<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perang Dagang AS-China Kian Sengit, Perusahaan Teknologi Kencangkan Ikat Pinggang</title><description>Perang dagang AS-China sepertinya tidak akan berakhir tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/15/320/2092230/perang-dagang-as-china-kian-sengit-perusahaan-teknologi-kencangkan-ikat-pinggang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/15/320/2092230/perang-dagang-as-china-kian-sengit-perusahaan-teknologi-kencangkan-ikat-pinggang"/><item><title>Perang Dagang AS-China Kian Sengit, Perusahaan Teknologi Kencangkan Ikat Pinggang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/15/320/2092230/perang-dagang-as-china-kian-sengit-perusahaan-teknologi-kencangkan-ikat-pinggang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/15/320/2092230/perang-dagang-as-china-kian-sengit-perusahaan-teknologi-kencangkan-ikat-pinggang</guid><pubDate>Kamis 15 Agustus 2019 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Delia Citra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/15/320/2092230/perang-dagang-as-china-kian-sengit-perusahaan-teknologi-kencangkan-ikat-pinggang-R2OOS0sRVd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perang Dagang AS-China (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/15/320/2092230/perang-dagang-as-china-kian-sengit-perusahaan-teknologi-kencangkan-ikat-pinggang-R2OOS0sRVd.jpg</image><title>Perang Dagang AS-China (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perang dagang AS-China sepertinya tidak akan berakhir tahun ini. Di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar saat ini, CEO NetApp George Kurian sedang mempersiapkan untuk kondisi ekonomi yang sulit.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jangan Terlena, Perang Dagang AS-China Ancaman Nyata di Pasar Modal
Saat ini, perusahaan-perusahaan berhati-hati dalam mengeluarkan belanja di sektor teknologi informasi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi, yang diperburuk oleh perang dagang AS-Cina.

&amp;ldquo;Kami telah memperhitungkan berbagai skenario sulit,&quot; kata Kurian seperti dilansir Business Insider, Jakarta, Kamis (15/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Panasnya Perang Dagang, Menkeu: Indonesia Butuh Kemandirian Ekonomi
&quot;Saya tidak ingin memprediksi hasil terburuk, tetapi kami telah memperhitungkan berbagai hasil yang sulit,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Tensi perang dagang AS-China yang memanas menjadi kekhawatiran utama  para investor, apalagi pemerintahan Trump mengatakan akan memberlakukan  tarif tambahan impor baru pada barang-barang China.

Untuk kuartal saat ini, NetApp memperkirakan pendapatan dalam kisaran  USD1,33 miliar hingga USD1,48 miliar. Itu lebih kuat dari ekspektasi  rata-rata analis, yang meminta laba per saham 90 sen dari pendapatan  USD1,35 miliar.
&amp;nbsp;
Meskipun diplomasi antara Trump dan Beijing terlihat tidak terlalu  meledak-ledak, namun Kurian tidak yakin situasi ekonomi hal mulai dari  tarif hingga nilai mata uang akan diselesaikan dalam beberapa bulan  mendatang.

&quot;Kami tidak mengharapkan normalisasi rezim perdagangan tahun ini. Hal itu akan kami perhitungkan,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Perang dagang AS-China sepertinya tidak akan berakhir tahun ini. Di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar saat ini, CEO NetApp George Kurian sedang mempersiapkan untuk kondisi ekonomi yang sulit.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jangan Terlena, Perang Dagang AS-China Ancaman Nyata di Pasar Modal
Saat ini, perusahaan-perusahaan berhati-hati dalam mengeluarkan belanja di sektor teknologi informasi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi, yang diperburuk oleh perang dagang AS-Cina.

&amp;ldquo;Kami telah memperhitungkan berbagai skenario sulit,&quot; kata Kurian seperti dilansir Business Insider, Jakarta, Kamis (15/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Panasnya Perang Dagang, Menkeu: Indonesia Butuh Kemandirian Ekonomi
&quot;Saya tidak ingin memprediksi hasil terburuk, tetapi kami telah memperhitungkan berbagai hasil yang sulit,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Tensi perang dagang AS-China yang memanas menjadi kekhawatiran utama  para investor, apalagi pemerintahan Trump mengatakan akan memberlakukan  tarif tambahan impor baru pada barang-barang China.

Untuk kuartal saat ini, NetApp memperkirakan pendapatan dalam kisaran  USD1,33 miliar hingga USD1,48 miliar. Itu lebih kuat dari ekspektasi  rata-rata analis, yang meminta laba per saham 90 sen dari pendapatan  USD1,35 miliar.
&amp;nbsp;
Meskipun diplomasi antara Trump dan Beijing terlihat tidak terlalu  meledak-ledak, namun Kurian tidak yakin situasi ekonomi hal mulai dari  tarif hingga nilai mata uang akan diselesaikan dalam beberapa bulan  mendatang.

&quot;Kami tidak mengharapkan normalisasi rezim perdagangan tahun ini. Hal itu akan kami perhitungkan,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
