<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Kalahkan Migas, Pariwisata Sumbang Devisa Terbesar USD19,2 Miliar</title><description>Sektor pariwisata telah menjadi andalan devisa negara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095457/kalahkan-migas-pariwisata-sumbang-devisa-terbesar-usd19-2-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095457/kalahkan-migas-pariwisata-sumbang-devisa-terbesar-usd19-2-miliar"/><item><title>   Kalahkan Migas, Pariwisata Sumbang Devisa Terbesar USD19,2 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095457/kalahkan-migas-pariwisata-sumbang-devisa-terbesar-usd19-2-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/320/2095457/kalahkan-migas-pariwisata-sumbang-devisa-terbesar-usd19-2-miliar</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 20:54 WIB</pubDate><dc:creator>Kuntadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/320/2095457/kalahkan-migas-pariwisata-sumbang-devisa-terbesar-usd19-2-miliar-jSoD7MZXIt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pariwisata Sumbang Devisa Terbesar. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/320/2095457/kalahkan-migas-pariwisata-sumbang-devisa-terbesar-usd19-2-miliar-jSoD7MZXIt.jpg</image><title>Pariwisata Sumbang Devisa Terbesar. (Foto: Shutterstock)</title></images><description> 
PURWOREJO &amp;ndash; Sektor pariwisata telah menjadi andalan devisa negara. Pada tutup buku 2018, sektor ini mampu menyumbang devisa terbesar degan nilai mencapai lebih dari USD19,2 miliar. Kementerian Pariwisata akan terus menggenjot kunjungan wisatawan dengan memaksimalkan potensi destinasi Bali baru.

&amp;ldquo;Kita sudah kalahkan sektor migas. Sekarang pariwisata menjadi andalan,&amp;rdquo; kata Menteri Pariwisata Arif Yahya saat Rakor Pengembangan Kawasan Pariwisata Borobudur, di Glamping D'Loano, Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (22/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Pariwisata Ditargetkan Raih Devisa USD17,6 miliar di 2019, Bagaimana Realisasinya?
Sektor pariwisata kata Arif Yahya, akan terus digenjot agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Apalagi sektor ini dikenal lebih ramah lingkungan dan mampu menghasilkan multiplier effect yang lebih luas di masyarakat.

&amp;ldquo;Sekarang di sini tidak boleh lagi ada pohon ditebang,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Juli 2019, Cadangan Devisa Naik Jadi USD125,9 Miliar
Devisa sektor wisata ini terbesar disumbang dari Bali dengan sumbangsih mencapai 40%. Disusul Jakarta dengan 30% dan Kepulauan Riau (Kepri) dengan kontribusi 20%. Dari ketiga wilayah ini telah memberikan kontribusi hingga 90%. Sementara Yogyakarta hanya memberikan kontribusi sekitar 1,2%.

&amp;ldquo;Kontribusi Yogyakarta masih kecil hanya 1,2% dari 10 juta, atau baru sekitar 120 juta wisman,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55421/280678_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Minimnya kontribusi Yogyakarta ini, tidak lepas dari kondisi  penerbangan langsung ke luar negeri yang terbatas. Bandara Yogyakarta  sudah sangat padat sehingga penerbangan langsung ke luar negeri juga  tidak maksimal.

Namun permasalahan ini akan terselesaikan dengan dibukanya penerbangan di bandara internasional Yogyakarta (YIA).

Presiden, imbuh Arif, tiga tahun lalu telah menetapkan sejumlah  destinasi pariwisata Bali baru. Namun saat ini tinggal ada 3 destinasi  yang menjadi super prioritas. Yakni danau Toba, Borobudur dan  Mandalikan. Dalam perkembangannya adalah tambahan satu lagi yakni  Labuhan Bajo.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280679_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara destinasi ungggulan di Provinsi Babel, Jawa Barat dan di  Sulawesi Utara di kawasan Likupang yang menjadi super prioritas.  Pertumbuhan Likupang juga cukup bagus dan mampu meningkatkan kunjungan  wisatawan hingga 5 kali lipat.

D'Loano ini merupakan destinasi keempat yang telah dikunjungi.  Sebagai super prioritas maka akan ada penambahan anggaran untuk  pengembangan menjadi Rp6,4 triliun.


Anggaran ini untuk 4 destinasi super prioritas. Alokasi anggaran   borobudur Rp1,48 atau1,5 triliun di 2020. &amp;ldquo;Kementerian PUPR akan   mengalokasikan anggara pendukung.  Presiden sudah menginstruksikan agar   infrastruktur dan utilitas dasar (air listrik dan internet) harus ada,&amp;rdquo;   katanya.

Direktur Badan Otoritas Borobudur, Indah Juanita mengatakan Glamping   D'Loano ini menjadi salah satu destinasi penyangga Candi Borobudur.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280683_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Wisatawan bisa menikmati kamping di puncak bukit dengan menyuguhkan   panorama alam yang indah. Mulai dari kebun teh, hingga adventure offroad   di perbukitan. Bahkan ada juga potensi seni budaya dan juga kuliner   khas kopi.

