<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Butuh Kredit untuk Usaha? Jangan Gelap Mata, Perhatikan 6 Hal Ini</title><description>Kemajuan teknologi membuka kesempatan untuk berbisnis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/23/320/2095878/butuh-kredit-untuk-usaha-jangan-gelap-mata-perhatikan-6-hal-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/23/320/2095878/butuh-kredit-untuk-usaha-jangan-gelap-mata-perhatikan-6-hal-ini"/><item><title>   Butuh Kredit untuk Usaha? Jangan Gelap Mata, Perhatikan 6 Hal Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/23/320/2095878/butuh-kredit-untuk-usaha-jangan-gelap-mata-perhatikan-6-hal-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/23/320/2095878/butuh-kredit-untuk-usaha-jangan-gelap-mata-perhatikan-6-hal-ini</guid><pubDate>Jum'at 23 Agustus 2019 22:36 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/23/320/2095878/butuh-kredit-untuk-usaha-jangan-gelap-mata-perhatikan-6-hal-ini-qma9nOQ0Ko.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Ajukan Kredit Usaha. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/23/320/2095878/butuh-kredit-untuk-usaha-jangan-gelap-mata-perhatikan-6-hal-ini-qma9nOQ0Ko.jpg</image><title>Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Ajukan Kredit Usaha. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kemajuan teknologi membuka kesempatan untuk berbisnis. Namun apa daya jika tidak ada modal, kredit dari bank menjadi salah satu solusi.

Meski rencana usaha sudah sangat matang, tetapi jangan gelap mata. Ada 6 hal yang perlu diperhatikan agar rencana membuka usaha agar mendapat keuntungan tidak malah menjadi buntung.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pasca-Pemilu, BI: Pertumbuhan Kredit Baru Meningkat
Berikut selengkapnya seperti dikutip dari situ Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (23/8/2019).


1. Tanyakan kepada petugas bank mengenai kewajiban pokok, bunga, biaya-biaya yang dikenakan sebelum mengajukan permohonan kredit.
&amp;nbsp;Baca Juga: Revisi Pertumbuhan Kredit Bank Imbas Perang Dagang, Ini Faktanya
2. Perhitungkan kemampuan usaha Anda dalam membayar cicilan pokok atau bunga kredit yang wajib dibayar setiap bulannya.
&amp;nbsp;3. Gunakan fasilitas kredit yang diterima sesuai dengan tujuan, yakni  membiayai usaha Anda. Penyalahgunaan dana kredit dapat membahayakan  kelangsungan usaha Anda.

4. Sikap terbuka terhadap bank dengan memberi informasi yang jelas  mengenai usaha Anda akan sangat membantu bank untuk penilaian kelayakan  pemberian kredit.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280681_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
5. Pastikan Anda memahami perjanjian kredit yang akan ditandatangani.

6. Pemberian kredit dari bank merupakan ukuran kepercayaan. Jagalah  reputasi Anda dengan memenuhi kewajiban pembayaran secara tepat waktu  dan jumlah sesuai dengan perjanjian kredit, untuk menghindari nama Anda  tercantum dalam Daftar Kredit Macet
</description><content:encoded>JAKARTA - Kemajuan teknologi membuka kesempatan untuk berbisnis. Namun apa daya jika tidak ada modal, kredit dari bank menjadi salah satu solusi.

Meski rencana usaha sudah sangat matang, tetapi jangan gelap mata. Ada 6 hal yang perlu diperhatikan agar rencana membuka usaha agar mendapat keuntungan tidak malah menjadi buntung.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pasca-Pemilu, BI: Pertumbuhan Kredit Baru Meningkat
Berikut selengkapnya seperti dikutip dari situ Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (23/8/2019).


1. Tanyakan kepada petugas bank mengenai kewajiban pokok, bunga, biaya-biaya yang dikenakan sebelum mengajukan permohonan kredit.
&amp;nbsp;Baca Juga: Revisi Pertumbuhan Kredit Bank Imbas Perang Dagang, Ini Faktanya
2. Perhitungkan kemampuan usaha Anda dalam membayar cicilan pokok atau bunga kredit yang wajib dibayar setiap bulannya.
&amp;nbsp;3. Gunakan fasilitas kredit yang diterima sesuai dengan tujuan, yakni  membiayai usaha Anda. Penyalahgunaan dana kredit dapat membahayakan  kelangsungan usaha Anda.

4. Sikap terbuka terhadap bank dengan memberi informasi yang jelas  mengenai usaha Anda akan sangat membantu bank untuk penilaian kelayakan  pemberian kredit.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280681_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
5. Pastikan Anda memahami perjanjian kredit yang akan ditandatangani.

6. Pemberian kredit dari bank merupakan ukuran kepercayaan. Jagalah  reputasi Anda dengan memenuhi kewajiban pembayaran secara tepat waktu  dan jumlah sesuai dengan perjanjian kredit, untuk menghindari nama Anda  tercantum dalam Daftar Kredit Macet
</content:encoded></item></channel></rss>
