<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panasnya Ekonomi Global, G7 di Prancis Ambil Tema Memerangi Ketimpangan</title><description>G7 akan dilakukan di Prancis. Presiden Prancis Emmanuel Macron akan  mengambil tema &quot;Memerangi Ketimpangan&quot; pada perhelatan terebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/20/320/2094176/panasnya-ekonomi-global-g7-di-prancis-ambil-tema-memerangi-ketimpangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/20/320/2094176/panasnya-ekonomi-global-g7-di-prancis-ambil-tema-memerangi-ketimpangan"/><item><title>Panasnya Ekonomi Global, G7 di Prancis Ambil Tema Memerangi Ketimpangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/20/320/2094176/panasnya-ekonomi-global-g7-di-prancis-ambil-tema-memerangi-ketimpangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/20/320/2094176/panasnya-ekonomi-global-g7-di-prancis-ambil-tema-memerangi-ketimpangan</guid><pubDate>Selasa 20 Agustus 2019 10:52 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/20/320/2094176/panasnya-ekonomi-global-g7-di-prancis-ambil-tema-memerangi-ketimpangan-XEtO60EZZ7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perang Dagang (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/20/320/2094176/panasnya-ekonomi-global-g7-di-prancis-ambil-tema-memerangi-ketimpangan-XEtO60EZZ7.jpg</image><title>Perang Dagang (Reuters)</title></images><description>PRANCIS - G7 2019 akan dilakukan di Prancis. Presiden Prancis Emmanuel Macron akan mengambil tema &quot;Memerangi Ketimpangan&quot; pada perhelatan terebut.
Pertemuan tahunan 7 negara industri tersebut dibuka pada hari Sabtu 24 Agustus 2019 di resor tepi laut Prancis, Biarritz. Di mana pertemuan ini terdiri dari pemimpin negara lainnya, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Italia, Jepang dan Kanada yang hadir.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pertemuan G7 Bahas Krisis Yunani Hingga Virus Ebola
Mengutip VoA Indonesia, Presiden Perancis telah mengundang para pemimpin dari beberapa negara lain, termasuk enam negara Afrika, untuk mengambil bagian dalam diskusi tahunan tentang berbagai tantangan utama secara global. Tetapi, para analis mengatakan ambisi besar untuk KTT itu kemungkinan akan terhalang oleh kekhawatiran akan perekonomian yang lebih mendesak.
&amp;nbsp;
Yang paling mengkhawatirkan adalah indikator terbaru dari kedua sisi Atlantik tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kemungkinan terjadinya resesi global.
 
&amp;nbsp;Baca juga: G-7 Fokus pada Yunani, Bukan Yuan
Awal bulan ini, imbal hasil obligasi pemerintah baik di Amerika Serikat maupun di Jerman secara singkat lebih tinggi untuk obligasi dua-tahun daripada untuk obligasi sepuluh-tahun, suatu isyarat bahwa investor melihat risiko signifikan ke depan, kata ekonom Jasper Lawler dari London Capital Group.Kekhawatiran akan perekonomian itu berakar pada perang dagang antara  Amerika Serikat dan China, yang telah mengakibatkan kedua negara  memberlakukan tarif impor senilai ratusan miliar dolar. Eropa menderita  hambatan tambahan, kata ekonom Lawler.
Tuan rumah KTT, Perancis, bertekad untuk tidak membiarkan ekonomi  membayangi agendanya sendiri dan yang teratas dalam daftar adalah  perubahan iklim, kata John Kirton dari G7 Research Group di University  of Toronto.</description><content:encoded>PRANCIS - G7 2019 akan dilakukan di Prancis. Presiden Prancis Emmanuel Macron akan mengambil tema &quot;Memerangi Ketimpangan&quot; pada perhelatan terebut.
Pertemuan tahunan 7 negara industri tersebut dibuka pada hari Sabtu 24 Agustus 2019 di resor tepi laut Prancis, Biarritz. Di mana pertemuan ini terdiri dari pemimpin negara lainnya, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Italia, Jepang dan Kanada yang hadir.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pertemuan G7 Bahas Krisis Yunani Hingga Virus Ebola
Mengutip VoA Indonesia, Presiden Perancis telah mengundang para pemimpin dari beberapa negara lain, termasuk enam negara Afrika, untuk mengambil bagian dalam diskusi tahunan tentang berbagai tantangan utama secara global. Tetapi, para analis mengatakan ambisi besar untuk KTT itu kemungkinan akan terhalang oleh kekhawatiran akan perekonomian yang lebih mendesak.
&amp;nbsp;
Yang paling mengkhawatirkan adalah indikator terbaru dari kedua sisi Atlantik tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi dan kemungkinan terjadinya resesi global.
 
&amp;nbsp;Baca juga: G-7 Fokus pada Yunani, Bukan Yuan
Awal bulan ini, imbal hasil obligasi pemerintah baik di Amerika Serikat maupun di Jerman secara singkat lebih tinggi untuk obligasi dua-tahun daripada untuk obligasi sepuluh-tahun, suatu isyarat bahwa investor melihat risiko signifikan ke depan, kata ekonom Jasper Lawler dari London Capital Group.Kekhawatiran akan perekonomian itu berakar pada perang dagang antara  Amerika Serikat dan China, yang telah mengakibatkan kedua negara  memberlakukan tarif impor senilai ratusan miliar dolar. Eropa menderita  hambatan tambahan, kata ekonom Lawler.
Tuan rumah KTT, Perancis, bertekad untuk tidak membiarkan ekonomi  membayangi agendanya sendiri dan yang teratas dalam daftar adalah  perubahan iklim, kata John Kirton dari G7 Research Group di University  of Toronto.</content:encoded></item></channel></rss>
