<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bandara San Francisco Larang Botol Air Plastik, Bagaimana di Soetta?</title><description>Mulai Selasa 20 Agustus, San Francisco International Airport (SFO) melarang penjualan botol air dengan kemasan plastik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095181/bandara-san-francisco-larang-botol-air-plastik-bagaimana-di-soetta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095181/bandara-san-francisco-larang-botol-air-plastik-bagaimana-di-soetta"/><item><title>Bandara San Francisco Larang Botol Air Plastik, Bagaimana di Soetta?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095181/bandara-san-francisco-larang-botol-air-plastik-bagaimana-di-soetta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095181/bandara-san-francisco-larang-botol-air-plastik-bagaimana-di-soetta</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Delia Citra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/320/2095181/bandara-san-francisco-larang-botol-air-plastik-bagaimana-di-soetta-CUhoiQMwnj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Botol Plastik Dilarang Digunakan (BBC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/320/2095181/bandara-san-francisco-larang-botol-air-plastik-bagaimana-di-soetta-CUhoiQMwnj.jpg</image><title>Foto: Botol Plastik Dilarang Digunakan (BBC)</title></images><description>JAKARTA- Mulai Selasa 20 Agustus, San Francisco International Airport (SFO) melarang penjualan botol air dengan kemasan plastik. Larangan tersebut berlaku untuk semua vendor di semua area bandara.
Baca Juga: Tuntaskan 'Lingkaran Setan' Plastik, Butuh Sentuhan Teknologi
Aturan ini juga berlaku untuk semua ukuran botol air sekali pakai, tetapi tidak berlaku untuk air rasa dan minuman lainnya seperti jus dan soda.
Sebagai gantinya, pihak bandara menawarkan lebih dari 100 tempat pengisian air minum atau stasiun hidrasi kepada wisatawan untuk mengisi botol air yang dapat digunakan kembali sebelum penerbangan.

Toko-toko di Bandara San Francisco akan menjual botol air dalam bentuk kaca dan kaleng hingga alumunium  yang nantinya bisa digunakan kembali untuk wisatawan yang tidak memilikinya.
&quot;Kami bandara pertama yang kami sadari untuk menerapkan perubahan ini,&quot; kata Juru Bicara SFO Doug Yakel, dikutip dari Business Insider, Kamis (22/8/2019).
Baca Juga: Cikal Bakal Terciptanya Plastik yang Bikin Resah Menteri Susi hingga Sri Mulyani
&quot;Kami berada di posisi terdepan dalam industri ini, dan kami ingin mendorong batas inisiatif keberlanjutan&quot; sambungnnya.Sebenarnya, aturan larangan tersebut sudah ada sejak 2014 di kota San  Francisco. Tetapi aturan tersebut belum diterapkan di bandara sampai  saat ini.
Dengan adanya larangan tersebut, menjadi fase terbaru dari rencana  yang lebih luas untuk memangkas emisi karbon dan penggunaan energi  bandara menjadi nol pada 2021.
Menurut Yakel, ebelum adanya pelarangan tersebut, penjual di bandara  menjual sekitar 10.000 botol air setiap hari dan menghasilkan 28 juta  pound limbah setiap tahun.
Lalu bagaimana dengan Bandara Soekarno Hatta (Soetta)?
Sampai berita ini ditayangkan, Okezone mencoba mengkonfirmasi kepada pihak pengelola Bandara Soetta, apakah akan sama menerapakan larangan botol plastik atau tidak?</description><content:encoded>JAKARTA- Mulai Selasa 20 Agustus, San Francisco International Airport (SFO) melarang penjualan botol air dengan kemasan plastik. Larangan tersebut berlaku untuk semua vendor di semua area bandara.
Baca Juga: Tuntaskan 'Lingkaran Setan' Plastik, Butuh Sentuhan Teknologi
Aturan ini juga berlaku untuk semua ukuran botol air sekali pakai, tetapi tidak berlaku untuk air rasa dan minuman lainnya seperti jus dan soda.
Sebagai gantinya, pihak bandara menawarkan lebih dari 100 tempat pengisian air minum atau stasiun hidrasi kepada wisatawan untuk mengisi botol air yang dapat digunakan kembali sebelum penerbangan.

Toko-toko di Bandara San Francisco akan menjual botol air dalam bentuk kaca dan kaleng hingga alumunium  yang nantinya bisa digunakan kembali untuk wisatawan yang tidak memilikinya.
&quot;Kami bandara pertama yang kami sadari untuk menerapkan perubahan ini,&quot; kata Juru Bicara SFO Doug Yakel, dikutip dari Business Insider, Kamis (22/8/2019).
Baca Juga: Cikal Bakal Terciptanya Plastik yang Bikin Resah Menteri Susi hingga Sri Mulyani
&quot;Kami berada di posisi terdepan dalam industri ini, dan kami ingin mendorong batas inisiatif keberlanjutan&quot; sambungnnya.Sebenarnya, aturan larangan tersebut sudah ada sejak 2014 di kota San  Francisco. Tetapi aturan tersebut belum diterapkan di bandara sampai  saat ini.
Dengan adanya larangan tersebut, menjadi fase terbaru dari rencana  yang lebih luas untuk memangkas emisi karbon dan penggunaan energi  bandara menjadi nol pada 2021.
Menurut Yakel, ebelum adanya pelarangan tersebut, penjual di bandara  menjual sekitar 10.000 botol air setiap hari dan menghasilkan 28 juta  pound limbah setiap tahun.
Lalu bagaimana dengan Bandara Soekarno Hatta (Soetta)?
Sampai berita ini ditayangkan, Okezone mencoba mengkonfirmasi kepada pihak pengelola Bandara Soetta, apakah akan sama menerapakan larangan botol plastik atau tidak?</content:encoded></item></channel></rss>
