<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Balik 'Kuburan' Bus Transjakarta, Ini Faktanya!</title><description>Belum lama ini ada puluhan bus Transjakarta terbengkalai. Bahkan,  terdapat di dua lokasi berbeda, di Ciputat dan di Dramaga Bogor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/320/2096407/di-balik-kuburan-bus-transjakarta-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/320/2096407/di-balik-kuburan-bus-transjakarta-ini-faktanya"/><item><title>Di Balik 'Kuburan' Bus Transjakarta, Ini Faktanya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/320/2096407/di-balik-kuburan-bus-transjakarta-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/320/2096407/di-balik-kuburan-bus-transjakarta-ini-faktanya</guid><pubDate>Senin 26 Agustus 2019 07:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/25/320/2096407/di-balik-kuburan-bus-transjakarta-ini-faktanya-dynQ0FdQ0r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Transjakarta terbengkalai di Ciputat (Foto: Okezone.com/Hambali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/25/320/2096407/di-balik-kuburan-bus-transjakarta-ini-faktanya-dynQ0FdQ0r.jpg</image><title>Transjakarta terbengkalai di Ciputat (Foto: Okezone.com/Hambali)</title></images><description>JAKARTA - Belum lama ini ada puluhan bus Transjakarta terbengkalai. Bahkan, terdapat di dua lokasi berbeda, di Ciputat dan di Dramaga Bogor.

Banyak simpang siur bahwa bus tersebut merupakan tender dari China, namun isu tersebut langsung terbantahkan. Pasalnya, bus Transjakarta tersebut ternyata dimiliki oleh BUMN dalam negeri, yakni PT Industri Kereta Api Indonesia (Inka).

Oleh sebab itu, Jakarta, Senin (26/8/2019), Okezone merangkum fakta-fakta kuburan bus Transjakarta. Berikut faktanya.
&amp;nbsp;Baca juga: Bos Inka Buka-bukaan soal 'Kuburan' Bus Transjakarta
 
1. Puluhan bus Transjakarta di Bogor punya perusahaan pailit

Ratusan unit bus berlabel Transjakarta terparkir di sebuah lahan kosong di Jalan Raya Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sebagian besar bus tersebut dalam kondisi rusak.

Pantauan Okezone di lokasi, ratusan bus tersebut sudah berdebu dan usang. Rumput ilalang pun menjulang tinggi menghiasi sekeliling angkutan massal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu.

Di bagian depan kaca bus terdapat secarik kertas bertuliskan &quot;Budel Pailit PT Putera Adi Karyajaya (Dalam Pailit) putusan perkara no.21/PDT.SUS-Pailit/2018/PN. Niaga.JKt.PST, tanggal 20 September 2018 dalam pengawasan kurator dan pengadilan niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat&quot;.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Bus-Bus Transjakarta Terbengkalai di Ciputat, Catnya Sudah Memudar
&amp;nbsp;
 
2. Kuburan bus Transjakarta di Ciputat milik PT Inka

PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) memastikan bahwa puluhan Bus Transjakarta yang terbengkalai di sebuah lahan hijau kawasan Ciputat, Banten, adalah milik mereka. Puluhan armada itu hingga kini belum diserahterimakan ke Pemerintah Provinsi DKI lantaran proses pengadaan yang bermasalah pada 2013.

&quot;Belum ada serah-terima (ke Pemprov DKI), jadi masih milik INKA,&quot; kata Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Protokoler INKA Hartono.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Puluhan Bus Transjakarta Terbengkalai di Ciputat, Dipastikan Milik PT INKA
Ia menyebut pihaknya belum bisa memastikan ihwal kapan serah-terima akan dilakukan ke Pemprov DKI. Sebab hingga kini pun tidak ada kejelasan dari pihak Pemprov DKI ihwal pembatalan kontrak tersebut.

&quot;Jadi pembatalan kontraknya itu yang seperti apa? Kita kan masih belum menerima pembatalannya. Makanya ini masih proses penyelesaian,&quot; ujar Hartono.

3. Kuburan bus Transjakarta di Ciputat bukan produksi China

Direktur Utama Inka Budi Noviantoro membantah jika bus yang mangkrak  tersebut merupakan produksi China. Hal ini sekaligus membantah tudingan  jika bus yang belum dioperasikan itu mangkrak karena buatan China.

