<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bidik Milenial, Ramayana Ubah Konsep Toko Kekinian</title><description>PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) akan melakukan transformasi besar-besaran terhadap sejumlah gerainnya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/20/278/2094495/bidik-milenial-ramayana-ubah-konsep-toko-kekinian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/20/278/2094495/bidik-milenial-ramayana-ubah-konsep-toko-kekinian"/><item><title>Bidik Milenial, Ramayana Ubah Konsep Toko Kekinian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/20/278/2094495/bidik-milenial-ramayana-ubah-konsep-toko-kekinian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/20/278/2094495/bidik-milenial-ramayana-ubah-konsep-toko-kekinian</guid><pubDate>Selasa 20 Agustus 2019 20:22 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/20/278/2094495/bidik-milenial-ramayana-ubah-konsep-toko-kekinian-TAgytBp1Sm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/20/278/2094495/bidik-milenial-ramayana-ubah-konsep-toko-kekinian-TAgytBp1Sm.jpg</image><title>Foto: Ist</title></images><description>JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) akan melakukan transformasi besar-besaran terhadap sejumlah gerainnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah agar perseroan tidak lagi merugi karena ketinggalan jaman.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ramayana Raup Laba Bersih Rp77,5 Miliar, Meroket 428%
Corporate Secretary Ramayana Setyadi Surya mengatakan, pihaknya akan mengubah wajah toko yang disesuaikan dengan era kekinian. Ke depan, Ramayana akan mengubah segementasinya dengan menyasar pasar milenial.

&amp;ldquo;Kita lakukan transformasi dengan mengubah toko-toko kita sesuai dengan kondisi pelanggan milenial. Ini disebut toko transform,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ramayana Bagi-Bagi Dividen Rp50/Saham
Setyadi menjelaskan, nantinya gerai baru ini akan memiliki konsep gaya hidup saat ini. Maksudnya adalah, konsep toko ini akan fokus dalam perpaduan sport, retail, business, makanan dan minuman (Food and Beverages/FnB) dan terakhir adalah entertaiment.

Setyadi menambahkan, hingga saat ini sudah ada lima gerai miliknya yang sudah menerapkan ketiga konsep tersebut.

&amp;ldquo;Ada tiga unsur yang kita padukan (di gerai baru tersebut),&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/14/55326/280086_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah Masih Menguat 24 Poin di Level Rp14.052&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Saat ini lanjut Setyadi, pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan  pihak PT Nusantara Sejahtera atau Cineplex 21 Group. Pembicaraan untuk  mengasosiasikan agar bioskop XXI bisa masuk di gerai Ramayana.

&amp;ldquo;Untuk toko yang sudah diubah menjadi konsep lifestyle ada lima. Toko  yang ditambahkan XXI ada 11. Untuk toko yang ditranform ada 14.  Keseluruhan toko ada sekitar 117 outlet,&amp;rdquo; ucapnya.

Setyadi menyebut jika perseroan akan menargetkan lima gerai dengan  mengusung tema lifestyle sudah bisa beroperasi. Untuk memastikan target  tersebut berjalan, pihaknya bahkan sudah menyiapkan belanja modal  sebesar Rp350 miliar.

&amp;ldquo;Rencana kita untuk lifestyle mal semester II-2019 akan ada lima toko  lagi. Nilai investasi per toko Rp25 miliar sampai Rp30 miliar. Tapi  Capex yang kita sediakan Rp350 miliar,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) akan melakukan transformasi besar-besaran terhadap sejumlah gerainnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah agar perseroan tidak lagi merugi karena ketinggalan jaman.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ramayana Raup Laba Bersih Rp77,5 Miliar, Meroket 428%
Corporate Secretary Ramayana Setyadi Surya mengatakan, pihaknya akan mengubah wajah toko yang disesuaikan dengan era kekinian. Ke depan, Ramayana akan mengubah segementasinya dengan menyasar pasar milenial.

&amp;ldquo;Kita lakukan transformasi dengan mengubah toko-toko kita sesuai dengan kondisi pelanggan milenial. Ini disebut toko transform,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ramayana Bagi-Bagi Dividen Rp50/Saham
Setyadi menjelaskan, nantinya gerai baru ini akan memiliki konsep gaya hidup saat ini. Maksudnya adalah, konsep toko ini akan fokus dalam perpaduan sport, retail, business, makanan dan minuman (Food and Beverages/FnB) dan terakhir adalah entertaiment.

Setyadi menambahkan, hingga saat ini sudah ada lima gerai miliknya yang sudah menerapkan ketiga konsep tersebut.

&amp;ldquo;Ada tiga unsur yang kita padukan (di gerai baru tersebut),&amp;rdquo; ucapnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/14/55326/280086_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah Masih Menguat 24 Poin di Level Rp14.052&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Saat ini lanjut Setyadi, pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan  pihak PT Nusantara Sejahtera atau Cineplex 21 Group. Pembicaraan untuk  mengasosiasikan agar bioskop XXI bisa masuk di gerai Ramayana.

&amp;ldquo;Untuk toko yang sudah diubah menjadi konsep lifestyle ada lima. Toko  yang ditambahkan XXI ada 11. Untuk toko yang ditranform ada 14.  Keseluruhan toko ada sekitar 117 outlet,&amp;rdquo; ucapnya.

Setyadi menyebut jika perseroan akan menargetkan lima gerai dengan  mengusung tema lifestyle sudah bisa beroperasi. Untuk memastikan target  tersebut berjalan, pihaknya bahkan sudah menyiapkan belanja modal  sebesar Rp350 miliar.

&amp;ldquo;Rencana kita untuk lifestyle mal semester II-2019 akan ada lima toko  lagi. Nilai investasi per toko Rp25 miliar sampai Rp30 miliar. Tapi  Capex yang kita sediakan Rp350 miliar,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
