<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Rekan Kerja yang Sering Ngeluh? Ikuti 5 Langkah Mengatasinya</title><description>Saat kita memasuki dunia kerja, pastinya kita akan dihadapi dengan rekan kerja yang baru pertama kali kita temui.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/13/320/2090919/punya-rekan-kerja-yang-sering-ngeluh-ikuti-5-langkah-mengatasinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/13/320/2090919/punya-rekan-kerja-yang-sering-ngeluh-ikuti-5-langkah-mengatasinya"/><item><title>Punya Rekan Kerja yang Sering Ngeluh? Ikuti 5 Langkah Mengatasinya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/13/320/2090919/punya-rekan-kerja-yang-sering-ngeluh-ikuti-5-langkah-mengatasinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/13/320/2090919/punya-rekan-kerja-yang-sering-ngeluh-ikuti-5-langkah-mengatasinya</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2019 06:11 WIB</pubDate><dc:creator>Delia Citra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/12/320/2090919/punya-rekan-kerja-yang-sering-ngeluh-ikuti-5-langkah-mengatasinya-77JbWKqleK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lingkungan Kerja (Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/12/320/2090919/punya-rekan-kerja-yang-sering-ngeluh-ikuti-5-langkah-mengatasinya-77JbWKqleK.jpg</image><title>Lingkungan Kerja (Business Insider)</title></images><description>JAKARTA - Saat kita memasuki dunia kerja, pastinya kita akan dihadapi dengan rekan kerja yang baru pertama kali kita temui. Setiap rekan kerja pastinya memiliki sifat yang berbeda-beda, dan pastinya ada yang sering mengeluh ada juga yang tidak.

Memang emosional dapat mengubah suasana kerja menjadi negatif. Emosional dari seorang rekan kerja bisa menular ke siapa saja. Bahkan, bisa saja membuat moral dan produktivitas kerja menjadi tidak stabil. Meskipun sulit menghadapi rekan yang suka mengeluh, namun tetap saja ada solusinya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jangan Keluarkan Kata-Kata Ini saat Wawancara Kerja, Bisa Auto-Ditolak!
Melansir CNN Money, Jakarta, Selasa (13/8/2019), berikut tips-tips cara menangani rekan kerja yang selalu mengeluh.
&amp;nbsp;
 
1.	Cari Polanya
Bila Anda mengetahui siapa yang sering mengeluh di tempat kerja, cobalah cari penyebabnya. Telusuri juga pola yang membuat rekan Anda mengeluh.

&amp;ldquo;Apakah mereka mengeluh karena ketidakmampuan, kesepian, ketakutan, keletihan? Apakah itu terjadi pada waktu tertentu setiap hari? Dapatkan petunjuk tentang itu dan itu mungkin membantu Anda menghentikannya sejak awal,&quot; ujar Pakar Komunikasi, Lynn Taylor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Gila Kerja, Ini Negara dengan Cuti Terburuk
Seringkali ketika orang takut akan sesuatu, mereka beralih ke mengeluh sebagai cara membuatnya tenang. Sehingga menemukan akar permasalahan dan membantu meringankannya dalam &amp;lsquo;jurang&amp;rsquo; keluhan.

 
2.	Tarik Perhatian
Para pengeluh biasanya membutuhkan audiensi. Oleh sebab itu, jika Anda tidak memberi ruang untuk mendengarkan keluhannya, mereka akan cari orang lain.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 10 Jenis Pekerjaan yang Menjanjikan Gaji Fantastis bagi Wanita
Mengubah subjek bisa menjadi jalan keluar yang bagus. Berilah hal-hal menyenangkan tentang tempat kerja dirinya dan Anda.

Serta, janganlah tergoda untuk masuk dalam keluhannya, itu hanya akan menambah api menjadi besar.
3.	Tetapkan Batas
Jika Anda bekerja sama dengan pengeluh yang terus-menerus dan harus sering bertemu, tentukan batasan yang jelas.

Jika pengeluh datang ke ruangan Anda, cara yang baik untuk membatasi  percakapan adalah dengan yang telah dialami diri Anda. Dengan cara ini  dijelaskan bagaimana Anda mengubah pendekatan Anda ke situasi kerja.
&amp;nbsp;
Anda dapat menyatakan solusi pribadi, bahwa Anda akan berhenti mengeluh karena tidak akan mengubah situasi.

 
4.	Dekati dengan hati-hati
Mungkin sulit untuk memberi tahu seseorang bahwa sikap negatif mereka memengaruhi pekerjaan Anda.

Disarankan, jika Anda perlu berbicara tentang subjek yang sensitif,  bertanyalah terlebih dahulu. Apakah dia mau terbuka untuk  membicarakannya.

Anda tidak perlu mendesak dia dengan sesuatu yang mungkin membuatnya tidak nyaman. Ini membantu mereka menjadi kurang defensif
 
&amp;nbsp;Baca juga: 20 Pekerjaan Kontroversial, Diminati 90's Tapi Justru Dijauhi Milenial
 
5.	Libatkan Bos
Jika situasinya tidak terkendali dan memengaruhi produktivitas Anda,  pertimbangkan untuk meningkatkannya kepada pemimpin tim. Pergi ke atasan  Anda bisa berisiko dan membuat Anda terlihat seperti seorang pengeluh.