Menurutnya, paket yang dilelang dengan kasus bus produksi China ini  yang terjerat kasus hukum itu berbeda. Terkait hal ini, pihaknya sudah  menyampaikan penjelasan ke sejumlah instansi berwenang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menengok Ratusan Bus Transjakarta Terbengkalai di Dramaga Bogor
&amp;ldquo;Dan itu betul-betul diproduksi di Inka, bukan bus China. Karena dulu  itu memang ada perusahaan abal-abal demo macam-macam,&quot; kata Budi.
&amp;nbsp;
 
4. Puluhan bus Transjakarta di Ciputat mangkrak, Ini kata Bos Inka

PT Inka (Persero) buka-bukaan terkait kasus mangkraknya puluhan unit  bus Transjakarta di Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) di  Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Pasalnya, bus mangkrak tersebut  merupakan garapan Inka.

Total yang dikerjakan Inka pada saat pengadaan tahun 2013 adalah 36  unit. Sayangnya, sejak rampung dibangun, bus itu belum pernah digunakan  sama sekali.

Direktur Utama Inka Budi Noviantoro mengatakan, pihaknya sudah  mengikuti pengadaan bus tersebut sesuai prosedur pelelangan. Ketika itu,  Pemerintah Provinsi DKK Jakarta membuka lelang bus berbahan bakar gas.

&quot;Jadi pada saat pemerintah DKI melelang bus berbahan bakar gas, Inka  ikut. Lelang beneran, bukan afiliasi macem-macem. Kita menang, dan pasti  tidak ada kongkalikong,&quot; ujarnya.5. Pemprov DKI Jakarta baru bayar uang muka untuk bus Transjakarta buatan PT Inka

Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Protokoler INKA Hartono  mengatakan, saat ini proses pembayaran yang telah diberikan Pemprov DKI  hanya sebatas uang muka, yakni 20 persen dari nilai kontrak pembelian.  Namun, ia mengaku tidak ingat ihwal besaran anggaran yang telah  digelontorkan tersebut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kisah Tangisan Wanita di &quot;Kuburan Massal&quot; Bus Transjakarta
&quot;Sesuai kontrak kan membayar uang muka. Persisnya berapa harus dicek lagi,&quot; kata Hartono.
&amp;nbsp;
 
6. Mangkrak, PT Inka ogah kembalikan uang muka ke Pemprov DKI

Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Protokoler PT Industri Kereta  Api Indonesia (INKA) Hartono mengatakan pihaknya tidak ingin  mengembalikan uang muka atau down payment (DP) yang telah dibayar  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat pembayaran pengadaan Bus  Transjakarta pada 2013.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Picu Kriminalitas, Keberadaan Ratusan Bus Transjakarta di Bogor Resahkan Warga
Puluhan Bus Transjakarta itu sendiri diketahui saat ini terbengkalai  di sebuah lahan hijau kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. PT  INKA memastikan bus-bus itu masih milik mereka, sebab belum  diserahterimakan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

&quot;INKA sudah mendapatkan uang muka. Nah, ini INKA kan maunya kalau itu  dibatalkan, kan bukan dari kita yang membatalkan. Ya INKA maunya enggak  mengembalikan uang muka dong,&quot; kata Hartono.</description><content:encoded>JAKARTA - Belum lama ini ada puluhan bus Transjakarta terbengkalai. Bahkan, terdapat di dua lokasi berbeda, di Ciputat dan di Dramaga Bogor.

Banyak simpang siur bahwa bus tersebut merupakan tender dari China, namun isu tersebut langsung terbantahkan. Pasalnya, bus Transjakarta tersebut ternyata dimiliki oleh BUMN dalam negeri, yakni PT Industri Kereta Api Indonesia (Inka).

Oleh sebab itu, Jakarta, Senin (26/8/2019), Okezone merangkum fakta-fakta kuburan bus Transjakarta. Berikut faktanya.
&amp;nbsp;Baca juga: Bos Inka Buka-bukaan soal 'Kuburan' Bus Transjakarta
 
1. Puluhan bus Transjakarta di Bogor punya perusahaan pailit

Ratusan unit bus berlabel Transjakarta terparkir di sebuah lahan kosong di Jalan Raya Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sebagian besar bus tersebut dalam kondisi rusak.

Pantauan Okezone di lokasi, ratusan bus tersebut sudah berdebu dan usang. Rumput ilalang pun menjulang tinggi menghiasi sekeliling angkutan massal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu.

Di bagian depan kaca bus terdapat secarik kertas bertuliskan &quot;Budel Pailit PT Putera Adi Karyajaya (Dalam Pailit) putusan perkara no.21/PDT.SUS-Pailit/2018/PN. Niaga.JKt.PST, tanggal 20 September 2018 dalam pengawasan kurator dan pengadilan niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat&quot;.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Bus-Bus Transjakarta Terbengkalai di Ciputat, Catnya Sudah Memudar
&amp;nbsp;
 
2. Kuburan bus Transjakarta di Ciputat milik PT Inka

PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) memastikan bahwa puluhan Bus Transjakarta yang terbengkalai di sebuah lahan hijau kawasan Ciputat, Banten, adalah milik mereka. Puluhan armada itu hingga kini belum diserahterimakan ke Pemerintah Provinsi DKI lantaran proses pengadaan yang bermasalah pada 2013.

