<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Kita Harus Jeli Hadapi Tantangan Ekonomi yang Kompleks</title><description>Saat negara-negara lain ekonominya melambat, Presiden berharap ekonomi kita harus mampu tumbuh</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/19/20/2093658/presiden-jokowi-kita-harus-jeli-hadapi-tantangan-ekonomi-yang-kompleks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/19/20/2093658/presiden-jokowi-kita-harus-jeli-hadapi-tantangan-ekonomi-yang-kompleks"/><item><title>Presiden Jokowi: Kita Harus Jeli Hadapi Tantangan Ekonomi yang Kompleks</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/19/20/2093658/presiden-jokowi-kita-harus-jeli-hadapi-tantangan-ekonomi-yang-kompleks</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/19/20/2093658/presiden-jokowi-kita-harus-jeli-hadapi-tantangan-ekonomi-yang-kompleks</guid><pubDate>Senin 19 Agustus 2019 08:29 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/19/20/2093658/presiden-jokowi-kita-harus-jeli-hadapi-tantangan-ekonomi-yang-kompleks-4lYt1gyUBZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Jokowi saat Pidato Nota Keuangan (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/19/20/2093658/presiden-jokowi-kita-harus-jeli-hadapi-tantangan-ekonomi-yang-kompleks-4lYt1gyUBZ.jpg</image><title>Foto: Jokowi saat Pidato Nota Keuangan (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, kita tidak boleh lengah karena tantangan ekonomi ke depan semakin berat dan semakin kompleks. Dia berharap situasi krisis harus kita balik sebagai peluang.
Baca Juga: BI Harapkan Sektor Manufaktur Bisa Lepaskan Indonesia dari Middle Income Trap
Presiden Jokowi mengingatkan, kita tidak boleh lengah karena ekonomi dunia sedang mengalami ketidakpastian. Di mana beberapa emerging market sedang mengalami krisis, dan beberapa negara sedang mengalami pertumbuhan negatif.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/16/58428/298793_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jokowi Pakai Baju Adat Sasak, JK Pilih Baju Adat Betawi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Selain itu, lanjut Presiden, kita juga menghadapi tantangan perang dagang, dan depresiasi nilai mata uang beberapa negara seperti Yuan-Tiongkok dan Peso-Argentina yang membuat kita harus waspada.
Saat negara-negara lain ekonominya melambat, Presiden berharap ekonomi kita harus mampu tumbuh. Situasi krisis harus kita balik sebagai peluang.
Baca Juga: Menteri Bambang: 'Otot' Perekonomian Korsel Lebih Kuat dari Indonesia
&amp;ldquo;Oleh sebab itu kita harus jeli. Kita manfaatkan kesulitan sebagai kekuatan untuk bangkit, untuk tumbuh, untuk Indonesia Maju,&amp;rdquo; tuturnya, dikutip dari Setkab, Senin (19/8/2019).
Salah satu kuncinya, menurut Presiden, adalah dengan terus  meningkatkan daya saing nasional, dengan bertumpu pada kualitas Sumber  Daya Manusia (SDM). Ia menegaskan, SDM yang berkualitas merupakan modal  penting memasuki era ekonomi berbasis digital.
Presiden menyampaikan, bahwa berbagai program pembangunan SDM  disiapkan pemerintah untuk memastikan bonus demografi menjadi bonus  lompatan kemajuan. Kita bangun generasi bertalenta yang berkarakter dan  mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/08/16/58428/298791_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jokowi Pakai Baju Adat Sasak, JK Pilih Baju Adat Betawi&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;ldquo;Indonesia memiliki modal awal untuk bersaing di tingkat global.  Jumlah penduduk kita nomor empat terbesar di dunia. Sebagian besar  penduduk kita berusia muda. Kelas menengah kita tumbuh dengan pesat.  Saya yakin dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM, Indonesia dapat  segera mewujudkan visinya menjadi negara maju,&amp;rdquo; ucap Presiden Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, kita tidak boleh lengah karena tantangan ekonomi ke depan semakin berat dan semakin kompleks. Dia berharap situasi krisis harus kita balik sebagai peluang.
Baca Juga: BI Harapkan Sektor Manufaktur Bisa Lepaskan Indonesia dari Middle Income Trap
Presiden Jokowi mengingatkan, kita tidak boleh lengah karena ekonomi dunia sedang mengalami ketidakpastian. Di mana beberapa emerging market sedang mengalami krisis, dan beberapa negara sedang mengalami pertumbuhan negatif.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/16/58428/298793_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jokowi Pakai Baju Adat Sasak, JK Pilih Baju Adat Betawi&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Selain itu, lanjut Presiden, kita juga menghadapi tantangan perang dagang, dan depresiasi nilai mata uang beberapa negara seperti Yuan-Tiongkok dan Peso-Argentina yang membuat kita harus waspada.
Saat negara-negara lain ekonominya melambat, Presiden berharap ekonomi kita harus mampu tumbuh. Situasi krisis harus kita balik sebagai peluang.
Baca Juga: Menteri Bambang: 'Otot' Perekonomian Korsel Lebih Kuat dari Indonesia
&amp;ldquo;Oleh sebab itu kita harus jeli. Kita manfaatkan kesulitan sebagai kekuatan untuk bangkit, untuk tumbuh, untuk Indonesia Maju,&amp;rdquo; tuturnya, dikutip dari Setkab, Senin (19/8/2019).
Salah satu kuncinya, menurut Presiden, adalah dengan terus  meningkatkan daya saing nasional, dengan bertumpu pada kualitas Sumber  Daya Manusia (SDM). Ia menegaskan, SDM yang berkualitas merupakan modal  penting memasuki era ekonomi berbasis digital.
Presiden menyampaikan, bahwa berbagai program pembangunan SDM  disiapkan pemerintah untuk memastikan bonus demografi menjadi bonus  lompatan kemajuan. Kita bangun generasi bertalenta yang berkarakter dan  mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/08/16/58428/298791_medium.jpg&quot; alt=&quot;Jokowi Pakai Baju Adat Sasak, JK Pilih Baju Adat Betawi&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&amp;ldquo;Indonesia memiliki modal awal untuk bersaing di tingkat global.  Jumlah penduduk kita nomor empat terbesar di dunia. Sebagian besar  penduduk kita berusia muda. Kelas menengah kita tumbuh dengan pesat.  Saya yakin dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM, Indonesia dapat  segera mewujudkan visinya menjadi negara maju,&amp;rdquo; ucap Presiden Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
