<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jawab Kritikan Dahlan Iskan soal 'Kopassus' P2B, PLN: Masih Tetap Jalan</title><description>PT PLN (Persero) menjawab kritikan Dahlan Iskan mengenai keberadaan petugas pengamanan Pusat Pengatur Beban (P2B).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/12/320/2090849/jawab-kritikan-dahlan-iskan-soal-kopassus-p2b-pln-masih-tetap-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/12/320/2090849/jawab-kritikan-dahlan-iskan-soal-kopassus-p2b-pln-masih-tetap-jalan"/><item><title>Jawab Kritikan Dahlan Iskan soal 'Kopassus' P2B, PLN: Masih Tetap Jalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/12/320/2090849/jawab-kritikan-dahlan-iskan-soal-kopassus-p2b-pln-masih-tetap-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/12/320/2090849/jawab-kritikan-dahlan-iskan-soal-kopassus-p2b-pln-masih-tetap-jalan</guid><pubDate>Senin 12 Agustus 2019 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/12/320/2090849/jawab-kritikan-dahlan-iskan-soal-kopassus-p2b-pln-masih-tetap-jalan-ZlCJJQlYzV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dahlan Iskan (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/12/320/2090849/jawab-kritikan-dahlan-iskan-soal-kopassus-p2b-pln-masih-tetap-jalan-ZlCJJQlYzV.jpg</image><title>Dahlan Iskan (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT PLN (Persero) menjawab kritikan Dahlan Iskan mengenai keberadaan petugas pengamanan Pusat Pengatur Beban (P2B) di Ungaran-Pemalang yang mengakibatkan pemadaman listrik di sebagian besar wilayah pulau Jawa.

Direktur Strategis II PT PLN, Djoko Abumanan mengatakan, petugas P2B hingga saat ini masih bekerja sesuai fungsinya. Bahkan pemeriksaan juga dilakukan secara rutin ketika ada hari-hari penting.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Seminggu Pasca Mati Listrik Serentak, PLN Masih Tunggu Hasil Investigasi
&amp;ldquo;Pak Dahlan saja sudah enggak pernah di PLN, kalau mau hari raya soal kehandalan pasti diajak ke sana,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (12/8/2019).
&amp;nbsp;
Menurut Djoko, pada saat kejadian tim P2B masih berfungsi dan menjalankan tugasnya. Termasuk juga pemeriksaan kepada pohon-pohon yang ada di sekitar transmisi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ganti Rugi Mati Listrik Naik 3 Kali Lipat, Investasi PLN Bisa Bengkak
&amp;ldquo;P2B itu ATC, dia jalan, hari ini juga jalan. (Tim patroli) ada tetap ada, kan jalan itu,&amp;rdquo; ucapnya

Lagi pula menurut Djoko, perseroan sudah menganggarkan untuk patroli dan perbaikan transmisi. Artinya jika tidak dijalankan hingga sekarang, tidak akan mungkin ada anggaran patroli yang dilakukan tim ATC pengatur.

&amp;ldquo;Anggaran ya adalah, yang patroli bukan P2B. P2B itu ATC pengatur berangkat, yang punya aset adalah unit transmisi regional, P2B itu pengatur aja, jalan berangkat, masuk,&amp;rdquo; jelasnya.
Sebagai informasi sebelumnya, Mantan Direktur Utama PLN periode  2009-2011 Dahlan Iskan angkat bicara soal padamnya listrik serentak  selama dua hari beberapa waktu lalu. Timbul pertanyaan bagi Dahlan soal  bagaimana manajemen recovery PLN, kenapa begitu lama?

Dalam Catatan Harian Dahlan yang dikutip Okezone, Rabu (7/8/2019),  Dahlan mengatakan, PLN sebenarnya punya departemen khusus P2B yang  isinya orang-orang istimewa dengan keahlian listrik. Dirinya menyebut  P2B sebagai 'otak'-nya listrik karena lembaga itulah yang mengatur  seluruh sistem di Jawa.

Namun, lanjut Dahlan, ketika listrik padam hingga 2 hari ke mana P2B.  Apakah departemen khusus ini sudah dibubarkan, tidak dikembangkan atau  sudah tidak ada anggaran lagi.

&quot;Ke mana pasukan 'Kopassus'-nya P2B? Yang dibentuk dulu itu? Yang  bisa memelihara SUTET tanpa harus mematikan sistem itu?,&quot; tanya Dahlan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN (Persero) menjawab kritikan Dahlan Iskan mengenai keberadaan petugas pengamanan Pusat Pengatur Beban (P2B) di Ungaran-Pemalang yang mengakibatkan pemadaman listrik di sebagian besar wilayah pulau Jawa.

Direktur Strategis II PT PLN, Djoko Abumanan mengatakan, petugas P2B hingga saat ini masih bekerja sesuai fungsinya. Bahkan pemeriksaan juga dilakukan secara rutin ketika ada hari-hari penting.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Seminggu Pasca Mati Listrik Serentak, PLN Masih Tunggu Hasil Investigasi
&amp;ldquo;Pak Dahlan saja sudah enggak pernah di PLN, kalau mau hari raya soal kehandalan pasti diajak ke sana,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (12/8/2019).
&amp;nbsp;
Menurut Djoko, pada saat kejadian tim P2B masih berfungsi dan menjalankan tugasnya. Termasuk juga pemeriksaan kepada pohon-pohon yang ada di sekitar transmisi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ganti Rugi Mati Listrik Naik 3 Kali Lipat, Investasi PLN Bisa Bengkak
&amp;ldquo;P2B itu ATC, dia jalan, hari ini juga jalan. (Tim patroli) ada tetap ada, kan jalan itu,&amp;rdquo; ucapnya

Lagi pula menurut Djoko, perseroan sudah menganggarkan untuk patroli dan perbaikan transmisi. Artinya jika tidak dijalankan hingga sekarang, tidak akan mungkin ada anggaran patroli yang dilakukan tim ATC pengatur.

&amp;ldquo;Anggaran ya adalah, yang patroli bukan P2B. P2B itu ATC pengatur berangkat, yang punya aset adalah unit transmisi regional, P2B itu pengatur aja, jalan berangkat, masuk,&amp;rdquo; jelasnya.
Sebagai informasi sebelumnya, Mantan Direktur Utama PLN periode  2009-2011 Dahlan Iskan angkat bicara soal padamnya listrik serentak  selama dua hari beberapa waktu lalu. Timbul pertanyaan bagi Dahlan soal  bagaimana manajemen recovery PLN, kenapa begitu lama?

Dalam Catatan Harian Dahlan yang dikutip Okezone, Rabu (7/8/2019),  Dahlan mengatakan, PLN sebenarnya punya departemen khusus P2B yang  isinya orang-orang istimewa dengan keahlian listrik. Dirinya menyebut  P2B sebagai 'otak'-nya listrik karena lembaga itulah yang mengatur  seluruh sistem di Jawa.

Namun, lanjut Dahlan, ketika listrik padam hingga 2 hari ke mana P2B.  Apakah departemen khusus ini sudah dibubarkan, tidak dikembangkan atau  sudah tidak ada anggaran lagi.

&quot;Ke mana pasukan 'Kopassus'-nya P2B? Yang dibentuk dulu itu? Yang  bisa memelihara SUTET tanpa harus mematikan sistem itu?,&quot; tanya Dahlan.</content:encoded></item></channel></rss>
