<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Perkenalkan Kebijakan Baru di RAPBN 2020</title><description>Pemerintah menyebut ada kebijakan baru dan inisiatif di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/16/20/2092886/sri-mulyani-perkenalkan-kebijakan-baru-di-rapbn-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/16/20/2092886/sri-mulyani-perkenalkan-kebijakan-baru-di-rapbn-2020"/><item><title>Sri Mulyani Perkenalkan Kebijakan Baru di RAPBN 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/16/20/2092886/sri-mulyani-perkenalkan-kebijakan-baru-di-rapbn-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/16/20/2092886/sri-mulyani-perkenalkan-kebijakan-baru-di-rapbn-2020</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2019 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/16/20/2092886/sri-mulyani-perkenalkan-kebijakan-baru-di-rapbn-2020-cyZa7KJxXu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Taufik Fajar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/16/20/2092886/sri-mulyani-perkenalkan-kebijakan-baru-di-rapbn-2020-cyZa7KJxXu.jpg</image><title>Sri Mulyani (Taufik Fajar/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyebut ada kebijakan baru dan inisiatif di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa kebijakan baru dan inisiatif dalam RAPBN 2020 untuk meningkatkan penguatan kualitas Sumber Daya Manusia dan Daya Saing.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tanpa Minum, Jokowi Bacakan Pidato RAPBN 2020 Sebanyak 23 Halaman
&quot;Kebijakan baru seperti, super deduction untuk kegiatan vokasi dan litbang. Lalu mini tax holiday untuk investasi di bawah Rp500 miliar. Dan Investment allowance untuk industri padat karya,&quot; ujar dia pada konfrensi pers di Gedung Direktorat Jendral Pajak Kemenkeu Jakarta, Jumat (16/8/2019).
&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut dia, ada peningkatan kualitas SDM dan perlindungan sosial. Seperti, KIP Kuliah dan Kartu Pra Kerja untuk peningkatan produktivitas bagi pencari kerja.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tahun Depan, Jokowi Susun Kebijakan Pajak E-Commerce
&quot;Sedangkan Kartu Sembako mendukung kelanjutan pendidikan masyarakat miskin ke jenjang yang lebih tinggi mendukung penguatan perlindungan masyarakat miskin akan akses pangan,&quot; kata dia.

Dia menambahkan, pemerintah juga melakukan percepatan penyelesaian empat  destinasi pariwisata super
prioritas. Seperti pengembangan destinasi wisata Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo dan Mandalika dengan Sinergi lintas Kementerian/Lembaga dan Pemda
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dana Desa Naik Jadi Rp72 Triliun Lahirkan Entrepreneur Baru 
&quot;Kami juga ingin penguatan transfer ke daerah dan Dana Desa. Penguatan DAK Fisik pada 2 bidang baru, yakni sosial dan  transportasi laut. Pengalokasian DAU Tambahan untuk penyetaraan penghasilan tetap (siltap) perangkat desa dan penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),&quot; ungkap dia.

Lalu, tutur dia, ada dana abadi untuk SDM dan Kebudayaan. Misalnya  Dana Abadi Kebudayaan. Dana Abadi Perguruan Tinggi danPenambahan Dana  Abadi Riset. Di mana secara signifikan mendukung penurunan defisit  transaksi berjalan baik dalam jangka panjang  maupun jangka pendek  penguatan Neraca Transaksi Berjalan.

&quot;Pemanfaatan hasil investasi dana abadi untuk meningkatkan antara  lain pemajuan kebudayaan nasional, dan peningkatan kualitas perguruaan  melaui, dana abadi kebudayaan, dana abadi perguruan tinggi, penambahan  dana abadi riset secara signifikan,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyebut ada kebijakan baru dan inisiatif di Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa kebijakan baru dan inisiatif dalam RAPBN 2020 untuk meningkatkan penguatan kualitas Sumber Daya Manusia dan Daya Saing.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tanpa Minum, Jokowi Bacakan Pidato RAPBN 2020 Sebanyak 23 Halaman
&quot;Kebijakan baru seperti, super deduction untuk kegiatan vokasi dan litbang. Lalu mini tax holiday untuk investasi di bawah Rp500 miliar. Dan Investment allowance untuk industri padat karya,&quot; ujar dia pada konfrensi pers di Gedung Direktorat Jendral Pajak Kemenkeu Jakarta, Jumat (16/8/2019).
&amp;nbsp;
Kemudian, lanjut dia, ada peningkatan kualitas SDM dan perlindungan sosial. Seperti, KIP Kuliah dan Kartu Pra Kerja untuk peningkatan produktivitas bagi pencari kerja.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tahun Depan, Jokowi Susun Kebijakan Pajak E-Commerce
&quot;Sedangkan Kartu Sembako mendukung kelanjutan pendidikan masyarakat miskin ke jenjang yang lebih tinggi mendukung penguatan perlindungan masyarakat miskin akan akses pangan,&quot; kata dia.

Dia menambahkan, pemerintah juga melakukan percepatan penyelesaian empat  destinasi pariwisata super
prioritas. Seperti pengembangan destinasi wisata Danau Toba, Borobudur, Labuan Bajo dan Mandalika dengan Sinergi lintas Kementerian/Lembaga dan Pemda
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dana Desa Naik Jadi Rp72 Triliun Lahirkan Entrepreneur Baru 
&quot;Kami juga ingin penguatan transfer ke daerah dan Dana Desa. Penguatan DAK Fisik pada 2 bidang baru, yakni sosial dan  transportasi laut. Pengalokasian DAU Tambahan untuk penyetaraan penghasilan tetap (siltap) perangkat desa dan penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),&quot; ungkap dia.

Lalu, tutur dia, ada dana abadi untuk SDM dan Kebudayaan. Misalnya  Dana Abadi Kebudayaan. Dana Abadi Perguruan Tinggi danPenambahan Dana  Abadi Riset. Di mana secara signifikan mendukung penurunan defisit  transaksi berjalan baik dalam jangka panjang  maupun jangka pendek  penguatan Neraca Transaksi Berjalan.

&quot;Pemanfaatan hasil investasi dana abadi untuk meningkatkan antara  lain pemajuan kebudayaan nasional, dan peningkatan kualitas perguruaan  melaui, dana abadi kebudayaan, dana abadi perguruan tinggi, penambahan  dana abadi riset secara signifikan,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
