<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Banyak Perusahaan Curangi BPJS Kesehatan      </title><description>Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa banyak badan usaha yang curang dalam melaporkan data kepada BPJS Kesehatan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/21/320/2094785/sri-mulyani-banyak-perusahaan-curangi-bpjs-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/21/320/2094785/sri-mulyani-banyak-perusahaan-curangi-bpjs-kesehatan"/><item><title>Sri Mulyani: Banyak Perusahaan Curangi BPJS Kesehatan      </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/21/320/2094785/sri-mulyani-banyak-perusahaan-curangi-bpjs-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/21/320/2094785/sri-mulyani-banyak-perusahaan-curangi-bpjs-kesehatan</guid><pubDate>Rabu 21 Agustus 2019 14:46 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/21/320/2094785/sri-mulyani-banyak-perusahaan-curangi-bpjs-kesehatan-D0Y3J59E0W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/21/320/2094785/sri-mulyani-banyak-perusahaan-curangi-bpjs-kesehatan-D0Y3J59E0W.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa banyak badan usaha yang curang dalam melaporkan data kepada BPJS Kesehatan.
&quot;Banyak badan usaha yang curang misalnya jumlah karyawan yang dikurangi supaya iurannya sedikit, kemudian ada yang melaporkan gaji dikurang-kurangi,&quot; kata Sri Mulyani.
Baca Juga: Sri Mulyani Prediksi BPJS Kesehatan Akan Kembali Mengalami Defisit di 2019
Hal tersebut merupakan salah satu temuan dari audit BPKP, di mana temuan tersebut berkaitan dengan data kepesertaan dan iuran.

Beberapa temuan dari BPJS Kesehatan lainnya adalah masih banyak data yang belum terintegrasi misalnya dulu dari Jamkesda atau Jamkesmas lainnya.
Baca Juga: Sambangi DPR, Sri Mulyani Bahas Anggaran BPJS Kesehatan yang Meningkat
Menurutnya, integrasi data ini akan dapat diselesaikan dalam tahun 2019. Saran yang dapat diberikan adalah BPJS Kesehatan agar bekerja sama dengan dinas-dinas terkait agar kepatuhan meningkat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan akar permasalahan penyebab defisit keuangan BPJS Kesehatan di hadapan Komisi XI DPR.&quot;Salah satu penyebab utamanya adalah iuran BPJS Kesehatan terlalu  kecil dengan menawarkan banyak manfaat, namun risikonya juga terlalu  besar,&quot; katanya.
Kemudian penyebab kedua adalah banyak peserta BPJS PBPU yang  mendaftarkan pada saat sakit, kemudian setelah sembuh tidak membayarkan  lagi iurannya.

Selanjutnya, tingkat peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) masih  cukup rendah, sekitar 54%, sementara tingkat utilitasnya cukup tinggi.  Demikian dikutip dari Antaranews, Rabu (21/8/2019).
Dan yang terakhir adalah beban pembiayaan penyakit katastropik yang sangat besar (lebih dari 20% dari total biaya manfaat).</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa banyak badan usaha yang curang dalam melaporkan data kepada BPJS Kesehatan.
&quot;Banyak badan usaha yang curang misalnya jumlah karyawan yang dikurangi supaya iurannya sedikit, kemudian ada yang melaporkan gaji dikurang-kurangi,&quot; kata Sri Mulyani.
Baca Juga: Sri Mulyani Prediksi BPJS Kesehatan Akan Kembali Mengalami Defisit di 2019
Hal tersebut merupakan salah satu temuan dari audit BPKP, di mana temuan tersebut berkaitan dengan data kepesertaan dan iuran.

Beberapa temuan dari BPJS Kesehatan lainnya adalah masih banyak data yang belum terintegrasi misalnya dulu dari Jamkesda atau Jamkesmas lainnya.
Baca Juga: Sambangi DPR, Sri Mulyani Bahas Anggaran BPJS Kesehatan yang Meningkat
Menurutnya, integrasi data ini akan dapat diselesaikan dalam tahun 2019. Saran yang dapat diberikan adalah BPJS Kesehatan agar bekerja sama dengan dinas-dinas terkait agar kepatuhan meningkat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan akar permasalahan penyebab defisit keuangan BPJS Kesehatan di hadapan Komisi XI DPR.&quot;Salah satu penyebab utamanya adalah iuran BPJS Kesehatan terlalu  kecil dengan menawarkan banyak manfaat, namun risikonya juga terlalu  besar,&quot; katanya.
Kemudian penyebab kedua adalah banyak peserta BPJS PBPU yang  mendaftarkan pada saat sakit, kemudian setelah sembuh tidak membayarkan  lagi iurannya.

Selanjutnya, tingkat peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) masih  cukup rendah, sekitar 54%, sementara tingkat utilitasnya cukup tinggi.  Demikian dikutip dari Antaranews, Rabu (21/8/2019).
Dan yang terakhir adalah beban pembiayaan penyakit katastropik yang sangat besar (lebih dari 20% dari total biaya manfaat).</content:encoded></item></channel></rss>
