan prinsip-prinsip Islami yang  dapat dipesan secara daring untuk memudahkan akses masyarakat dalam  berinvestasi di Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel, memperluas  basis investor dalam negeri, mendukung terwujudnya keuangan inklusif  hingga memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2019. Demikian dikutip  Antaranews, Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Jangka waktu investasi ST-005 berlangsung selama dua tahun dengan  menawarkan imbalan kepada investornya. Adapun besaran minimal pemesanan  Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
