<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>HUT ke-74 RI, Curhat Pahit Pedagang Bendera di Tanah Abang</title><description>Setiap tahun tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan HUT Kemerdekaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/17/320/2092885/hut-ke-74-ri-curhat-pahit-pedagang-bendera-di-tanah-abang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/17/320/2092885/hut-ke-74-ri-curhat-pahit-pedagang-bendera-di-tanah-abang"/><item><title>HUT ke-74 RI, Curhat Pahit Pedagang Bendera di Tanah Abang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/17/320/2092885/hut-ke-74-ri-curhat-pahit-pedagang-bendera-di-tanah-abang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/17/320/2092885/hut-ke-74-ri-curhat-pahit-pedagang-bendera-di-tanah-abang</guid><pubDate>Sabtu 17 Agustus 2019 06:11 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/16/320/2092885/hut-ke-74-ri-curhat-pahit-pedagang-bendera-di-tanah-abang-K9bPHUNYsU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pedagang Bendera di Tanah Abang (Fira/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/16/320/2092885/hut-ke-74-ri-curhat-pahit-pedagang-bendera-di-tanah-abang-K9bPHUNYsU.jpg</image><title>Foto: Pedagang Bendera di Tanah Abang (Fira/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Setiap tahun tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan HUT Kemerdekaan. Pada tahun ini, Indonesia memasuki usia kemerdekaan ke-74. Banyak hal dilakukan dalam memperingati HUT Kemerdekaan, mulai dari upacara, perlombaan hingga dekorasi bernuansa merah putih.

Biasanya, dalam menyambut perayaan 17 Agustus, banyak sekali dekorasi 17an yang dipasang di tempat-tempat pusat perbelanjaan bahkan di sekolah-sekolah sebagai bentuk mengikuti perayaan kemerdekaan Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pedagang Bendera Masih Sepi Pembeli
Perayaan Hari Kemerdekaan sangat identik dengan dekorasi 17-an seperti Bendera Merah Putih, umbul-umbul bahkan balon-balon khas merah putih yang turut memeriahkan hari kemerdekaan indonesia. Banyak pedagang musiman yang berlomba-lomba mencari untung menjual perlengkapan kemerdekaan.
&amp;nbsp;
Namun kini penjualan pernak-pernik 17-an sepi pembeli, Para pedagang bendera mengaku tahun ini penjualan mereka menurun, berbeda dibandingkan tahun lalu.

&quot;Penjualan tahun ini merosot, enggak kayak tahun sebelumnya. Tahun kemarin lumayan ramai, kalau tahun sekarang nih semuanya sama rata, temen-temen saya di Bogor juga sama semuanya,&amp;rdquo; ujar Jodi, salah satu penjual bendera dan dekorasi 17-an saat ditemui Okezone di Kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta.
&amp;nbsp;Baca Juga: Suka Duka Penjual Bendera Menjelang Hari Merdeka
Jodi mengaku hal ini disebabkan oleh pembeli yang kini 90% lebih memilih membeli bendera eceran dibanding per kodi.

Dengan begitu keuntungan yang diraup oleh para pedagang bendera ini sangat lah sedikit tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Jodi menjelaskan, harga bendera dan pernak-pernik 17 Agustus  bervariasi. Mulai dari Rp10.000 hingga Rp200.000. &quot;Tergantung ukuran,  ada yang bendera plastik Rp10.000, bendera besar Rp50.000,&quot; katanya.

Jodi berharap masyarakat bisa membeli bendera dan pernak-pernik, sehingga pedagang juga mendapatkan untung.

&quot;Sebenernya udah enggak ada harapan, soalnya sekarang udah tanggal 16  kan, tapi inginnya semua masyarakat bisa pasang bendera biar kita  pedagang juga dapat untung, karena kan mereka enggak ngerasain pahitnya  kalau enggak laku,&quot; kata Jodi.
&amp;nbsp;
Jodi bercerita, ada beberapa pedagang bendera lainnya hanya mampu  menjual satu bendera. Hal ini membuat hatinya terenyuh karena  dagangannya tidak laku.

&quot;Kadang kasian ngelihat temen yang jualan juga seharian cuma dapet  satu potong kan sedih. Harapannya biar nanti-nanti kita bisa sama sama  memperingati hari 17 Agustus yang ramai, biar bisa dikenang,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Setiap tahun tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan HUT Kemerdekaan. Pada tahun ini, Indonesia memasuki usia kemerdekaan ke-74. Banyak hal dilakukan dalam memperingati HUT Kemerdekaan, mulai dari upacara, perlombaan hingga dekorasi bernuansa merah putih.

Biasanya, dalam menyambut perayaan 17 Agustus, banyak sekali dekorasi 17an yang dipasang di tempat-tempat pusat perbelanjaan bahkan di sekolah-sekolah sebagai bentuk mengikuti perayaan kemerdekaan Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pedagang Bendera Masih Sepi Pembeli
Perayaan Hari Kemerdekaan sangat identik dengan dekorasi 17-an seperti Bendera Merah Putih, umbul-umbul bahkan balon-balon khas merah putih yang turut memeriahkan hari kemerdekaan indonesia. Banyak pedagang musiman yang berlomba-lomba mencari untung menjual perlengkapan kemerdekaan.
&amp;nbsp;
Namun kini penjualan pernak-pernik 17-an sepi pembeli, Para pedagang bendera mengaku tahun ini penjualan mereka menurun, berbeda dibandingkan tahun lalu.

&quot;Penjualan tahun ini merosot, enggak kayak tahun sebelumnya. Tahun kemarin lumayan ramai, kalau tahun sekarang nih semuanya sama rata, temen-temen saya di Bogor juga sama semuanya,&amp;rdquo; ujar Jodi, salah satu penjual bendera dan dekorasi 17-an saat ditemui Okezone di Kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta.
&amp;nbsp;Baca Juga: Suka Duka Penjual Bendera Menjelang Hari Merdeka
Jodi mengaku hal ini disebabkan oleh pembeli yang kini 90% lebih memilih membeli bendera eceran dibanding per kodi.

Dengan begitu keuntungan yang diraup oleh para pedagang bendera ini sangat lah sedikit tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Jodi menjelaskan, harga bendera dan pernak-pernik 17 Agustus  bervariasi. Mulai dari Rp10.000 hingga Rp200.000. &quot;Tergantung ukuran,  ada yang bendera plastik Rp10.000, bendera besar Rp50.000,&quot; katanya.

Jodi berharap masyarakat bisa membeli bendera dan pernak-pernik, sehingga pedagang juga mendapatkan untung.

&quot;Sebenernya udah enggak ada harapan, soalnya sekarang udah tanggal 16  kan, tapi inginnya semua masyarakat bisa pasang bendera biar kita  pedagang juga dapat untung, karena kan mereka enggak ngerasain pahitnya  kalau enggak laku,&quot; kata Jodi.
&amp;nbsp;
Jodi bercerita, ada beberapa pedagang bendera lainnya hanya mampu  menjual satu bendera. Hal ini membuat hatinya terenyuh karena  dagangannya tidak laku.

&quot;Kadang kasian ngelihat temen yang jualan juga seharian cuma dapet  satu potong kan sedih. Harapannya biar nanti-nanti kita bisa sama sama  memperingati hari 17 Agustus yang ramai, biar bisa dikenang,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
