<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebut Perang Dagang AS-China Turunkan Ekonomi Dunia 0,5%</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, perang dagang antara Amerika Serikat&amp;nbsp; dan China dapat menggerus pertumbuhan ekonomi global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/20/2089790/sri-mulyani-sebut-perang-dagang-as-china-turunkan-ekonomi-dunia-0-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/20/2089790/sri-mulyani-sebut-perang-dagang-as-china-turunkan-ekonomi-dunia-0-5"/><item><title>Sri Mulyani Sebut Perang Dagang AS-China Turunkan Ekonomi Dunia 0,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/20/2089790/sri-mulyani-sebut-perang-dagang-as-china-turunkan-ekonomi-dunia-0-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/20/2089790/sri-mulyani-sebut-perang-dagang-as-china-turunkan-ekonomi-dunia-0-5</guid><pubDate>Jum'at 09 Agustus 2019 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/09/20/2089790/sri-mulyani-sebut-perang-dagang-as-china-turunkan-ekonomi-dunia-0-5-3KLOCr7sEF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Dok. Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/09/20/2089790/sri-mulyani-sebut-perang-dagang-as-china-turunkan-ekonomi-dunia-0-5-3KLOCr7sEF.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Dok. Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, perang dagang yang semakin memanas antara Amerika Serikat (AS) dan China dapat menggerus pertumbuhan ekonomi global sebesar 0,5%.
&quot;Kondisi ketidakpastian ini menyebabkan the real capital out flow dan kemudian pertumbuhan ekonomi dunia dan perdagangan dunia mengalami pelemahan,&quot; ujar dia dalam acara Diskusi Forum ILUNI FEB UI di Graha Niaga, Jakarta, Jumat (9/8/2019).
Baca Juga: JK Minta Indonesia Contek Singapura, Berubah Jadi Negara Industri
Dia menuturkan, proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini turun 0,5% dari 3,9% ke 3,4%, yang kemudian direvisi lagi menjadi 3,2%. Di mana angka penurunan 0,5% tersebut sebanding dengan kehilangan satu kali pertumbuhan ekonomi di negara Afrika Selatan.&amp;nbsp;
&quot;Oleh karena itu Pemerintah mengaku terus mengantisipasi adanya perang dagang antara Amerika Serikat dengan China,&quot; kata dia.
Baca Juga: Ekonomi RI Melambat, Apa Strategi Sri Mulyani?
Dia menambahkan, Indonesia masih dapat menangkal gejolak tersebut dengan terus menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi domestik, jugan menggenjot konsumsi rumah tangga dan investasi.
&quot;Kita punya fleksibilitas, karena Indonesia masih memiliki pertumbuhan ekonomi domestik, ini bagus untuk bantalan,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, perang dagang yang semakin memanas antara Amerika Serikat (AS) dan China dapat menggerus pertumbuhan ekonomi global sebesar 0,5%.
&quot;Kondisi ketidakpastian ini menyebabkan the real capital out flow dan kemudian pertumbuhan ekonomi dunia dan perdagangan dunia mengalami pelemahan,&quot; ujar dia dalam acara Diskusi Forum ILUNI FEB UI di Graha Niaga, Jakarta, Jumat (9/8/2019).
Baca Juga: JK Minta Indonesia Contek Singapura, Berubah Jadi Negara Industri
Dia menuturkan, proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini turun 0,5% dari 3,9% ke 3,4%, yang kemudian direvisi lagi menjadi 3,2%. Di mana angka penurunan 0,5% tersebut sebanding dengan kehilangan satu kali pertumbuhan ekonomi di negara Afrika Selatan.&amp;nbsp;
&quot;Oleh karena itu Pemerintah mengaku terus mengantisipasi adanya perang dagang antara Amerika Serikat dengan China,&quot; kata dia.
Baca Juga: Ekonomi RI Melambat, Apa Strategi Sri Mulyani?
Dia menambahkan, Indonesia masih dapat menangkal gejolak tersebut dengan terus menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi domestik, jugan menggenjot konsumsi rumah tangga dan investasi.
&quot;Kita punya fleksibilitas, karena Indonesia masih memiliki pertumbuhan ekonomi domestik, ini bagus untuk bantalan,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