Jadi, bersikaplah bijak dengan cara pendekatan Anda sendiri. Hadirkan  sebagai masalah bisnis, bukan sebagai masalah kepribadian dikarenakan  Manajer benci masalah kepribadian.

Sebutkan bahwa Anda khawatir hal itu memengaruhi semangat kerja di  kantor dan Anda mengalami kesulitan dalam melakukan pekerjaan karena  interaksi dengan pengeluh.</description><content:encoded>JAKARTA - Saat kita memasuki dunia kerja, pastinya kita akan dihadapi dengan rekan kerja yang baru pertama kali kita temui. Setiap rekan kerja pastinya memiliki sifat yang berbeda-beda, dan pastinya ada yang sering mengeluh ada juga yang tidak.

Memang emosional dapat mengubah suasana kerja menjadi negatif. Emosional dari seorang rekan kerja bisa menular ke siapa saja. Bahkan, bisa saja membuat moral dan produktivitas kerja menjadi tidak stabil. Meskipun sulit menghadapi rekan yang suka mengeluh, namun tetap saja ada solusinya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jangan Keluarkan Kata-Kata Ini saat Wawancara Kerja, Bisa Auto-Ditolak!
Melansir CNN Money, Jakarta, Selasa (13/8/2019), berikut tips-tips cara menangani rekan kerja yang selalu mengeluh.
&amp;nbsp;
 
1.	Cari Polanya
Bila Anda mengetahui siapa yang sering mengeluh di tempat kerja, cobalah cari penyebabnya. Telusuri juga pola yang membuat rekan Anda mengeluh.

&amp;ldquo;Apakah mereka mengeluh karena ketidakmampuan, kesepian, ketakutan, keletihan? Apakah itu terjadi pada waktu tertentu setiap hari? Dapatkan petunjuk tentang itu dan itu mungkin membantu Anda menghentikannya sejak awal,&quot; ujar Pakar Komunikasi, Lynn Taylor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Gila Kerja, Ini Negara dengan Cuti Terburuk
Seringkali ketika orang takut akan sesuatu, mereka beralih ke mengeluh sebagai cara membuatnya tenang. Sehingga menemukan akar permasalahan dan membantu meringankannya dalam &amp;lsquo;jurang&amp;rsquo; keluhan.

 
2.	Tarik Perhatian
Para pengeluh biasanya membutuhkan audiensi. Oleh sebab itu, jika Anda tidak memberi ruang untuk mendengarkan keluhannya, mereka akan cari orang lain.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 10 Jenis Pekerjaan yang Menjanjikan Gaji Fantastis bagi Wanita
Mengubah subjek bisa menjadi jalan keluar yang bagus. Berilah hal-hal menyenangkan tentang tempat kerja dirinya dan Anda.

Serta, janganlah tergoda untuk masuk dalam keluhannya, itu hanya akan menambah api menjadi besar.
3.	Tetapkan Batas
Jika Anda bekerja sama dengan pengeluh yang terus-menerus dan harus sering bertemu, tentukan batasan yang jelas.

Jika pengeluh datang ke ruangan Anda, cara yang baik untuk membatasi  percakapan adalah dengan yang telah dialami diri Anda. Dengan cara ini  dijelaskan bagaimana Anda mengubah pendekatan Anda ke situasi kerja.
&amp;nbsp;
Anda dapat menyatakan solusi pribadi, bahwa Anda akan berhenti mengeluh karena tidak akan mengubah situasi.

 
4.	Dekati dengan hati-hati
Mungkin sulit untuk memberi tahu seseorang bahwa sikap negatif mereka memengaruhi pekerjaan Anda.

Disarankan, jika Anda perlu berbicara tentang subjek yang sensitif,  bertanyalah terlebih dahulu. Apakah dia mau terbuka untuk  membicarakannya.

Anda tidak perlu mendesak dia dengan sesuatu yang mungkin membuatnya tidak nyaman. Ini membantu mereka menjadi kurang defensif
 
&amp;nbsp;Baca juga: 20 Pekerjaan Kontroversial, Diminati 90's Tapi Justru Dijauhi Milenial
 
5.	Libatkan Bos
Jika situasinya tidak terkendali dan memengaruhi produktivitas Anda,  pertimbangkan untuk meningkatkannya kepada pemimpin tim. Pergi ke atasan  Anda bisa berisiko dan membuat Anda terlihat seperti seorang pengeluh.

Jadi, bersikaplah bijak dengan cara pendekatan Anda sendiri. Hadirkan  sebagai masalah bisnis, bukan sebagai masalah kepribadian dikarenakan  Manajer benci masalah kepribadian.

Sebutkan bahwa Anda khawatir hal itu memengaruhi semangat kerja di  kantor dan Anda mengalami kesulitan dalam melakukan pekerjaan karena  interaksi dengan pengeluh.</content:encoded></item></channel></rss>
