<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Rusus dan Rusun Petugas Lapas Nusakambangan, Pemerintah Habiskan Rp 36,65 Miliar</title><description>Kementerian PUPR membangun Rumah Susun (Rusun) dan Rumah Khusus (Rusus) untuk petugas lapas Nusakambangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/25/470/2096346/bangun-rusus-dan-rusun-petugas-lapas-nusakambangan-pemerintah-habiskan-rp-36-65-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/25/470/2096346/bangun-rusus-dan-rusun-petugas-lapas-nusakambangan-pemerintah-habiskan-rp-36-65-miliar"/><item><title>Bangun Rusus dan Rusun Petugas Lapas Nusakambangan, Pemerintah Habiskan Rp 36,65 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/25/470/2096346/bangun-rusus-dan-rusun-petugas-lapas-nusakambangan-pemerintah-habiskan-rp-36-65-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/25/470/2096346/bangun-rusus-dan-rusun-petugas-lapas-nusakambangan-pemerintah-habiskan-rp-36-65-miliar</guid><pubDate>Minggu 25 Agustus 2019 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Maghfira Nursyabila</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/25/470/2096346/bangun-rusus-dan-rusun-petugas-lapas-nusakambangan-pemerintah-habiskan-rp-36-65-miliar-ipWR1imp9X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi rusun (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/25/470/2096346/bangun-rusus-dan-rusun-petugas-lapas-nusakambangan-pemerintah-habiskan-rp-36-65-miliar-ipWR1imp9X.jpg</image><title>Ilustrasi rusun (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Rumah Susun (Rusun) dan Rumah Khusus (Rusus) untuk para petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan memiliki keluarga di pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah agar memiliki tempat hunian yang layak.

Menurut Menkumham, hunian Rusun dan Rusus tersebut sangat memberikan manfaat mengingat tugas berat yang harus diemban para petugas saat menjalankan tugas di Lapas. Di mana memiliki tingkat pengamanan superketat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mulai 1 Agustus, 939 Pedagang Tempati Rusunawa Pasar Rumput
&amp;ldquo;Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah banyak membantu dalam menyediakan hunian layak bagi pegawai Lapas Nusakambangan. Selain itu juga untuk melatih para warga binaan Lapas Nusakambangan untuk memiliki keahlian sebagai pekerja konstruksi,&amp;rdquo; Ujar Menkumham Yasonna H Laoly, yang dikutip dari Setkab, Minggu (25/8/2019).
&amp;nbsp;
Terdapat dua tower Rusun yang sudah dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR pada tahun 2018 di Nusakambangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Akhirnya, Rusunawa Pasar Rumput Selesai Dibangun
Yang pertama adalah Rusun untuk ASN Lajang yang dibangun setinggi empat lantai dan unit hunian sebanyak 50 kamar. Daya tampung Rusunawa masing-masing kamar adalah empat orang sehingga total daya tampungnya sebanyak 196 penghuni. Dan memakan biaya untuk pembangunannya sekitar Rp16,1 Miliar.
Sedangkan Rusun yang kedua adalah Rusunawa yang diperuntukkan bagi  ASN yang sudah berkeluarga. Rusun ini dibangun setinggi tiga lantai  dengan unit hunian sebanyak 42 unit. Tipe unit huniannya adalah tipe 36  dan mampu menampung 42 kepala keluarga. Anggaran untuk pembangunan Rusun  ini senilai Rp15,9 Miliar.

Setelah program Rusun selesai, Pemerintah akan membuat program  pembangunan rumah kedua adalah rumah khusus untuk ASN di Lapas Pulau  Nusakambangan. dengan total sebanyak 28 unit untuk tipe 36 dan  dilengkapi tempat tidur, meja dan kursi makan, lemari pakaian dan sofa   yang menghabiskan anggaran sebanyak Rp 4,648 Miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Rumah Susun (Rusun) dan Rumah Khusus (Rusus) untuk para petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan memiliki keluarga di pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah agar memiliki tempat hunian yang layak.

Menurut Menkumham, hunian Rusun dan Rusus tersebut sangat memberikan manfaat mengingat tugas berat yang harus diemban para petugas saat menjalankan tugas di Lapas. Di mana memiliki tingkat pengamanan superketat.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Mulai 1 Agustus, 939 Pedagang Tempati Rusunawa Pasar Rumput
&amp;ldquo;Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah banyak membantu dalam menyediakan hunian layak bagi pegawai Lapas Nusakambangan. Selain itu juga untuk melatih para warga binaan Lapas Nusakambangan untuk memiliki keahlian sebagai pekerja konstruksi,&amp;rdquo; Ujar Menkumham Yasonna H Laoly, yang dikutip dari Setkab, Minggu (25/8/2019).
&amp;nbsp;
Terdapat dua tower Rusun yang sudah dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR pada tahun 2018 di Nusakambangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Akhirnya, Rusunawa Pasar Rumput Selesai Dibangun
Yang pertama adalah Rusun untuk ASN Lajang yang dibangun setinggi empat lantai dan unit hunian sebanyak 50 kamar. Daya tampung Rusunawa masing-masing kamar adalah empat orang sehingga total daya tampungnya sebanyak 196 penghuni. Dan memakan biaya untuk pembangunannya sekitar Rp16,1 Miliar.
Sedangkan Rusun yang kedua adalah Rusunawa yang diperuntukkan bagi  ASN yang sudah berkeluarga. Rusun ini dibangun setinggi tiga lantai  dengan unit hunian sebanyak 42 unit. Tipe unit huniannya adalah tipe 36  dan mampu menampung 42 kepala keluarga. Anggaran untuk pembangunan Rusun  ini senilai Rp15,9 Miliar.

Setelah program Rusun selesai, Pemerintah akan membuat program  pembangunan rumah kedua adalah rumah khusus untuk ASN di Lapas Pulau  Nusakambangan. dengan total sebanyak 28 unit untuk tipe 36 dan  dilengkapi tempat tidur, meja dan kursi makan, lemari pakaian dan sofa   yang menghabiskan anggaran sebanyak Rp 4,648 Miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
