<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arahan Menteri Susi Stop Pakai Botol Plastik, Menko Darmin: Saya Sudah Lama   </title><description>Darmin Nasution mengatakan, kementerian yang dipimpinnya sudah tidak menggunakan air mineral dalam kemasan plastik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/19/320/2093808/arahan-menteri-susi-stop-pakai-botol-plastik-menko-darmin-saya-sudah-lama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/19/320/2093808/arahan-menteri-susi-stop-pakai-botol-plastik-menko-darmin-saya-sudah-lama"/><item><title>Arahan Menteri Susi Stop Pakai Botol Plastik, Menko Darmin: Saya Sudah Lama   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/19/320/2093808/arahan-menteri-susi-stop-pakai-botol-plastik-menko-darmin-saya-sudah-lama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/19/320/2093808/arahan-menteri-susi-stop-pakai-botol-plastik-menko-darmin-saya-sudah-lama</guid><pubDate>Senin 19 Agustus 2019 14:28 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/19/320/2093808/arahan-menteri-susi-stop-pakai-botol-plastik-menko-darmin-saya-sudah-lama-btUUjZ4zvx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Menko Darmin (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/19/320/2093808/arahan-menteri-susi-stop-pakai-botol-plastik-menko-darmin-saya-sudah-lama-btUUjZ4zvx.jpg</image><title>Foto: Menko Darmin (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, kementerian yang dipimpinnya sudah tidak menggunakan air mineral dalam kemasan plastik sekali pakai sejak beberapa bulan terakhir.

&quot;Oh di kantor saya sudah lama,&quot; kata Darmin usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Tolak Minuman Berbotol Plastik, Menteri Susi: Aku Kurang Suka
Dia menyebutkan dalam rapat rapat yang dilakukan di kantornya, peserta rapat sudah tidak disuguhi dengan air mineral dalam botol plastik.

&quot;Mungkin sudah 6 bulan ini,&quot; kata Darmin Nasution.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melarang adanya air mineral dalam kemasan plastik di acara-acara di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena produk itu mengotori lingkungan.

&quot;KKP mengawali dengan tidak boleh lagi ada botol air mineral,&quot; kata Susi Pudjiastuti saat membuka simposium di KKP, Jakarta beberapa waktu lalu dikutip Antaranews.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteri Susi: Tidak Boleh Lagi Ada Botol Plastik Air Mineral
Menurut dia, yang melanggar akan kena sanksi berupa denda.

Untuk itu, ujar dia, diharapkan ada pula mekanisme pelaporan sehingga hal tersebut berjalan efektif.
&amp;nbsp;Susi juga mengemukakan, ketika berolahraga paddling atau mendayung di  sejumlah lokasi di kawasan perairan Indonesia, masih menemukan banyak  sampah plastik.

Pemerintah dinilai perlu mengeluarkan regulasi yang melarang produk  yang terbuat dari bahan plastik karena sampah plastik di berbagai daerah  telah mencemaskan.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/07/18/51794/261559_medium.jpg&quot; alt=&quot;Menteri Susi Angkat Bicara soal Kebakaran Kapal di Pelabuhan Benoa&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Plastik itu sifatnya tidak mudah didaur ulang, maka kita meminta  supaya pemerintah tidak usah ragu-ragu, sekarang disetop saja penggunaan  plastik,&quot; kata Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha.

Politikus Partai Golkar itu juga mengingatkan bahwa berdasarkan data  PBB, kantong plastik menyumbang delapan juta ton sampah yang dibawa ke  laut setiap tahunnya sehingga pada 2050 plastik bakal lebih banyak  daripada ikan di laut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, kementerian yang dipimpinnya sudah tidak menggunakan air mineral dalam kemasan plastik sekali pakai sejak beberapa bulan terakhir.

&quot;Oh di kantor saya sudah lama,&quot; kata Darmin usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Tolak Minuman Berbotol Plastik, Menteri Susi: Aku Kurang Suka
Dia menyebutkan dalam rapat rapat yang dilakukan di kantornya, peserta rapat sudah tidak disuguhi dengan air mineral dalam botol plastik.

&quot;Mungkin sudah 6 bulan ini,&quot; kata Darmin Nasution.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melarang adanya air mineral dalam kemasan plastik di acara-acara di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena produk itu mengotori lingkungan.

&quot;KKP mengawali dengan tidak boleh lagi ada botol air mineral,&quot; kata Susi Pudjiastuti saat membuka simposium di KKP, Jakarta beberapa waktu lalu dikutip Antaranews.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteri Susi: Tidak Boleh Lagi Ada Botol Plastik Air Mineral
Menurut dia, yang melanggar akan kena sanksi berupa denda.

Untuk itu, ujar dia, diharapkan ada pula mekanisme pelaporan sehingga hal tersebut berjalan efektif.
&amp;nbsp;Susi juga mengemukakan, ketika berolahraga paddling atau mendayung di  sejumlah lokasi di kawasan perairan Indonesia, masih menemukan banyak  sampah plastik.

Pemerintah dinilai perlu mengeluarkan regulasi yang melarang produk  yang terbuat dari bahan plastik karena sampah plastik di berbagai daerah  telah mencemaskan.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2018/07/18/51794/261559_medium.jpg&quot; alt=&quot;Menteri Susi Angkat Bicara soal Kebakaran Kapal di Pelabuhan Benoa&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Plastik itu sifatnya tidak mudah didaur ulang, maka kita meminta  supaya pemerintah tidak usah ragu-ragu, sekarang disetop saja penggunaan  plastik,&quot; kata Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha.

Politikus Partai Golkar itu juga mengingatkan bahwa berdasarkan data  PBB, kantong plastik menyumbang delapan juta ton sampah yang dibawa ke  laut setiap tahunnya sehingga pada 2050 plastik bakal lebih banyak  daripada ikan di laut.</content:encoded></item></channel></rss>
