<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produksi Mobil Capai 591 Ribu Unit, Berapa Banyak yang Diekspor?</title><description>Kementerian Perindustrian menyebut industri automotif terus bertumbuh pesat dengan kemandiriannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/13/320/2091241/produksi-mobil-capai-591-ribu-unit-berapa-banyak-yang-diekspor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/13/320/2091241/produksi-mobil-capai-591-ribu-unit-berapa-banyak-yang-diekspor"/><item><title>Produksi Mobil Capai 591 Ribu Unit, Berapa Banyak yang Diekspor?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/13/320/2091241/produksi-mobil-capai-591-ribu-unit-berapa-banyak-yang-diekspor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/13/320/2091241/produksi-mobil-capai-591-ribu-unit-berapa-banyak-yang-diekspor</guid><pubDate>Selasa 13 Agustus 2019 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/13/320/2091241/produksi-mobil-capai-591-ribu-unit-berapa-banyak-yang-diekspor-eQIE0JK3Bd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Acara komponen dalam negeri (Foto: Giri Hartomo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/13/320/2091241/produksi-mobil-capai-591-ribu-unit-berapa-banyak-yang-diekspor-eQIE0JK3Bd.jpg</image><title>Acara komponen dalam negeri (Foto: Giri Hartomo/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian menyebut industri automotif terus bertumbuh pesat dengan kemandiriannya. Hingga Juni 2019, produksi kendaraan bermotor roda empat atau lebih mencapai 591 ribu unit.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Harjanto mengatakan, penjualan kendaraan bermotor domestik hingga Juni 2019 sebesar 481 ribu unit. Angka ini berasal dari produksi lokal maupun impor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ini Penyebab Lesunya Industri Automotif, Salah Satunya karena Transportasi Online
Sementara ekspor CBU sebesar 136 ribu unit. Kemudian untuk CKD 412 ribu set dan komponen sebesar 43,6 juta pieces.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Produksi dan penjualan otomotif nasional dalam sejak tahun 2013 telah mencapai rata &amp;ndash; rata di atas 1,2 juta unit per tahun,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (13/8/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kepala BKPM: Lesunya Industri Automotif Buat Rawan PHK
Pada tahun 2019 lanjut Hardjanto, ekspor kendaraan CBU ditargetkan mencapai 400 ribu unit. Diharapkan terus meningkat setiap tahunnya sehingga pada tahun 2025 industri otomotif nasional dapat melakukan ekspor kendaraan CBU sebesar 1 juta unit.
Mengingat saat ini pangsa pasar ekspor otomotif Indonesia ke lebih  dari 80 negara di dunia. Dari jumlah tersebut 5 di antaranya menjadi  tujuan utama ekspor yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Mexico dan  Vietnam.

Oleh karena itu lanjut Hardjanto ke depannya, dirinya mendorong agar  industri automotif ini bisa tumbuh cepat dan mandiri. Mengingat,  industri ini menjadi adalah satu sektor andalan dalam roadmap Making  Indonesia 4.0.

&amp;ldquo;Dengan target pada tahun 2030 dapat menjadi basis produksi kendaraan  bermotor Internal Combustion Engine (ICE) maupun Electrified Vehicle  untuk pasar domestik maupun ekspor yang didukung oleh kemampuan industri  dalam negeri dalam memproduksi bahan baku dan komponen utama serta  optimalisasi produktivitas sepanjang rantai nilai industri tersebut,&amp;rdquo;  jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian menyebut industri automotif terus bertumbuh pesat dengan kemandiriannya. Hingga Juni 2019, produksi kendaraan bermotor roda empat atau lebih mencapai 591 ribu unit.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Harjanto mengatakan, penjualan kendaraan bermotor domestik hingga Juni 2019 sebesar 481 ribu unit. Angka ini berasal dari produksi lokal maupun impor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ini Penyebab Lesunya Industri Automotif, Salah Satunya karena Transportasi Online
Sementara ekspor CBU sebesar 136 ribu unit. Kemudian untuk CKD 412 ribu set dan komponen sebesar 43,6 juta pieces.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Produksi dan penjualan otomotif nasional dalam sejak tahun 2013 telah mencapai rata &amp;ndash; rata di atas 1,2 juta unit per tahun,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (13/8/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kepala BKPM: Lesunya Industri Automotif Buat Rawan PHK
Pada tahun 2019 lanjut Hardjanto, ekspor kendaraan CBU ditargetkan mencapai 400 ribu unit. Diharapkan terus meningkat setiap tahunnya sehingga pada tahun 2025 industri otomotif nasional dapat melakukan ekspor kendaraan CBU sebesar 1 juta unit.
Mengingat saat ini pangsa pasar ekspor otomotif Indonesia ke lebih  dari 80 negara di dunia. Dari jumlah tersebut 5 di antaranya menjadi  tujuan utama ekspor yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Mexico dan  Vietnam.

Oleh karena itu lanjut Hardjanto ke depannya, dirinya mendorong agar  industri automotif ini bisa tumbuh cepat dan mandiri. Mengingat,  industri ini menjadi adalah satu sektor andalan dalam roadmap Making  Indonesia 4.0.

&amp;ldquo;Dengan target pada tahun 2030 dapat menjadi basis produksi kendaraan  bermotor Internal Combustion Engine (ICE) maupun Electrified Vehicle  untuk pasar domestik maupun ekspor yang didukung oleh kemampuan industri  dalam negeri dalam memproduksi bahan baku dan komponen utama serta  optimalisasi produktivitas sepanjang rantai nilai industri tersebut,&amp;rdquo;  jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
