<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50%   </title><description>Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-2 Agustus 2019 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/20/2095246/lagi-bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-5-50</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/20/2095246/lagi-bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-5-50"/><item><title>Lagi, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,50%   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/20/2095246/lagi-bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-5-50</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/20/2095246/lagi-bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-5-50</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/20/2095246/lagi-bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-5-50-2YtTW9RF5A.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: BI Turunkan Suku Bunga Acuan (Yohana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/20/2095246/lagi-bi-turunkan-suku-bunga-acuan-jadi-5-50-2YtTW9RF5A.jpeg</image><title>Foto: BI Turunkan Suku Bunga Acuan (Yohana/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-2 Agustus 2019 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis points (bps). Dengan demikian, suku bunga acuan BI menjadi berada di level 5,50% dari level 5,75%.
&amp;nbsp;Baca Juga: BI Diproyeksi Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Ini menjadi bulan kedua Bank Sentral menurunkan suku bunga acuannya, setelah sepanjang paruh pertama tahun 2019 memutuskan menahan suku bunga acuan. Adapun kini suku bunga Deposit Facility (DF) menjadi di level 4,75% dan Lending Facility (LF) pada level 6,25%.

&quot;Dengan mempertimbangkan ekonomi global maupun domestik, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 21-22 Agustus 2019 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (22/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Seberapa Berani BI Turunkan Lagi Suku Bunganya?
Dia menyatakan, BI terus mencermati kondisi pasar keuangan global dan stabilitas eksternal perekonomian Indonesia dalam mempertimbangkan penurunan suku bunga kebijakan. Penurunan ini, menurutnya, sejalan dengan rendahnya prakiraan inflasi dan tetap menariknya imbal hasil aset keuangan domestik.

&quot;Serta sebagai langkah pre emptive untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi ke depan di tengah perlambatan ekonomi global,&quot;kata dia.
&amp;nbsp;Sebelumnya, langkah Bank Sentral menurunkan suku bunga acuan ini tak  sesuai dengan perkiraan sejumlah ekonom. Diantaranya, Ekonom Bank  Permata Josua Pardede menyatakan, BI akan menahan suku bunga acuannya  karena didorong meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.
&amp;nbsp;
Menurutnya, eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China  mengurangi sentimen risiko dan menekan Rupiah dalam beberapa waktu  terakhir ini. Dengan pertimbangan kondisi global, menurutnya, BI akan  mengoptimalkan instrumen kebijakan lainnya ketimbang suku bunga, seperti  kebijakan makroprudensial, kebijakan operasi pasar terbuka.

&quot;Sambil menunggu waktu yang tepat untuk menurunkan tingkat suku bunga kebijakan,&quot; katanya kepada Okezone.
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-2 Agustus 2019 memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis points (bps). Dengan demikian, suku bunga acuan BI menjadi berada di level 5,50% dari level 5,75%.
&amp;nbsp;Baca Juga: BI Diproyeksi Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%
Ini menjadi bulan kedua Bank Sentral menurunkan suku bunga acuannya, setelah sepanjang paruh pertama tahun 2019 memutuskan menahan suku bunga acuan. Adapun kini suku bunga Deposit Facility (DF) menjadi di level 4,75% dan Lending Facility (LF) pada level 6,25%.

&quot;Dengan mempertimbangkan ekonomi global maupun domestik, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 21-22 Agustus 2019 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (22/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Seberapa Berani BI Turunkan Lagi Suku Bunganya?
Dia menyatakan, BI terus mencermati kondisi pasar keuangan global dan stabilitas eksternal perekonomian Indonesia dalam mempertimbangkan penurunan suku bunga kebijakan. Penurunan ini, menurutnya, sejalan dengan rendahnya prakiraan inflasi dan tetap menariknya imbal hasil aset keuangan domestik.

&quot;Serta sebagai langkah pre emptive untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi ke depan di tengah perlambatan ekonomi global,&quot;kata dia.
&amp;nbsp;Sebelumnya, langkah Bank Sentral menurunkan suku bunga acuan ini tak  sesuai dengan perkiraan sejumlah ekonom. Diantaranya, Ekonom Bank  Permata Josua Pardede menyatakan, BI akan menahan suku bunga acuannya  karena didorong meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.
&amp;nbsp;
Menurutnya, eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China  mengurangi sentimen risiko dan menekan Rupiah dalam beberapa waktu  terakhir ini. Dengan pertimbangan kondisi global, menurutnya, BI akan  mengoptimalkan instrumen kebijakan lainnya ketimbang suku bunga, seperti  kebijakan makroprudensial, kebijakan operasi pasar terbuka.

&quot;Sambil menunggu waktu yang tepat untuk menurunkan tingkat suku bunga kebijakan,&quot; katanya kepada Okezone.
</content:encoded></item></channel></rss>
