<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Kaya dengan Batu Bara hingga Sawit, Presiden Jokowi: Itu Tidak Cukup</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Indonesia keluar dari kutukan Sumber Daya Alam (SDA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/16/320/2092663/indonesia-kaya-dengan-batu-bara-hingga-sawit-presiden-jokowi-itu-tidak-cukup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/16/320/2092663/indonesia-kaya-dengan-batu-bara-hingga-sawit-presiden-jokowi-itu-tidak-cukup"/><item><title>Indonesia Kaya dengan Batu Bara hingga Sawit, Presiden Jokowi: Itu Tidak Cukup</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/16/320/2092663/indonesia-kaya-dengan-batu-bara-hingga-sawit-presiden-jokowi-itu-tidak-cukup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/16/320/2092663/indonesia-kaya-dengan-batu-bara-hingga-sawit-presiden-jokowi-itu-tidak-cukup</guid><pubDate>Jum'at 16 Agustus 2019 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/16/320/2092663/indonesia-kaya-dengan-batu-bara-hingga-sawit-presiden-jokowi-itu-tidak-cukup-zFWHXdRJbN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Pidato Kenegaraan (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/16/320/2092663/indonesia-kaya-dengan-batu-bara-hingga-sawit-presiden-jokowi-itu-tidak-cukup-zFWHXdRJbN.jpg</image><title>Jokowi Pidato Kenegaraan (Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Indonesia keluar dari kutukan Sumber Daya Alam (SDA). Hal tersebut Jokowi sampaiakan dalam pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan DPD-DPR RI.
Baca Juga: Hadapi Persaingan Global, Jokowi Sebut Cara-Cara Lama Harus Ditinggalkan
Menurut Jokowi, Indonesia memang kaya akan SDA. Akan tetapi, tak cukup dengan itu, Indonesia harus bisa mengolah SDA itu sendiri.
&quot;Memang negara kita ini kaya bauksit, batu bara, kelapa sawit, ikan, dan masih banyak lagi. Tapi tidak cukup di situ,&quot; ujar di Gedung MPR-DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

&amp;nbsp;Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Izin ke DPR Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan
Untuk mengolah itu menurut Jokowi, pemerintah harus melakukan hilirisasi industri. Sehingga, mendapatkan nilai tambah lebih serta mendapatkan pendapatan untuk negara.
&quot;Kalau kita melakukan hilirisasi industri kita pasti bisa melompat lagi. Kita bangun industri pengolahan bauksit sehingga impor alumina tidak perlu dilakukan,&quot; jelasnya.Menurutnya, dengan membangun pabrik pengolahan sendiei bisa  mengurangi impor batu bara hingga bauksit. Dengan pembangunan in bisa  meningkatkan nilai tambah empat kali lipat.
&quot;Kita bangun hilirisasi industri batu bara menjadi (Dimethyl Ether)  DME sehingga kita bisa mengurangi impor jutaan ton LPG setiap tahunnya.  Kita bangun hilirisasi industri nikel menjadi ferro nikel sehingga nilai  tambah nikel kita akan meningkat 4 kali lipat,&amp;rdquo; jelasnya.
Jokowi menambahkan, Indonesia harus berani untuk melakukan hilirisasi  industri. Hal ini serta merta untuk kemajuan Indonesia itu sendiri.
&quot;Kita harus berani memulai dari sekarang beberapa lompatan kemajuan sudah kita lakukan,&quot; kata Jokowi</description><content:encoded> 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Indonesia keluar dari kutukan Sumber Daya Alam (SDA). Hal tersebut Jokowi sampaiakan dalam pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan DPD-DPR RI.
Baca Juga: Hadapi Persaingan Global, Jokowi Sebut Cara-Cara Lama Harus Ditinggalkan
Menurut Jokowi, Indonesia memang kaya akan SDA. Akan tetapi, tak cukup dengan itu, Indonesia harus bisa mengolah SDA itu sendiri.
&quot;Memang negara kita ini kaya bauksit, batu bara, kelapa sawit, ikan, dan masih banyak lagi. Tapi tidak cukup di situ,&quot; ujar di Gedung MPR-DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

&amp;nbsp;Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Izin ke DPR Pindahkan Ibu Kota ke Kalimantan
Untuk mengolah itu menurut Jokowi, pemerintah harus melakukan hilirisasi industri. Sehingga, mendapatkan nilai tambah lebih serta mendapatkan pendapatan untuk negara.
&quot;Kalau kita melakukan hilirisasi industri kita pasti bisa melompat lagi. Kita bangun industri pengolahan bauksit sehingga impor alumina tidak perlu dilakukan,&quot; jelasnya.Menurutnya, dengan membangun pabrik pengolahan sendiei bisa  mengurangi impor batu bara hingga bauksit. Dengan pembangunan in bisa  meningkatkan nilai tambah empat kali lipat.
&quot;Kita bangun hilirisasi industri batu bara menjadi (Dimethyl Ether)  DME sehingga kita bisa mengurangi impor jutaan ton LPG setiap tahunnya.  Kita bangun hilirisasi industri nikel menjadi ferro nikel sehingga nilai  tambah nikel kita akan meningkat 4 kali lipat,&amp;rdquo; jelasnya.
Jokowi menambahkan, Indonesia harus berani untuk melakukan hilirisasi  industri. Hal ini serta merta untuk kemajuan Indonesia itu sendiri.
&quot;Kita harus berani memulai dari sekarang beberapa lompatan kemajuan sudah kita lakukan,&quot; kata Jokowi</content:encoded></item></channel></rss>
