<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Kasus Suap Impor Bawang Putih, Mentan Sidak ke Ditjen Hortikultura</title><description>Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/14/320/2091697/kasus-suap-impor-bawang-putih-mentan-sidak-ke-ditjen-hortikultura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/14/320/2091697/kasus-suap-impor-bawang-putih-mentan-sidak-ke-ditjen-hortikultura"/><item><title>   Kasus Suap Impor Bawang Putih, Mentan Sidak ke Ditjen Hortikultura</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/14/320/2091697/kasus-suap-impor-bawang-putih-mentan-sidak-ke-ditjen-hortikultura</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/14/320/2091697/kasus-suap-impor-bawang-putih-mentan-sidak-ke-ditjen-hortikultura</guid><pubDate>Rabu 14 Agustus 2019 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/14/320/2091697/kasus-suap-impor-bawang-putih-mentan-sidak-ke-ditjen-hortikultura-DERmiqaLcH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Mentan Sidak ke Ditjen Hortikultura (Taufik/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/14/320/2091697/kasus-suap-impor-bawang-putih-mentan-sidak-ke-ditjen-hortikultura-DERmiqaLcH.jpg</image><title>Foto: Mentan Sidak ke Ditjen Hortikultura (Taufik/Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan). Hal tersebut untuk melihat kedisiplinan pegawai Kantor Ditjen Hortikultura terkait kinerja sehari-hari pasca-mencopot pejabat yang tersangkut kasus suap impor bawang putih.

Berdasarkan pantauan Okezone, Jakarta, Rabu (14/8/2019), Amran sudah berada di kantor Ditjen Holtikultura sejak pukul 06.00 WIB. Kemudian pengecekan ke seluruh ruangan.
&amp;nbsp;Baca Juga: OTT Terkait Impor Bawang Putih, KPK Sita Bukti Dugaan Suap Rp2 Miliar
Pada pukul 07.30 WIB, Amran memborgol gerbang masuk gedung dan parkiran sehingga pegawai yang terlambat datang tidak bisa masuk ke dalam. Namun, gerbang dibuka dan pegawai masuk ke dalam. Amran sempat memarahi pegawai-pegawainya.

&quot;Saya telah skors pegawai itu 28 orang mulai eselon I, II, III dan IV, pada 3-4 hari yang lalu&quot; ujar Amran.
Baca Juga: OTT KPK di Jakarta Diduga Terkait Suap Impor Bawang Putih
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementan, Momon Rusmono mengatakan bahwa ke-28 pegawai tersebut akan dipotong gaji atau tunjangan kinerja.

&quot;Nanti mereka bisa kita potong gaji, tukin ya,&quot; ungkap dia.
Seperti diketahui, Amran mengambil langkah tegas terkait kasus impor  bawang putih. Ini merespons penggeledahan Kantor Direktorat Jenderal  (Ditjen) Hortikultura Kementan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bapak  Mentan mengambil langkah tegas dengan mencopot seluruh pejabat Eselon  II, III dan IV yang terkait dalam kasus impor bawang putih, terkait  dengan verifikasi wajib tanam bawang putih di Ditjen hortikultura.  Beliau ingin Kementan jelas sikapnya terkait kasus ini, dan memberikan  ruang yang luas bagi KPK untuk melakukan penyelidikan,&amp;rdquo; tegas Inspektur  Jenderal Kementan Justan Siahaan.

Menurut Justan, Kementan sangat terbuka bagi KPK untuk mengumpulkan  informasi dan mengungkap kasus suap impor bawang putih secara terang  benderang, sehingga public clear melihat masalah ini.
Meskipun  sebenarnya belum diketahui keterlibatan pejabat Kementan, namun Mentan  merasa perlu mengambil langkah tegas, konkrit dan segera sebagai  komitmennya dalam anti korupsi. Langkah ini perlu untuk memitigasi  Risiko Reputasi Kementerian Pertanian sedang diakui&amp;nbsp; kinerja positipnya  dalam perekonomian Indonesia.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan). Hal tersebut untuk melihat kedisiplinan pegawai Kantor Ditjen Hortikultura terkait kinerja sehari-hari pasca-mencopot pejabat yang tersangkut kasus suap impor bawang putih.

Berdasarkan pantauan Okezone, Jakarta, Rabu (14/8/2019), Amran sudah berada di kantor Ditjen Holtikultura sejak pukul 06.00 WIB. Kemudian pengecekan ke seluruh ruangan.
&amp;nbsp;Baca Juga: OTT Terkait Impor Bawang Putih, KPK Sita Bukti Dugaan Suap Rp2 Miliar
Pada pukul 07.30 WIB, Amran memborgol gerbang masuk gedung dan parkiran sehingga pegawai yang terlambat datang tidak bisa masuk ke dalam. Namun, gerbang dibuka dan pegawai masuk ke dalam. Amran sempat memarahi pegawai-pegawainya.

&quot;Saya telah skors pegawai itu 28 orang mulai eselon I, II, III dan IV, pada 3-4 hari yang lalu&quot; ujar Amran.
Baca Juga: OTT KPK di Jakarta Diduga Terkait Suap Impor Bawang Putih
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementan, Momon Rusmono mengatakan bahwa ke-28 pegawai tersebut akan dipotong gaji atau tunjangan kinerja.

&quot;Nanti mereka bisa kita potong gaji, tukin ya,&quot; ungkap dia.
Seperti diketahui, Amran mengambil langkah tegas terkait kasus impor  bawang putih. Ini merespons penggeledahan Kantor Direktorat Jenderal  (Ditjen) Hortikultura Kementan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bapak  Mentan mengambil langkah tegas dengan mencopot seluruh pejabat Eselon  II, III dan IV yang terkait dalam kasus impor bawang putih, terkait  dengan verifikasi wajib tanam bawang putih di Ditjen hortikultura.  Beliau ingin Kementan jelas sikapnya terkait kasus ini, dan memberikan  ruang yang luas bagi KPK untuk melakukan penyelidikan,&amp;rdquo; tegas Inspektur  Jenderal Kementan Justan Siahaan.

Menurut Justan, Kementan sangat terbuka bagi KPK untuk mengumpulkan  informasi dan mengungkap kasus suap impor bawang putih secara terang  benderang, sehingga public clear melihat masalah ini.
Meskipun  sebenarnya belum diketahui keterlibatan pejabat Kementan, namun Mentan  merasa perlu mengambil langkah tegas, konkrit dan segera sebagai  komitmennya dalam anti korupsi. Langkah ini perlu untuk memitigasi  Risiko Reputasi Kementerian Pertanian sedang diakui&amp;nbsp; kinerja positipnya  dalam perekonomian Indonesia.
</content:encoded></item></channel></rss>
