<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disindir Anggaran Tak Tepat Sasaran oleh Sri Mulyani, Ini Respons Mendikbud</title><description>Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengomentari sindiran Menteri Keuangan Sri Mulyani.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/14/20/2091751/disindir-anggaran-tak-tepat-sasaran-oleh-sri-mulyani-ini-respons-mendikbud</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/14/20/2091751/disindir-anggaran-tak-tepat-sasaran-oleh-sri-mulyani-ini-respons-mendikbud"/><item><title>Disindir Anggaran Tak Tepat Sasaran oleh Sri Mulyani, Ini Respons Mendikbud</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/14/20/2091751/disindir-anggaran-tak-tepat-sasaran-oleh-sri-mulyani-ini-respons-mendikbud</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/14/20/2091751/disindir-anggaran-tak-tepat-sasaran-oleh-sri-mulyani-ini-respons-mendikbud</guid><pubDate>Rabu 14 Agustus 2019 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/14/20/2091751/disindir-anggaran-tak-tepat-sasaran-oleh-sri-mulyani-ini-respons-mendikbud-iou0m1tkAy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendidikan (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/14/20/2091751/disindir-anggaran-tak-tepat-sasaran-oleh-sri-mulyani-ini-respons-mendikbud-iou0m1tkAy.jpg</image><title>Pendidikan (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengomentari sindiran Menteri Keuangan Sri Mulyani. Di mana Menkeu menyindir Kemendikbud tak tepat sasaran dalam menggunakan anggarannya sehingga tak mempunyai hasil.

Padahal, anggaran Kemendikbud sudah dinilai besar karena pemerintah tengah fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hingga Juni, Belanja Pemerintah Pusat Baru Mencapai Rp630,57 Triliun
Muhadjir mengatakan, pihaknya telah dua kali bertemu dengan Sri Mulyani guna merapikan struktur anggaran di Kemendikbud. Ia menargetkan, anggaran tahun depan sudah tepat sasaran.

&quot;Sudah dua kali kita bertemu dengan Kementerian Keuangan, dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan dan saya mendampingi untuk merapihkan struktur anggaran pendidikan, agar betul-betul tepat sasaran dan tidak salah guna. Artinya tidak salah pemanfaatannya. Mudah-mudahan tahun depan sudah dirapikan,&quot; kata Muhadjir di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Bulan Jelang Tutup Tahun, Pemerintah Jokowi Belanja Rp1.512 Triliun 
Muhadjir mengungkapkan, saat ini pihaknya juga sedang membicarakan dengan Menkeu Sri Mulyani agar anggaran Kemendikbud bisa lebih tepat sasaran.
Ia pun meminta semua pihak untuk bersabar agar nantinya Kemendikbud  bisa menyampaikan apa saja yang dievaluasi dari anggaran Kemendikbud  kepada publik secara lengkap.

&quot;Kalau salah satu nanti nggak lengkap, kalau saya kasih tahu  beritanya menjadi tidak utuh kan. Nanti saja yah saya kasih tahu,&quot;  tandasnya.

Sebelumnya, Sri Mulyani menyatakan bakal mengevaluasi anggaran  pendidikan karena anggaran pendidikan besar tetap belum mampu  meningkatkan kualitas SDM.

Apalagi dalam 10 tahun terakhir, anggaran pendidikan mengalami  peningkatan mencapai 221 persen dari tahun 2009 sebesar Rp153 triliun  menjadi Rp492,5 triliun di tahun 2019.

Presiden Joko Widodo juga telah berulang kali menyampaikan bahwa  pemerintah akan fokus pada pembangunan SDM dalam lima tahun ke depan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengomentari sindiran Menteri Keuangan Sri Mulyani. Di mana Menkeu menyindir Kemendikbud tak tepat sasaran dalam menggunakan anggarannya sehingga tak mempunyai hasil.

Padahal, anggaran Kemendikbud sudah dinilai besar karena pemerintah tengah fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hingga Juni, Belanja Pemerintah Pusat Baru Mencapai Rp630,57 Triliun
Muhadjir mengatakan, pihaknya telah dua kali bertemu dengan Sri Mulyani guna merapikan struktur anggaran di Kemendikbud. Ia menargetkan, anggaran tahun depan sudah tepat sasaran.

&quot;Sudah dua kali kita bertemu dengan Kementerian Keuangan, dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan dan saya mendampingi untuk merapihkan struktur anggaran pendidikan, agar betul-betul tepat sasaran dan tidak salah guna. Artinya tidak salah pemanfaatannya. Mudah-mudahan tahun depan sudah dirapikan,&quot; kata Muhadjir di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Bulan Jelang Tutup Tahun, Pemerintah Jokowi Belanja Rp1.512 Triliun 
Muhadjir mengungkapkan, saat ini pihaknya juga sedang membicarakan dengan Menkeu Sri Mulyani agar anggaran Kemendikbud bisa lebih tepat sasaran.
Ia pun meminta semua pihak untuk bersabar agar nantinya Kemendikbud  bisa menyampaikan apa saja yang dievaluasi dari anggaran Kemendikbud  kepada publik secara lengkap.

&quot;Kalau salah satu nanti nggak lengkap, kalau saya kasih tahu  beritanya menjadi tidak utuh kan. Nanti saja yah saya kasih tahu,&quot;  tandasnya.

Sebelumnya, Sri Mulyani menyatakan bakal mengevaluasi anggaran  pendidikan karena anggaran pendidikan besar tetap belum mampu  meningkatkan kualitas SDM.

Apalagi dalam 10 tahun terakhir, anggaran pendidikan mengalami  peningkatan mencapai 221 persen dari tahun 2009 sebesar Rp153 triliun  menjadi Rp492,5 triliun di tahun 2019.

Presiden Joko Widodo juga telah berulang kali menyampaikan bahwa  pemerintah akan fokus pada pembangunan SDM dalam lima tahun ke depan.</content:encoded></item></channel></rss>
