<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seberapa Berani BI Turunkan Lagi Suku Bunganya?   </title><description>Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan keputusan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Agustus</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/20/2095120/seberapa-berani-bi-turunkan-lagi-suku-bunganya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/20/2095120/seberapa-berani-bi-turunkan-lagi-suku-bunganya"/><item><title>Seberapa Berani BI Turunkan Lagi Suku Bunganya?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/20/2095120/seberapa-berani-bi-turunkan-lagi-suku-bunganya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/20/2095120/seberapa-berani-bi-turunkan-lagi-suku-bunganya</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/20/2095120/seberapa-berani-bi-turunkan-lagi-suku-bunganya-f4WG60sQsz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Pengumuman Suku Bunga Bank Indonesia</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/20/2095120/seberapa-berani-bi-turunkan-lagi-suku-bunganya-f4WG60sQsz.jpeg</image><title>Foto: Pengumuman Suku Bunga Bank Indonesia</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan keputusan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Agustus pada hari ini, Kamis (22/8/2019). Rapat tersebut sudah berlangsung sejak 21-22 Agustus 2019.
Baca Juga: Menanti Rapat Dewan Gubernur BI, Ini Prediksi BCA soal Suku Bunga Acuan
Dalam rapat bulanan itu, dewan gubernur BI akan mengumumkan kebijakan terkait suku bunga acuan (BI 7-Day Reverse Repo Rate/BI7DRR). Bank Sentral akan mengumumkan keputusan mereka untuk menahan, menurunkan, atau menaikkan suku bunga acuannya.

Pada bulan lalu, BI memang sudah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis points (bps) menjadi berada di level 5,75% dari level 6%. Suku bunga Deposit Facility (DF) menjadi di level 5% dan Lending Facility (LF) pada level 6,5%.
Baca Juga: Bos BCA Prediksi Suku Bunga BI Takkan Berkutik dari Posisi 5,75%
Keputusan itu menjadi pertama kalinya yang dilakukan BI sejak September 2017. Pada waktu itu suku bunga dipangkas sebesar 25 bps menjadi 4,25% dari sebelumnya 4,50%. Level itu dipertahankan hingga April 2018.
Kemudian pada bulan selanjutnya arah kebijakan moneter BI menjadi ketat, maka sejak Mei 2018 suku bunga acuan mulai naik menjadi 4,50% hingga November 2018 menjadi 6%. Level itu terus bertahan, sampai di Juli 2019 diberikan pelonggaran moneter ke level 5,75%.
Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, Bank Sentral memutuskan memangkas  suku bunga pada bulan lalu dengan mencermati perkembangan pasar keuangan  global, maupun kondisi ekonomi domestik.
Dia menyatakan, BI bakal terus mencermati kondisi pasar keuangan  global dan stabilitas eksternal perekonomian Indonesia dalam  mempertimbangkan penurunan suku bunga kebijakan, sejalan dengan  rendahnya inflasi dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi dalam  negeri.
&quot;Strategi operasi moneter juga tetap diarahkan untuk memastikan  ketersediaan likuiditas di pasar uang,&quot; kata dia dalam konferensi pers  di Kantor Pusat BI, Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan keputusan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Agustus pada hari ini, Kamis (22/8/2019). Rapat tersebut sudah berlangsung sejak 21-22 Agustus 2019.
Baca Juga: Menanti Rapat Dewan Gubernur BI, Ini Prediksi BCA soal Suku Bunga Acuan
Dalam rapat bulanan itu, dewan gubernur BI akan mengumumkan kebijakan terkait suku bunga acuan (BI 7-Day Reverse Repo Rate/BI7DRR). Bank Sentral akan mengumumkan keputusan mereka untuk menahan, menurunkan, atau menaikkan suku bunga acuannya.

Pada bulan lalu, BI memang sudah memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis points (bps) menjadi berada di level 5,75% dari level 6%. Suku bunga Deposit Facility (DF) menjadi di level 5% dan Lending Facility (LF) pada level 6,5%.
Baca Juga: Bos BCA Prediksi Suku Bunga BI Takkan Berkutik dari Posisi 5,75%
Keputusan itu menjadi pertama kalinya yang dilakukan BI sejak September 2017. Pada waktu itu suku bunga dipangkas sebesar 25 bps menjadi 4,25% dari sebelumnya 4,50%. Level itu dipertahankan hingga April 2018.
Kemudian pada bulan selanjutnya arah kebijakan moneter BI menjadi ketat, maka sejak Mei 2018 suku bunga acuan mulai naik menjadi 4,50% hingga November 2018 menjadi 6%. Level itu terus bertahan, sampai di Juli 2019 diberikan pelonggaran moneter ke level 5,75%.
Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, Bank Sentral memutuskan memangkas  suku bunga pada bulan lalu dengan mencermati perkembangan pasar keuangan  global, maupun kondisi ekonomi domestik.
Dia menyatakan, BI bakal terus mencermati kondisi pasar keuangan  global dan stabilitas eksternal perekonomian Indonesia dalam  mempertimbangkan penurunan suku bunga kebijakan, sejalan dengan  rendahnya inflasi dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi dalam  negeri.
&quot;Strategi operasi moneter juga tetap diarahkan untuk memastikan  ketersediaan likuiditas di pasar uang,&quot; kata dia dalam konferensi pers  di Kantor Pusat BI, Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
