<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penerapan B20 Hemat Devisa hingga USD1,66 Miliar</title><description>Arcandra Tahar mengatakan, penerapan biodiesel 20% alias B20 berdampak baik bagi keuangan negara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/12/320/2090906/penerapan-b20-hemat-devisa-hingga-usd1-66-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/12/320/2090906/penerapan-b20-hemat-devisa-hingga-usd1-66-miliar"/><item><title>Penerapan B20 Hemat Devisa hingga USD1,66 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/12/320/2090906/penerapan-b20-hemat-devisa-hingga-usd1-66-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/12/320/2090906/penerapan-b20-hemat-devisa-hingga-usd1-66-miliar</guid><pubDate>Senin 12 Agustus 2019 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/12/320/2090906/penerapan-b20-hemat-devisa-hingga-usd1-66-miliar-EbXriyF3qx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Biodiesel (Foto: Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/12/320/2090906/penerapan-b20-hemat-devisa-hingga-usd1-66-miliar-EbXriyF3qx.jpg</image><title>Ilustrasi Biodiesel (Foto: Kementan)</title></images><description> 
JAKARTA - Wakil Menteri Enegi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, penerapan  biodiesel 20% alias B20 berdampak baik bagi keuangan negara. Tercatat hingga Juli 2019, pemerintah berhasil menghemat devisa sebesar USD1,66 miliar.
Baca Juga: Panggil Arcandra, Menko Darmin Evaluasi Uji Coba B30
Menurut Arcandra, penghematan dikarenakan pemerintah bisa mengurangi impor minyak. Di mana selama ini, impor migas masih menjadi penyebab defisitnya neraca perdagangan RI.
&amp;ldquo;Kita tadi evaluasi berapa penghematan dari penerapan B20 dari Januari sampai Juli,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Arcandra menjelaskan, volume penggunaan Fatty Acid Methyl Esters (FAME) pada Januari hingga Juli 2019 sudah mencapai 2.947.764 kiloliter (KL) atau 97,4% dari target kumulatif hingga pertengahan tahun.
Baca Juga: Penghematan Devisa dari B20 Ditargetkan Rp42,05 triliun
Target penyerapan FAME hingga akhir tahun sebanyak 6,2 juta kiloloter (KL). Dengan begitu, lanjut Arcandra, serapan tersebut telah mencapai 44% dari target 2019.
&quot;Kalau kita melihat harga MoPS untuk diesel dikalikan volume FAME yang sudah terdistribusikan itu sekitar 97%, maka penghematannya itu sekitar USD1,66 miliar dari Januari sampai Juli,&quot; kata Arcandra.Sepanjang tahun ini pemerintah menyiapkan 6,2 juta kiloliter B20  dengan target penyerapan mencapai 100%. Adapun sejak Januari hingga Juli  2019, volume penggunaan B20 telah mencapai 2,95 juta kiloliter atau 44%  dari total kuota tersebut.
Angka pencapaian 97,4% sejak Januari hingga Juli 2019 itu menunjukkan  bahwa realisasi program mandatori B20 belum mencapai target yang  ditetapkan sebesar 100%
&quot;Pencapaian (penyerapan) itu sudah 97,4% dari target,&quot; ujarnya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Wakil Menteri Enegi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, penerapan  biodiesel 20% alias B20 berdampak baik bagi keuangan negara. Tercatat hingga Juli 2019, pemerintah berhasil menghemat devisa sebesar USD1,66 miliar.
Baca Juga: Panggil Arcandra, Menko Darmin Evaluasi Uji Coba B30
Menurut Arcandra, penghematan dikarenakan pemerintah bisa mengurangi impor minyak. Di mana selama ini, impor migas masih menjadi penyebab defisitnya neraca perdagangan RI.
&amp;ldquo;Kita tadi evaluasi berapa penghematan dari penerapan B20 dari Januari sampai Juli,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Arcandra menjelaskan, volume penggunaan Fatty Acid Methyl Esters (FAME) pada Januari hingga Juli 2019 sudah mencapai 2.947.764 kiloliter (KL) atau 97,4% dari target kumulatif hingga pertengahan tahun.
Baca Juga: Penghematan Devisa dari B20 Ditargetkan Rp42,05 triliun
Target penyerapan FAME hingga akhir tahun sebanyak 6,2 juta kiloloter (KL). Dengan begitu, lanjut Arcandra, serapan tersebut telah mencapai 44% dari target 2019.
&quot;Kalau kita melihat harga MoPS untuk diesel dikalikan volume FAME yang sudah terdistribusikan itu sekitar 97%, maka penghematannya itu sekitar USD1,66 miliar dari Januari sampai Juli,&quot; kata Arcandra.Sepanjang tahun ini pemerintah menyiapkan 6,2 juta kiloliter B20  dengan target penyerapan mencapai 100%. Adapun sejak Januari hingga Juli  2019, volume penggunaan B20 telah mencapai 2,95 juta kiloliter atau 44%  dari total kuota tersebut.
Angka pencapaian 97,4% sejak Januari hingga Juli 2019 itu menunjukkan  bahwa realisasi program mandatori B20 belum mencapai target yang  ditetapkan sebesar 100%
&quot;Pencapaian (penyerapan) itu sudah 97,4% dari target,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
