<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasar Saham AS Pulih, Harga Emas Turun</title><description>Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/320/2089668/pasar-saham-as-pulih-harga-emas-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/320/2089668/pasar-saham-as-pulih-harga-emas-turun"/><item><title>Pasar Saham AS Pulih, Harga Emas Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/320/2089668/pasar-saham-as-pulih-harga-emas-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/09/320/2089668/pasar-saham-as-pulih-harga-emas-turun</guid><pubDate>Jum'at 09 Agustus 2019 08:00 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/09/320/2089668/pasar-saham-as-pulih-harga-emas-turun-TJ5l51yI4Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/09/320/2089668/pasar-saham-as-pulih-harga-emas-turun-TJ5l51yI4Z.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) setelah mencatat kenaikan lebih dari 2% selama sesi sebelumnya, karena saham-saham Amerika Serikat berbalik naik atau rebound di seluruh indeks.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD10,10 atau 0,66% menjadi menetap di USD1,509,50 per ounce. Namun demikian, emas masih bertahan di atas level psikologis USD1.500 per ounce yang tertembus sehari sebelumnya, dipicu permintaan terhadap aset-aset safe haven yang lebih kuat.
&amp;nbsp;Baca Juga: 3 Faktor Ini Bikin Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi
Indeks Dow Jones Industrial Average pulih lebih dari 300 poin pada perdagangan Kamis, membalikkan penurunan tajam yang dideritanya awal pekan ini karena ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Indeks S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq juga naik signifikan.

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun karena investor tidak perlu mencari tempat yang aman dan beralih ke aset-aset berisiko.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rekor Baru, Harga Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp753.000/Gram
Aksi ambil untung juga berkontribusi pada jatuhnya emas berjangka, kata analis pasar. Sehari sebelumnya, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik tajam USD35,40 atau 2,39% menjadi menetap di USD1.519,60 per ounce.
&amp;nbsp;Emas berjangka telah membukukan keuntungan hampir USD90 dalam empat  sesi terakhir berturut-turut, setelah Presiden AS Donald Trump mengancam  untuk mengenakan tarif tambahan pada impor produk China yang lebih  banyak.

Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang  mata uang utama lainnya, hanya sedikit menguat pada perdagangan Kamis  (8/8/2019), sehingga tidak begitu menekan harga emas, yang masih  bertahan di atas USD1.500 per ounce.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 26  sen atau 1,51% menjadi ditutup pada USD16,936 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober turun USD3,50 atau 0,4% menjadi menetap di USD867,50   per ounce.</description><content:encoded>CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) setelah mencatat kenaikan lebih dari 2% selama sesi sebelumnya, karena saham-saham Amerika Serikat berbalik naik atau rebound di seluruh indeks.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD10,10 atau 0,66% menjadi menetap di USD1,509,50 per ounce. Namun demikian, emas masih bertahan di atas level psikologis USD1.500 per ounce yang tertembus sehari sebelumnya, dipicu permintaan terhadap aset-aset safe haven yang lebih kuat.
&amp;nbsp;Baca Juga: 3 Faktor Ini Bikin Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi
Indeks Dow Jones Industrial Average pulih lebih dari 300 poin pada perdagangan Kamis, membalikkan penurunan tajam yang dideritanya awal pekan ini karena ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Indeks S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq juga naik signifikan.

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun karena investor tidak perlu mencari tempat yang aman dan beralih ke aset-aset berisiko.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rekor Baru, Harga Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp753.000/Gram
Aksi ambil untung juga berkontribusi pada jatuhnya emas berjangka, kata analis pasar. Sehari sebelumnya, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik tajam USD35,40 atau 2,39% menjadi menetap di USD1.519,60 per ounce.
&amp;nbsp;Emas berjangka telah membukukan keuntungan hampir USD90 dalam empat  sesi terakhir berturut-turut, setelah Presiden AS Donald Trump mengancam  untuk mengenakan tarif tambahan pada impor produk China yang lebih  banyak.

Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang  mata uang utama lainnya, hanya sedikit menguat pada perdagangan Kamis  (8/8/2019), sehingga tidak begitu menekan harga emas, yang masih  bertahan di atas USD1.500 per ounce.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 26  sen atau 1,51% menjadi ditutup pada USD16,936 per ounce. Platinum untuk  pengiriman Oktober turun USD3,50 atau 0,4% menjadi menetap di USD867,50   per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
