<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta di Balik Desain Ibu Kota Baru dengan Berbagai Fasilitasnya      </title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan desain seperti apa ibu kota nantinya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/25/470/2095724/fakta-di-balik-desain-ibu-kota-baru-dengan-berbagai-fasilitasnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/25/470/2095724/fakta-di-balik-desain-ibu-kota-baru-dengan-berbagai-fasilitasnya"/><item><title>Fakta di Balik Desain Ibu Kota Baru dengan Berbagai Fasilitasnya      </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/25/470/2095724/fakta-di-balik-desain-ibu-kota-baru-dengan-berbagai-fasilitasnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/25/470/2095724/fakta-di-balik-desain-ibu-kota-baru-dengan-berbagai-fasilitasnya</guid><pubDate>Minggu 25 Agustus 2019 09:16 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/23/470/2095724/fakta-di-balik-desain-ibu-kota-baru-dengan-berbagai-fasilitasnya-QCPwiA6VS1.png" expression="full" type="image/jpeg">Desain Ibu Kota Baru. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/23/470/2095724/fakta-di-balik-desain-ibu-kota-baru-dengan-berbagai-fasilitasnya-QCPwiA6VS1.png</image><title>Desain Ibu Kota Baru. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Masyarakat sudah mengetahui seperti apa gambaran ibu kota baru yang akan dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan. Sebab, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan desain seperti apa ibu kota nantinya.
Design didasari oleh visi ibu kota menjadi katalis peningkatan peradaban manusia Indonesia. Di mana, IKN harus menjadi representasi kemajuan bangsa yang unggul.
Baca Juga: Ralat IKN di Kaltim, Menteri Sofyan Nyatakan Presiden Masih Lirik 3 Provinsi
Okezone merangkum sejumlah fakta menarik soal desain ibu kota Indonesia nantinya di Kalimantan, Minggu (25/8/2019):
1. Filosofi Desain
Identitas bangsa akan diterjemahkan dalam urban design secara filosofis. Di mana akan mengambil dari pilar-pilar kebangsaan, seperti kota sebagai Simbol Identitas Negara. Kemudian, Menghimpun Keberagaman sesuai Bhineka Tunggal Ika dan memperkuat NKRI.

2. 50% Ruang Terbuka Hijau
Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, IKN akan menjaga kelestarian hutan sehingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan dibangun minimal 50% dari total luas area kota.
&quot;Ada empat visi IKN, yaitu sebagai simbol identitas bangsa, kota yang smart, green, beautiful, dansustainable, kota yang modern dan berstandar internasional, dan kota dengan tata kelola pemerintahan yang efisien dan efektif,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Menteri ATR Ralat Ucapan Ibu Kota Pindah ke Kaltim
IKN pun akan menjadi kota yang sarat dengan bangunan dan perumahan berprinsip hijau dengan efisiensi energi, air dan bahan yang tinggi, sirkulasi yang baik untuk menjamin kesehatan masyarakat serta sistem daur ulang yang terintegrasi.3. Mewujudkan keberlanjutan sosial-ekonomi-lingkungan
Sebagai Outcome perlu integrasi aspek sosial, ekonomi dan  perlindungan lingkungan. Perlu juga meminimalisir intervensi terhadap  alam. Selain itu, mengintegrasikan ruang-ruang hijau serta biru.  Mempertahankan keberadaan hutan Kalimantan.

Tak luput, public dan community space perlu diperbanyak. IKN juga  mengadopsi new urbanism dan green building, serta kualitas ruang yang  mendorong kreativitas dan produktivitas masyarakat.
4. IKN Akan Terapkan Energi Terbarukan
Menteri Bambang menekankan, IKN akan berfungsi sebagai pusat  pemerintahan, sementara fungsi lainnya masih berada di Jakarta. IKN akan  dirancang sebagai representasi identitas bangsa yang digambarkan  melalui Monumental Building, Museum, dan Cultural Exhibition Area.

&quot;Selain itu, prinsip Intelligent City dan City-in-a-Garden membuat  IKN akan mengintegrasikan sistem taman, aliran air, wetland, hutan, dan  ruang terbuka menjadi satu kesatuan,&quot; ujarnya.
&amp;ldquo;IKN juga akan memanfaatkan energi terbarukan dan rendah karbon untuk  suplai energi dan gas. Untuk efisiensi dan konservasi energi diperlukan  greenbuildingdesignmelalui penerapan Circular Water Management System,  EfficientLighting System, dan District Cooling System,&quot; ujarnya.5. Mewujudkan kota cerdas dan modern berstandar internasional
IKN menjadi Kota yang Compact, mengandalkan Teknologi Informasi dan   Komunikasi untuk mencapai Tujuan SDGs. Penataan bangunan dan lingkungan   yang compact dan inklusif.
Moda transportasi publik yang terintegrasi dan memanfaatkan teknologi   informasi dan komunikasi untuk meningkatkan produktivitas kerja.  Selain  itu, kolaborasi antara arsitektur modern dengan local wisdom.
Penerapan IKN juga melihat desain, material dan teknologi modern,   smart building dan penggunaan energi terbarukan. Di mana Desain yang   mengutamakan pada pemenuhan seluruh target Sustainable Development Goals   (SDGs) sebagai acuan pembangunan kota-kota Indonesia ke depannya.