&quot;Belum ada serah-terima (ke Pemprov DKI), jadi masih milik INKA,&quot; kata Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Protokoler INKA Hartono.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Puluhan Bus Transjakarta Terbengkalai di Ciputat, Dipastikan Milik PT INKA
Ia menyebut pihaknya belum bisa memastikan ihwal kapan serah-terima akan dilakukan ke Pemprov DKI. Sebab hingga kini pun tidak ada kejelasan dari pihak Pemprov DKI ihwal pembatalan kontrak tersebut.

&quot;Jadi pembatalan kontraknya itu yang seperti apa? Kita kan masih belum menerima pembatalannya. Makanya ini masih proses penyelesaian,&quot; ujar Hartono.

3. Kuburan bus Transjakarta di Ciputat bukan produksi China

Direktur Utama Inka Budi Noviantoro membantah jika bus yang mangkrak  tersebut merupakan produksi China. Hal ini sekaligus membantah tudingan  jika bus yang belum dioperasikan itu mangkrak karena buatan China.

Menurutnya, paket yang dilelang dengan kasus bus produksi China ini  yang terjerat kasus hukum itu berbeda. Terkait hal ini, pihaknya sudah  menyampaikan penjelasan ke sejumlah instansi berwenang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menengok Ratusan Bus Transjakarta Terbengkalai di Dramaga Bogor
&amp;ldquo;Dan itu betul-betul diproduksi di Inka, bukan bus China. Karena dulu  itu memang ada perusahaan abal-abal demo macam-macam,&quot; kata Budi.
&amp;nbsp;
 
4. Puluhan bus Transjakarta di Ciputat mangkrak, Ini kata Bos Inka

PT Inka (Persero) buka-bukaan terkait kasus mangkraknya puluhan unit  bus Transjakarta di Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) di  Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Pasalnya, bus mangkrak tersebut  merupakan garapan Inka.

Total yang dikerjakan Inka pada saat pengadaan tahun 2013 adalah 36  unit. Sayangnya, sejak rampung dibangun, bus itu belum pernah digunakan  sama sekali.

Direktur Utama Inka Budi Noviantoro mengatakan, pihaknya sudah  mengikuti pengadaan bus tersebut sesuai prosedur pelelangan. Ketika itu,  Pemerintah Provinsi DKK Jakarta membuka lelang bus berbahan bakar gas.

&quot;Jadi pada saat pemerintah DKI melelang bus berbahan bakar gas, Inka  ikut. Lelang beneran, bukan afiliasi macem-macem. Kita menang, dan pasti  tidak ada kongkalikong,&quot; ujarnya.5. Pemprov DKI Jakarta baru bayar uang muka untuk bus Transjakarta buatan PT Inka

Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Protokoler INKA Hartono  mengatakan, saat ini proses pembayaran yang telah diberikan Pemprov DKI  hanya sebatas uang muka, yakni 20 persen dari nilai kontrak pembelian.  Namun, ia mengaku tidak ingat ihwal besaran anggaran yang telah  digelontorkan tersebut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kisah Tangisan Wanita di &quot;Kuburan Massal&quot; Bus Transjakarta
&quot;Sesuai kontrak kan membayar uang muka. Persisnya berapa harus dicek lagi,&quot; kata Hartono.
&amp;nbsp;
 
6. Mangkrak, PT Inka ogah kembalikan uang muka ke Pemprov DKI

Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Protokoler PT Industri Kereta  Api Indonesia (INKA) Hartono mengatakan pihaknya tidak ingin  mengembalikan uang muka atau down payment (DP) yang telah dibayar  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat pembayaran pengadaan Bus  Transjakarta pada 2013.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Picu Kriminalitas, Keberadaan Ratusan Bus Transjakarta di Bogor Resahkan Warga
Puluhan Bus Transjakarta itu sendiri diketahui saat ini terbengkalai  di sebuah lahan hijau kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. PT  INKA memastikan bus-bus itu masih milik mereka, sebab belum  diserahterimakan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

&quot;INKA sudah mendapatkan uang muka. Nah, ini INKA kan maunya kalau itu  dibatalkan, kan bukan dari kita yang membatalkan. Ya INKA maunya enggak  mengembalikan uang muka dong,&quot; kata Hartono.</content:encoded></item></channel></rss>
