<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsep Smart City untuk Ibu Kota Baru di Mata Menteri Bappenas</title><description>Rencana pembangunan ibu kota baru di Provinsi Kalimantan akan menggunakan konsep smart city atau kota cerdas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/470/2095415/konsep-smart-city-untuk-ibu-kota-baru-di-mata-menteri-bappenas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/470/2095415/konsep-smart-city-untuk-ibu-kota-baru-di-mata-menteri-bappenas"/><item><title>Konsep Smart City untuk Ibu Kota Baru di Mata Menteri Bappenas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/470/2095415/konsep-smart-city-untuk-ibu-kota-baru-di-mata-menteri-bappenas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/22/470/2095415/konsep-smart-city-untuk-ibu-kota-baru-di-mata-menteri-bappenas</guid><pubDate>Kamis 22 Agustus 2019 19:31 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Muntinanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/22/470/2095415/konsep-smart-city-untuk-ibu-kota-baru-di-mata-menteri-bappenas-EyLZP867RO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro di UI. (Foto: Okezone.com/Wahyu Muntinanto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/22/470/2095415/konsep-smart-city-untuk-ibu-kota-baru-di-mata-menteri-bappenas-EyLZP867RO.jpg</image><title>Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro di UI. (Foto: Okezone.com/Wahyu Muntinanto)</title></images><description>DEPOK - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa rencana pembangunan ibu kota baru di Provinsi Kalimantan akan menggunakan konsep smart city atau kota cerdas.

Konsep itu nantinya haruslah berwawasan untuk menjadikan kota itu pertama berkelanjutan dan kota yang makin nyaman untuk ditinggali oleh para penduduknya
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ibu Kota Baru Indonesia, Netizen: Welcome DKI Kaltim
&quot;Konsep itu nantinya akan mengombinasikan antara kota pemerintahan berbasis keberlanjutan dan teknologi serta memperhatikan efisiensi,&quot; kata Bambang saat diskusi terbuka perencanaan dan pembangunan Ibukota Negara berbasia smart city di Indonesia di Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Kamis (22/8/2019).
&amp;nbsp;
Dalam membangun smart city atau kota cerdas berbasis teknologi pada ibu kota baru tentunya harus memperhatikan infrastruktur awal seperti air bersih, sampah, maupun gedung-gedungnya akan di desain sesuai dengan konsep berkelanjutan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kaltim Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Begini Spesifikasinya
&quot;Pertama oreantasinya memenuhi kebutuhan dasar kota misal air bersih, sanitasi limbah, jaringan listrik, layanan administrasi sampai kepada kebutuhan terkait bencana, ketertiban lalulintas maslah menurunkan kriminalitas,&quot; imbunya.

Sementara itu, dalam membantu pemerintah untuk membangun ibu kota baru di Provinsi Kalimantan akan menggunakan konsep smart city atau kota cerdas.
President Direktur PT Honeywell Indonesia Roy Kosasih mengatakan kota  cerdas berbasis teknologi yang bersahaja dan berkelanjutan bagi  lingkungan dan masyarakat bukan saja menjadi kebanggan namun juga  menjadi kota percontohan di Asean.

&quot;Karena nantinya peningkatan keselamatan publik dengan respon lebih  akurat dan cepat manajemen transportasi, listrik, pengolahan limbah atau  sanitasi serta administrasi yang baik akan terwujud pada smart city di  Ibu Kota baru dan pastinya menjadi contoh di negara Asean,&quot; ucap Roy  dalam sambutan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui Ibu Kota Negara  Republik Indonesia akan dipindahkan dari Jakarta ke salah satu tempat di  Pulau Kalimantan. Jokowi berjanji akan menyampaikan secara resmi tempat  pemindahan ibukota pada Agustus mendatang.

&amp;ldquo;Iya kan memang sudah dari dulu saya sampaikan pindah ke Kalimantan.  Nah, Kalimantannya yang Kalimantan mana yang belum. Nanti kita sampaikan  Agustuslah,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.</description><content:encoded>DEPOK - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa rencana pembangunan ibu kota baru di Provinsi Kalimantan akan menggunakan konsep smart city atau kota cerdas.

Konsep itu nantinya haruslah berwawasan untuk menjadikan kota itu pertama berkelanjutan dan kota yang makin nyaman untuk ditinggali oleh para penduduknya
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ibu Kota Baru Indonesia, Netizen: Welcome DKI Kaltim
&quot;Konsep itu nantinya akan mengombinasikan antara kota pemerintahan berbasis keberlanjutan dan teknologi serta memperhatikan efisiensi,&quot; kata Bambang saat diskusi terbuka perencanaan dan pembangunan Ibukota Negara berbasia smart city di Indonesia di Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Kamis (22/8/2019).
&amp;nbsp;
Dalam membangun smart city atau kota cerdas berbasis teknologi pada ibu kota baru tentunya harus memperhatikan infrastruktur awal seperti air bersih, sampah, maupun gedung-gedungnya akan di desain sesuai dengan konsep berkelanjutan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kaltim Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Begini Spesifikasinya
&quot;Pertama oreantasinya memenuhi kebutuhan dasar kota misal air bersih, sanitasi limbah, jaringan listrik, layanan administrasi sampai kepada kebutuhan terkait bencana, ketertiban lalulintas maslah menurunkan kriminalitas,&quot; imbunya.

Sementara itu, dalam membantu pemerintah untuk membangun ibu kota baru di Provinsi Kalimantan akan menggunakan konsep smart city atau kota cerdas.
President Direktur PT Honeywell Indonesia Roy Kosasih mengatakan kota  cerdas berbasis teknologi yang bersahaja dan berkelanjutan bagi  lingkungan dan masyarakat bukan saja menjadi kebanggan namun juga  menjadi kota percontohan di Asean.

&quot;Karena nantinya peningkatan keselamatan publik dengan respon lebih  akurat dan cepat manajemen transportasi, listrik, pengolahan limbah atau  sanitasi serta administrasi yang baik akan terwujud pada smart city di  Ibu Kota baru dan pastinya menjadi contoh di negara Asean,&quot; ucap Roy  dalam sambutan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui Ibu Kota Negara  Republik Indonesia akan dipindahkan dari Jakarta ke salah satu tempat di  Pulau Kalimantan. Jokowi berjanji akan menyampaikan secara resmi tempat  pemindahan ibukota pada Agustus mendatang.

&amp;ldquo;Iya kan memang sudah dari dulu saya sampaikan pindah ke Kalimantan.  Nah, Kalimantannya yang Kalimantan mana yang belum. Nanti kita sampaikan  Agustuslah,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