6. Fasilitas yang Akan Disediakan
IKN juga akan menjadi kota yang berorientasi pada transportasi publik, pengguna sepeda, dan pejalan kaki yang terintegrasi.
Sistem transportasi kota didesain dengan prinsip integrasi antara   motorized dan non-motorized transport. Dengan menerapkan Integrated   Information System, Intelligent Transport System dan Innovative Public   Transportation Network dengan kemudahan berpindah antarmoda dan   perjalanan kaki maksimal lima menit ke pusat kota.
IKN juga akan mempromosikan kendaraan hemat bahan bakar dan ramah lingkungan (electricvehicles).7. Pembuangan sampah dan limbah
Untuk sistem pembuangan,  IKN mengusung Smart&amp;amp; Green Waste   Management dengan City wide waste  water system (sewerage). Pengelolaan   sampah akan dilaksanakan dengan  prinsip Wasteto Energy (WtE) dan   prinsip Circular Economy untuk sampah  (3R) dan air limbah (termasuk   meningkatkan bauran air sebagai upaya  penyediaan air bersih terpadu).

Sementara itu, sistem drainase akan meminimalkan runoff dan waktu    resapan yang maksimal dengan menggunakan material berdaya resap tinggi    (permeable), green roof di vertical housing untuk menampung dan    infiltrasi air hujan dan lokasi untuk urban garden, serta penyediaan    daerah resapan dan tampungan air.
8. Akan Ada Kampus di IKN
Di IKN akan mendorong pembangunan universitas berstandar    internasional, dan berfokus pada bidang-bidang yang mendukung    industrialisasi 4.0.9. Rumah Sakit Internasional
Di bidang kesehatan, IKN akan memiliki smart hospital berskala     Internasional yang dalam operasionalnya akan mengedepankan teknologi     informasi dan komunikasi berbasis Internet of Things (IoT) melalui     telemedicine, pengawasan penyakit menular, informasi kualitas udara, dan     penanganan kesehatan masyarakat berbasis data. Di sisi preventif.

9. Fasilitas Olahraga
IKN juga akan menjadi tuan rumah bagi sarana dan prasarana olahraga     seperti stadium nasional berskala internasional, gym center, kolam     renang publik, dan area jogging.</description><content:encoded>JAKARTA - Masyarakat sudah mengetahui seperti apa gambaran ibu kota baru yang akan dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan. Sebab, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan desain seperti apa ibu kota nantinya.
Design didasari oleh visi ibu kota menjadi katalis peningkatan peradaban manusia Indonesia. Di mana, IKN harus menjadi representasi kemajuan bangsa yang unggul.
Baca Juga: Ralat IKN di Kaltim, Menteri Sofyan Nyatakan Presiden Masih Lirik 3 Provinsi
Okezone merangkum sejumlah fakta menarik soal desain ibu kota Indonesia nantinya di Kalimantan, Minggu (25/8/2019):
1. Filosofi Desain
Identitas bangsa akan diterjemahkan dalam urban design secara filosofis. Di mana akan mengambil dari pilar-pilar kebangsaan, seperti kota sebagai Simbol Identitas Negara. Kemudian, Menghimpun Keberagaman sesuai Bhineka Tunggal Ika dan memperkuat NKRI.

2. 50% Ruang Terbuka Hijau
Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, IKN akan menjaga kelestarian hutan sehingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) akan dibangun minimal 50% dari total luas area kota.
&quot;Ada empat visi IKN, yaitu sebagai simbol identitas bangsa, kota yang smart, green, beautiful, dansustainable, kota yang modern dan berstandar internasional, dan kota dengan tata kelola pemerintahan yang efisien dan efektif,&quot; ujarnya.
Baca Juga: Menteri ATR Ralat Ucapan Ibu Kota Pindah ke Kaltim
IKN pun akan menjadi kota yang sarat dengan bangunan dan perumahan berprinsip hijau dengan efisiensi energi, air dan bahan yang tinggi, sirkulasi yang baik untuk menjamin kesehatan masyarakat serta sistem daur ulang yang terintegrasi.3. Mewujudkan keberlanjutan sosial-ekonomi-lingkungan
Sebagai Outcome perlu integrasi aspek sosial, ekonomi dan  perlindungan lingkungan. Perlu juga meminimalisir intervensi terhadap  alam. Selain itu, mengintegrasikan ruang-ruang hijau serta biru.  Mempertahankan keberadaan hutan Kalimantan.

