<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Hati-Hati Ambil Kebijakan di Tengah Tantangan Ekonomi Global</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa tantangan ekonomi global masih akan berlanjut</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/21/20/2094721/sri-mulyani-hati-hati-ambil-kebijakan-di-tengah-tantangan-ekonomi-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/21/20/2094721/sri-mulyani-hati-hati-ambil-kebijakan-di-tengah-tantangan-ekonomi-global"/><item><title>Sri Mulyani Hati-Hati Ambil Kebijakan di Tengah Tantangan Ekonomi Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/21/20/2094721/sri-mulyani-hati-hati-ambil-kebijakan-di-tengah-tantangan-ekonomi-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/21/20/2094721/sri-mulyani-hati-hati-ambil-kebijakan-di-tengah-tantangan-ekonomi-global</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2019 12:49 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/21/20/2094721/sri-mulyani-hati-hati-ambil-kebijakan-di-tengah-tantangan-ekonomi-global-YluTaVNqYv.png" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani (Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/21/20/2094721/sri-mulyani-hati-hati-ambil-kebijakan-di-tengah-tantangan-ekonomi-global-YluTaVNqYv.png</image><title>Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani (Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa tantangan ekonomi global masih akan berlanjut. Di mana pelemahan ekonomi global diprediksi akan berdampak pada beberapa negara berkembang termasuk Indonesia.
Baca Juga: Presiden Jokowi: Kita Harus Jeli Hadapi Tantangan Ekonomi yang Kompleks
&quot;Tantangan ekonomi global ini akan membuat Indonesia terkontraksi. Hal ini harus dilakukan hati-hati dan mewaspadai dalam mengambil kebijakan ekonomi,&quot; ujar dia di Gedung DPR Jakarta, Rabu (21/8/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/16/58429/298807_medium.jpg&quot; alt=&quot;Anggunnya Sri Mulyani Kenakan Kebaya Hijau di Sidang Tahunan MPR&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kemudian, lanjut Sri Mulyani tantangan eksternaljuga harus diperhatikan. Apakah itu proyeksi ekonomi dunia melemah bahkan beberapa kali disebut resesi.
&quot;Resesi itu kontraksi dua kuartal berturut-turut dan beberapa negara yang cukup penting di dunia sudah masuk kontraksi,&quot; tutur dia.
Baca Juga: BI Harapkan Sektor Manufaktur Bisa Lepaskan Indonesia dari Middle Income Trap
Menurut dia, untuk mencapai tujuan tersebut, tantangan yang perlu hadapi harus bisa identifikasikan dengan baik. Dirinya pun telah mendesain RAPBN 2020 agar menghadapi tantangan ekonomi global.&quot;Hal tersebut ikut mengatasinya, dengan tantangan memiliki dimensi dan jangka waktu berbeda-berbeda,&quot; ungkap dia.
Dia menambahkan bahwa pihaknya akan terus mewaspadai, tantangan  eksternal pelemahan ekonomi dunia terutama oleh beberapa zona seperti  Amerika latin, Eropa, Amerika-China dan bahkan kawasan Asia sendiri  termasuk India yang jadi motor penggerak ekonomi di pasar berkembang.
&quot;Semua tantangan eksternal yang bukan dalam rangka kita cari alasan,  tapi bentuk kemampuan kita untuk mendiagnosa faktor apa yang bisa  pengaruhi upaya Indonesia dalam tujuan kita bernegara,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa tantangan ekonomi global masih akan berlanjut. Di mana pelemahan ekonomi global diprediksi akan berdampak pada beberapa negara berkembang termasuk Indonesia.
Baca Juga: Presiden Jokowi: Kita Harus Jeli Hadapi Tantangan Ekonomi yang Kompleks
&quot;Tantangan ekonomi global ini akan membuat Indonesia terkontraksi. Hal ini harus dilakukan hati-hati dan mewaspadai dalam mengambil kebijakan ekonomi,&quot; ujar dia di Gedung DPR Jakarta, Rabu (21/8/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/08/16/58429/298807_medium.jpg&quot; alt=&quot;Anggunnya Sri Mulyani Kenakan Kebaya Hijau di Sidang Tahunan MPR&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kemudian, lanjut Sri Mulyani tantangan eksternaljuga harus diperhatikan. Apakah itu proyeksi ekonomi dunia melemah bahkan beberapa kali disebut resesi.
&quot;Resesi itu kontraksi dua kuartal berturut-turut dan beberapa negara yang cukup penting di dunia sudah masuk kontraksi,&quot; tutur dia.
Baca Juga: BI Harapkan Sektor Manufaktur Bisa Lepaskan Indonesia dari Middle Income Trap
Menurut dia, untuk mencapai tujuan tersebut, tantangan yang perlu hadapi harus bisa identifikasikan dengan baik. Dirinya pun telah mendesain RAPBN 2020 agar menghadapi tantangan ekonomi global.&quot;Hal tersebut ikut mengatasinya, dengan tantangan memiliki dimensi dan jangka waktu berbeda-berbeda,&quot; ungkap dia.
Dia menambahkan bahwa pihaknya akan terus mewaspadai, tantangan  eksternal pelemahan ekonomi dunia terutama oleh beberapa zona seperti  Amerika latin, Eropa, Amerika-China dan bahkan kawasan Asia sendiri  termasuk India yang jadi motor penggerak ekonomi di pasar berkembang.
&quot;Semua tantangan eksternal yang bukan dalam rangka kita cari alasan,  tapi bentuk kemampuan kita untuk mendiagnosa faktor apa yang bisa  pengaruhi upaya Indonesia dalam tujuan kita bernegara,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