&amp;ldquo;Kita ada tenda rumah pohon dan ini seperti laboratorium non medik,&amp;rdquo; ujarnya.

Glamping ini juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat di   tiga Kabupaten Purworejo, Kulonprogo dan Magelang yang ada dalam satu   kawasan. &quot;Ke depan akan kita bangun resort, dan menambah akses MICE,&amp;rdquo;   terangnya.</description><content:encoded> 
PURWOREJO &amp;ndash; Sektor pariwisata telah menjadi andalan devisa negara. Pada tutup buku 2018, sektor ini mampu menyumbang devisa terbesar degan nilai mencapai lebih dari USD19,2 miliar. Kementerian Pariwisata akan terus menggenjot kunjungan wisatawan dengan memaksimalkan potensi destinasi Bali baru.

&amp;ldquo;Kita sudah kalahkan sektor migas. Sekarang pariwisata menjadi andalan,&amp;rdquo; kata Menteri Pariwisata Arif Yahya saat Rakor Pengembangan Kawasan Pariwisata Borobudur, di Glamping D'Loano, Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (22/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Pariwisata Ditargetkan Raih Devisa USD17,6 miliar di 2019, Bagaimana Realisasinya?
Sektor pariwisata kata Arif Yahya, akan terus digenjot agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Apalagi sektor ini dikenal lebih ramah lingkungan dan mampu menghasilkan multiplier effect yang lebih luas di masyarakat.

&amp;ldquo;Sekarang di sini tidak boleh lagi ada pohon ditebang,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Juli 2019, Cadangan Devisa Naik Jadi USD125,9 Miliar
Devisa sektor wisata ini terbesar disumbang dari Bali dengan sumbangsih mencapai 40%. Disusul Jakarta dengan 30% dan Kepulauan Riau (Kepri) dengan kontribusi 20%. Dari ketiga wilayah ini telah memberikan kontribusi hingga 90%. Sementara Yogyakarta hanya memberikan kontribusi sekitar 1,2%.

&amp;ldquo;Kontribusi Yogyakarta masih kecil hanya 1,2% dari 10 juta, atau baru sekitar 120 juta wisman,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/01/18/55421/280678_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Minimnya kontribusi Yogyakarta ini, tidak lepas dari kondisi  penerbangan langsung ke luar negeri yang terbatas. Bandara Yogyakarta  sudah sangat padat sehingga penerbangan langsung ke luar negeri juga  tidak maksimal.

Namun permasalahan ini akan terselesaikan dengan dibukanya penerbangan di bandara internasional Yogyakarta (YIA).

Presiden, imbuh Arif, tiga tahun lalu telah menetapkan sejumlah  destinasi pariwisata Bali baru. Namun saat ini tinggal ada 3 destinasi  yang menjadi super prioritas. Yakni danau Toba, Borobudur dan  Mandalikan. Dalam perkembangannya adalah tambahan satu lagi yakni  Labuhan Bajo.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280679_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara destinasi ungggulan di Provinsi Babel, Jawa Barat dan di  Sulawesi Utara di kawasan Likupang yang menjadi super prioritas.  Pertumbuhan Likupang juga cukup bagus dan mampu meningkatkan kunjungan  wisatawan hingga 5 kali lipat.

D'Loano ini merupakan destinasi keempat yang telah dikunjungi.  Sebagai super prioritas maka akan ada penambahan anggaran untuk  pengembangan menjadi Rp6,4 triliun.


Anggaran ini untuk 4 destinasi super prioritas. Alokasi anggaran   borobudur Rp1,48 atau1,5 triliun di 2020. &amp;ldquo;Kementerian PUPR akan   mengalokasikan anggara pendukung.  Presiden sudah menginstruksikan agar   infrastruktur dan utilitas dasar (air listrik dan internet) harus ada,&amp;rdquo;   katanya.

Direktur Badan Otoritas Borobudur, Indah Juanita mengatakan Glamping   D'Loano ini menjadi salah satu destinasi penyangga Candi Borobudur.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280683_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Wisatawan bisa menikmati kamping di puncak bukit dengan menyuguhkan   panorama alam yang indah. Mulai dari kebun teh, hingga adventure offroad   di perbukitan. Bahkan ada juga potensi seni budaya dan juga kuliner   khas kopi.

&amp;ldquo;Kita ada tenda rumah pohon dan ini seperti laboratorium non medik,&amp;rdquo; ujarnya.

Glamping ini juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat di   tiga Kabupaten Purworejo, Kulonprogo dan Magelang yang ada dalam satu   kawasan. &quot;Ke depan akan kita bangun resort, dan menambah akses MICE,&amp;rdquo;   terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