Tak luput, public dan community space perlu diperbanyak. IKN juga  mengadopsi new urbanism dan green building, serta kualitas ruang yang  mendorong kreativitas dan produktivitas masyarakat.
4. IKN Akan Terapkan Energi Terbarukan
Menteri Bambang menekankan, IKN akan berfungsi sebagai pusat  pemerintahan, sementara fungsi lainnya masih berada di Jakarta. IKN akan  dirancang sebagai representasi identitas bangsa yang digambarkan  melalui Monumental Building, Museum, dan Cultural Exhibition Area.

&quot;Selain itu, prinsip Intelligent City dan City-in-a-Garden membuat  IKN akan mengintegrasikan sistem taman, aliran air, wetland, hutan, dan  ruang terbuka menjadi satu kesatuan,&quot; ujarnya.
&amp;ldquo;IKN juga akan memanfaatkan energi terbarukan dan rendah karbon untuk  suplai energi dan gas. Untuk efisiensi dan konservasi energi diperlukan  greenbuildingdesignmelalui penerapan Circular Water Management System,  EfficientLighting System, dan District Cooling System,&quot; ujarnya.5. Mewujudkan kota cerdas dan modern berstandar internasional
IKN menjadi Kota yang Compact, mengandalkan Teknologi Informasi dan   Komunikasi untuk mencapai Tujuan SDGs. Penataan bangunan dan lingkungan   yang compact dan inklusif.
Moda transportasi publik yang terintegrasi dan memanfaatkan teknologi   informasi dan komunikasi untuk meningkatkan produktivitas kerja.  Selain  itu, kolaborasi antara arsitektur modern dengan local wisdom.
Penerapan IKN juga melihat desain, material dan teknologi modern,   smart building dan penggunaan energi terbarukan. Di mana Desain yang   mengutamakan pada pemenuhan seluruh target Sustainable Development Goals   (SDGs) sebagai acuan pembangunan kota-kota Indonesia ke depannya.

6. Fasilitas yang Akan Disediakan
IKN juga akan menjadi kota yang berorientasi pada transportasi publik, pengguna sepeda, dan pejalan kaki yang terintegrasi.
Sistem transportasi kota didesain dengan prinsip integrasi antara   motorized dan non-motorized transport. Dengan menerapkan Integrated   Information System, Intelligent Transport System dan Innovative Public   Transportation Network dengan kemudahan berpindah antarmoda dan   perjalanan kaki maksimal lima menit ke pusat kota.
IKN juga akan mempromosikan kendaraan hemat bahan bakar dan ramah lingkungan (electricvehicles).7. Pembuangan sampah dan limbah
Untuk sistem pembuangan,  IKN mengusung Smart&amp;amp; Green Waste   Management dengan City wide waste  water system (sewerage). Pengelolaan   sampah akan dilaksanakan dengan  prinsip Wasteto Energy (WtE) dan   prinsip Circular Economy untuk sampah  (3R) dan air limbah (termasuk   meningkatkan bauran air sebagai upaya  penyediaan air bersih terpadu).

Sementara itu, sistem drainase akan meminimalkan runoff dan waktu    resapan yang maksimal dengan menggunakan material berdaya resap tinggi    (permeable), green roof di vertical housing untuk menampung dan    infiltrasi air hujan dan lokasi untuk urban garden, serta penyediaan    daerah resapan dan tampungan air.
8. Akan Ada Kampus di IKN
Di IKN akan mendorong pembangunan universitas berstandar    internasional, dan berfokus pada bidang-bidang yang mendukung    industrialisasi 4.0.9. Rumah Sakit Internasional
Di bidang kesehatan, IKN akan memiliki smart hospital berskala     Internasional yang dalam operasionalnya akan mengedepankan teknologi     informasi dan komunikasi berbasis Internet of Things (IoT) melalui     telemedicine, pengawasan penyakit menular, informasi kualitas udara, dan     penanganan kesehatan masyarakat berbasis data. Di sisi preventif.

9. Fasilitas Olahraga
IKN juga akan menjadi tuan rumah bagi sarana dan prasarana olahraga     seperti stadium nasional berskala internasional, gym center, kolam     renang publik, dan area jogging.</content:encoded></item></channel></rss>
