<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aksi Demo Bikin Alibaba Tunda IPO di Bursa Hong Kong      </title><description>Alibaba dikabarkan menunda pencatatan saham perdananya di Bursa Efek Hong Kong</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/278/2095136/aksi-demo-bikin-alibaba-tunda-ipo-di-bursa-hong-kong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/278/2095136/aksi-demo-bikin-alibaba-tunda-ipo-di-bursa-hong-kong"/><item><title>Aksi Demo Bikin Alibaba Tunda IPO di Bursa Hong Kong      </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/278/2095136/aksi-demo-bikin-alibaba-tunda-ipo-di-bursa-hong-kong</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/278/2095136/aksi-demo-bikin-alibaba-tunda-ipo-di-bursa-hong-kong</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/278/2095136/aksi-demo-bikin-alibaba-tunda-ipo-di-bursa-hong-kong-gZtVtsIxkS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Alibaba</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/278/2095136/aksi-demo-bikin-alibaba-tunda-ipo-di-bursa-hong-kong-gZtVtsIxkS.jpg</image><title>Foto: Alibaba</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Alibaba dikabarkan menunda pencatatan saham perdananya di Bursa Efek Hong Kong. Padahal e-commerce terbesar di China ini, akan direncanakan akan initial public offering (IPO) pada Agustus atau Oktober tahun ini.
Baca Juga: Alibaba Bukukan Pendapatan Rp239,4 Triliun, Meningkat 42%
Hingga kini belum ada jadwal resmi kapan Alibaba IPO di Bursa saham Hong Kong. Pihaknya masih melihat adanya aksi protes terus berlanjut selama 11 minggu berturut-turut  tanpa ada tanggapan dari pihak Kepolisian Hong Kong.

Melansir Business Insider, Kamis (22/8/2019), aksi protes menyebabkan bentrokan antara massa dan polisi mempengaruhi bisnis lokal yang kini menarik semua uang mereka dari ATM dan bank. Yang kemudian mengubahnya menjadi dolar AS.
Baca Juga: Kini UMKM Bisa Pakai Produk Alibaba
Aksi tersebut merubah rencana Alibaba yang mempertimbangkan akan mengumpulkan USD20 miliar hasil dari IPO. Alibaba akan memecahkan rekor IPO New York Stock Exchange sebesar untuk pertama kalinya di New York pada September 2014.Jika pencatatan saham perdana ini terus berjalan, Hong Kong akan  membuat Alibaba menjadi lebih dekat dengan investor China. Bursa Efek  Hong Kong juga akan mengambil keuntungan dari perubahan peraturan yang  telah di atur pada tahun 2018.

Andai tidak ada kerusuhan yang terjadi di Hong Kong, sebenarnya ini  adalah waktu yang tepat untuk Alibaba mendekati pasar lokal. Karena  perusahaan ini sudah berhasil menambah 98 juta pelanggan ke dalam  catatannya selama 12 bulan terakhir dan telah meraup keuntungan sebesar  USD3,1 miliar, meskipun perang dagang AS-China meningkat.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Alibaba dikabarkan menunda pencatatan saham perdananya di Bursa Efek Hong Kong. Padahal e-commerce terbesar di China ini, akan direncanakan akan initial public offering (IPO) pada Agustus atau Oktober tahun ini.
Baca Juga: Alibaba Bukukan Pendapatan Rp239,4 Triliun, Meningkat 42%
Hingga kini belum ada jadwal resmi kapan Alibaba IPO di Bursa saham Hong Kong. Pihaknya masih melihat adanya aksi protes terus berlanjut selama 11 minggu berturut-turut  tanpa ada tanggapan dari pihak Kepolisian Hong Kong.

Melansir Business Insider, Kamis (22/8/2019), aksi protes menyebabkan bentrokan antara massa dan polisi mempengaruhi bisnis lokal yang kini menarik semua uang mereka dari ATM dan bank. Yang kemudian mengubahnya menjadi dolar AS.
Baca Juga: Kini UMKM Bisa Pakai Produk Alibaba
Aksi tersebut merubah rencana Alibaba yang mempertimbangkan akan mengumpulkan USD20 miliar hasil dari IPO. Alibaba akan memecahkan rekor IPO New York Stock Exchange sebesar untuk pertama kalinya di New York pada September 2014.Jika pencatatan saham perdana ini terus berjalan, Hong Kong akan  membuat Alibaba menjadi lebih dekat dengan investor China. Bursa Efek  Hong Kong juga akan mengambil keuntungan dari perubahan peraturan yang  telah di atur pada tahun 2018.

Andai tidak ada kerusuhan yang terjadi di Hong Kong, sebenarnya ini  adalah waktu yang tepat untuk Alibaba mendekati pasar lokal. Karena  perusahaan ini sudah berhasil menambah 98 juta pelanggan ke dalam  catatannya selama 12 bulan terakhir dan telah meraup keuntungan sebesar  USD3,1 miliar, meskipun perang dagang AS-China meningkat.</content:encoded></item></channel></rss>
