<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Membeli Rumah atau Mobil yang Harus Didahulukan?</title><description>Memiliki rumah bersamaan dengan mobil merupakan impian bagi banyak keluarga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095240/membeli-rumah-atau-mobil-yang-harus-didahulukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095240/membeli-rumah-atau-mobil-yang-harus-didahulukan"/><item><title>Membeli Rumah atau Mobil yang Harus Didahulukan?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095240/membeli-rumah-atau-mobil-yang-harus-didahulukan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095240/membeli-rumah-atau-mobil-yang-harus-didahulukan</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/320/2095240/membeli-rumah-atau-mobil-yang-harus-didahulukan-VzacyMNQvy.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Beli Rumah atau Mobil Dulu? (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/320/2095240/membeli-rumah-atau-mobil-yang-harus-didahulukan-VzacyMNQvy.jpeg</image><title>Foto: Beli Rumah atau Mobil Dulu? (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Memiliki rumah bersamaan dengan mobil merupakan impian bagi banyak keluarga. Namun, kondisi finansial yang terbatas membuat harus memilih salah satu di antaranya.

Bagi keluarga yang tinggal di kota besar, mobil seringkali menjadi suatu kebutuhan, di samping harganya yang juga lebih murah ketimbang sebuah rumah. Namun apakah benar lebih membeli mobil dahulu ketimbang rumah?
&amp;nbsp;Baca Juga: Kenali 1 Tanda Bahwa Keuanganmu Tidak Sehat
Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari Assad menilai, memenuhi kebutuhan papan lebih penting. Lantaran harganya yang terus meningkat setiap tahunnya.

Jika terus menunda untuk mengambil cicilan sebuah rumah, menurutnya, ke depan akan terus sulit untuk mengikuti pergerakan harga properti.

&quot;Kalau selalu bilang enggak sanggup dan terus-terusan ditunda, maka akan terus naik, jadinya malah enggak punya rumah dan terus mengontrak,&quot; katanya kepada Okezone.
&amp;nbsp;Baca Juga: 2 Langkah Jitu Terbebas dari Tagihan Kartu Kredit yang Mencekik
Dia menjelaskan, awal mengambil kredit rumah tentu akan terasa sulit  memenuhi pembayarannya, ketimbang harga mobil yang lebih murah. Namun,  biaya cicilan itu akan terasa lebih ringan ke depannya seiring dengan  kenaikan gaji.

&quot;Kalau bisa nyicil, misalnya ambil cicilan yang standar. Itu  cicilannya akan terasa enteng di tengah kenaikan gaji ke depannya,&quot; kata  dia.
&amp;nbsp;
Tejasari menyatakan, penting untuk bisa memiliki rumah bahkan sebelum  memiliki anak. Sebab, kehadiran anak tentu akan menambah pengeluaran  keluarga.

&quot;Kalau menunda-nudang harga rumah akan semakin naik, maka enggak akan  punya kemampuan beli rumah, apalagi kalau sudah punya anak, perlu biaya  sekolah dan segala macemnya,&quot; katanya.
Sedangkan mobil, lanjutnya, nilainya bisa mengalami penurunan,   berbalik dengan harga rumah, sehingga menurutnya, baik untuk mengambil   cicilan rumah yang memang memiliki nilai aset terus bertambah.

&quot;Mobil kan cepat turun harganya, apalagi kalau yang second. Seenggaknya rumah bikin punya aset yang naik terus,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Memiliki rumah bersamaan dengan mobil merupakan impian bagi banyak keluarga. Namun, kondisi finansial yang terbatas membuat harus memilih salah satu di antaranya.

Bagi keluarga yang tinggal di kota besar, mobil seringkali menjadi suatu kebutuhan, di samping harganya yang juga lebih murah ketimbang sebuah rumah. Namun apakah benar lebih membeli mobil dahulu ketimbang rumah?
&amp;nbsp;Baca Juga: Kenali 1 Tanda Bahwa Keuanganmu Tidak Sehat
Perencana Keuangan dari Tatadana Consulting Tejasari Assad menilai, memenuhi kebutuhan papan lebih penting. Lantaran harganya yang terus meningkat setiap tahunnya.

Jika terus menunda untuk mengambil cicilan sebuah rumah, menurutnya, ke depan akan terus sulit untuk mengikuti pergerakan harga properti.

&quot;Kalau selalu bilang enggak sanggup dan terus-terusan ditunda, maka akan terus naik, jadinya malah enggak punya rumah dan terus mengontrak,&quot; katanya kepada Okezone.
&amp;nbsp;Baca Juga: 2 Langkah Jitu Terbebas dari Tagihan Kartu Kredit yang Mencekik
Dia menjelaskan, awal mengambil kredit rumah tentu akan terasa sulit  memenuhi pembayarannya, ketimbang harga mobil yang lebih murah. Namun,  biaya cicilan itu akan terasa lebih ringan ke depannya seiring dengan  kenaikan gaji.

&quot;Kalau bisa nyicil, misalnya ambil cicilan yang standar. Itu  cicilannya akan terasa enteng di tengah kenaikan gaji ke depannya,&quot; kata  dia.
&amp;nbsp;
Tejasari menyatakan, penting untuk bisa memiliki rumah bahkan sebelum  memiliki anak. Sebab, kehadiran anak tentu akan menambah pengeluaran  keluarga.

&quot;Kalau menunda-nudang harga rumah akan semakin naik, maka enggak akan  punya kemampuan beli rumah, apalagi kalau sudah punya anak, perlu biaya  sekolah dan segala macemnya,&quot; katanya.
Sedangkan mobil, lanjutnya, nilainya bisa mengalami penurunan,   berbalik dengan harga rumah, sehingga menurutnya, baik untuk mengambil   cicilan rumah yang memang memiliki nilai aset terus bertambah.

&quot;Mobil kan cepat turun harganya, apalagi kalau yang second. Seenggaknya rumah bikin punya aset yang naik terus,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
