<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ma'ruf Yakin Indonesia Jadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Islam</title><description>Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menyakini ekonomi syariah di Tanah Air akan berkembang pesat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/23/20/2095833/ma-ruf-yakin-indonesia-jadi-pusat-kebangkitan-ekonomi-islam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/23/20/2095833/ma-ruf-yakin-indonesia-jadi-pusat-kebangkitan-ekonomi-islam"/><item><title>Ma'ruf Yakin Indonesia Jadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Islam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/23/20/2095833/ma-ruf-yakin-indonesia-jadi-pusat-kebangkitan-ekonomi-islam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/23/20/2095833/ma-ruf-yakin-indonesia-jadi-pusat-kebangkitan-ekonomi-islam</guid><pubDate>Jum'at 23 Agustus 2019 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/23/20/2095833/ma-ruf-yakin-indonesia-jadi-pusat-kebangkitan-ekonomi-islam-31444CEuR5.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ma'ruf Amin Yakin Indonesia Jadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Islam. (Foto: Yohana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/23/20/2095833/ma-ruf-yakin-indonesia-jadi-pusat-kebangkitan-ekonomi-islam-31444CEuR5.jpeg</image><title>Ma'ruf Amin Yakin Indonesia Jadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Islam. (Foto: Yohana/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menyakini ekonomi syariah di Tanah Air akan berkembang pesat. Hal itu sejalan dengan dengan perkiraan meningkatkan masyarakat berpendapatan menengah (midle income group) hingga tahun 2040.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ma'ruf Amin: Pasar Ekonomi Syariah Indonesia Menjanjikan
Berdasarkan data Bappenas, pada tahun 2020 jumlah masyarakat berpenghasilan menengah diperkirakan mencapai 85 juta atau 31,3% dari total populasi 271 juta. Sementara di 2030 menjadi 165 juta atau 55,7% dari total populasi 296 juta, serta di 2040 menjadi 237 juta atau 75,7% dari total populasi 313 juta.

Dia menyatakan, berkaca pada data tersebut, masyarakat berpendapatan menengah di Indonesia akan mendominasi perekonomian Indonesia. Sehingga dapat dikatakan kelas menengah muslim mengalami peningkatan.

&quot;Itu menunjukan semakin besarnya kekuatan ekonomi Islam di Indonesia. Saya optimis Indonesia akan menjadi pusat kebangkitan ekonomi Islam,&quot; kata Ma'ruf dalam Muktamar Ke-IV Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (23/8).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ma'ruf Amin Jagokan Sri Mulyani Jadi Ketua Ahli Ekonomi Islam
Melihat potensi tersebut, Wakil Presiden RI terpilih periode  2019-2024 itu menilai, ekonomi syariah akan menjadi pilihan yang  diyakini lebih membawa keadilan, ditengah berkembangnya ekonomi  konvensional.

&quot;Sehingga dapat menjawab kebutuhan berekspresi masyarakat dalam  berekonomi, juga sekaligus dapat menjawab sisi kebutuhan spiritualnya,&quot;  kata dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/04/13/56807/288879_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momen Paslon Capres-cawapres Masuk Arena Debat Kelima Pilpres 2019&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Di sisi lain, seiring meningkatkan masyarakat berpendapatan menengah  maka turut meningkatkan pemegang rekening Lembaga Keuangan Syariah (LKS)  dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). Di mana pada tahun 2010  saja, jumlahnya diperkirakan mencapai 40 juta atau 89% dari total  masyarakat berpendapatan menengah yang berjumlah 45 juta.

&quot;Sehingga apabila kelas menengah muslim mengalami pertumbuhan  signifikan, maka secara otomatis akan menaikkan pangsa pasar ekonomi  syariah,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menyakini ekonomi syariah di Tanah Air akan berkembang pesat. Hal itu sejalan dengan dengan perkiraan meningkatkan masyarakat berpendapatan menengah (midle income group) hingga tahun 2040.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ma'ruf Amin: Pasar Ekonomi Syariah Indonesia Menjanjikan
Berdasarkan data Bappenas, pada tahun 2020 jumlah masyarakat berpenghasilan menengah diperkirakan mencapai 85 juta atau 31,3% dari total populasi 271 juta. Sementara di 2030 menjadi 165 juta atau 55,7% dari total populasi 296 juta, serta di 2040 menjadi 237 juta atau 75,7% dari total populasi 313 juta.

Dia menyatakan, berkaca pada data tersebut, masyarakat berpendapatan menengah di Indonesia akan mendominasi perekonomian Indonesia. Sehingga dapat dikatakan kelas menengah muslim mengalami peningkatan.

&quot;Itu menunjukan semakin besarnya kekuatan ekonomi Islam di Indonesia. Saya optimis Indonesia akan menjadi pusat kebangkitan ekonomi Islam,&quot; kata Ma'ruf dalam Muktamar Ke-IV Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) di Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (23/8).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ma'ruf Amin Jagokan Sri Mulyani Jadi Ketua Ahli Ekonomi Islam
Melihat potensi tersebut, Wakil Presiden RI terpilih periode  2019-2024 itu menilai, ekonomi syariah akan menjadi pilihan yang  diyakini lebih membawa keadilan, ditengah berkembangnya ekonomi  konvensional.

&quot;Sehingga dapat menjawab kebutuhan berekspresi masyarakat dalam  berekonomi, juga sekaligus dapat menjawab sisi kebutuhan spiritualnya,&quot;  kata dia.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/04/13/56807/288879_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momen Paslon Capres-cawapres Masuk Arena Debat Kelima Pilpres 2019&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Di sisi lain, seiring meningkatkan masyarakat berpendapatan menengah  maka turut meningkatkan pemegang rekening Lembaga Keuangan Syariah (LKS)  dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). Di mana pada tahun 2010  saja, jumlahnya diperkirakan mencapai 40 juta atau 89% dari total  masyarakat berpendapatan menengah yang berjumlah 45 juta.

&quot;Sehingga apabila kelas menengah muslim mengalami pertumbuhan  signifikan, maka secara otomatis akan menaikkan pangsa pasar ekonomi  syariah,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
