<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menjajal Jalur Kereta Sukabumi-Ciranjang, Peninggalan Zaman Belanda yang Penuh Sejarah   </title><description>Kemenhub mengaktifkan kembali atau reaktivasi jalur kereta Sukabumi-Cianjur-Ciranjang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/320/2096819/menjajal-jalur-kereta-sukabumi-ciranjang-peninggalan-zaman-belanda-yang-penuh-sejarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/320/2096819/menjajal-jalur-kereta-sukabumi-ciranjang-peninggalan-zaman-belanda-yang-penuh-sejarah"/><item><title>Menjajal Jalur Kereta Sukabumi-Ciranjang, Peninggalan Zaman Belanda yang Penuh Sejarah   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/320/2096819/menjajal-jalur-kereta-sukabumi-ciranjang-peninggalan-zaman-belanda-yang-penuh-sejarah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/320/2096819/menjajal-jalur-kereta-sukabumi-ciranjang-peninggalan-zaman-belanda-yang-penuh-sejarah</guid><pubDate>Senin 26 Agustus 2019 17:34 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/26/320/2096819/menjajal-jalur-kereta-sukabumi-ciranjang-peninggalan-zaman-belanda-yang-penuh-sejarah-LGgEwW5waO.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">KA Sukabumi-Ciranjang. (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/26/320/2096819/menjajal-jalur-kereta-sukabumi-ciranjang-peninggalan-zaman-belanda-yang-penuh-sejarah-LGgEwW5waO.jpeg</image><title>KA Sukabumi-Ciranjang. (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)</title></images><description> 
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengaktifkan kembali atau reaktivasi jalur kereta Sukabumi-Cianjur-Ciranjang. Reaktivasi jalur kereta ini lanjutan setelah sebelumnya Kemenhub lebih dulu mengaktivkan jalur Kereta Bogor-Sukabumi.
Pada Senin (26/8/2019), Okezone berkesempatan untuk mencoba jalur kereta baru yang kembali diaktifkan sejak zaman Belanda itu. Okezone berangkat dari Stasiun Sukabumi menggunakan kereta api (KA) Siliwangi.
Baca Juga: Jalur Kereta Rangkasbitung-Labuan Kembali Diaktifkan
Penumpang yang mau menggunakan kereta ini bisa membeli tiket yang tersedia di loket Stasiun Sukabumi dengan harga Rp3.000 per penumpang. Setelah mendapatkan tiket, para penumpang bisa naik kereta yang terdiri dari empat gerbong ekonomi.
Dalam kereta tersedia kursi yang diperuntukan untuk tiga dan dan dua penumpang. Saat memasuki kereta, terlihat setiap gerbong yang cukup penuh, apalagi kereta yang kembali beroperasi setelah sekian lama tak ada transportasi berbasis rel.

Masing-masing kursi terletak berhadapan baik itu yang untuk dua penumpang maupun tiga penumpang. Meskipun kereta kelas ekonomi, namun kereta ini dilengkapi oleh air conditioner (ac) alias pendingin ruangan.
Baca Juga: Proyek Double-Double Track Cakung-Cikarang Terhambat Minimnya Anggaran
Setelah duduk ditempat duduk sesuai nomor kursi, kereta Siliwangi berangkat dari Stasiun Sukabumi pada pukul 10.50 WIB. Selama menyusuri jalur kereta era peninggalan Belanda ini, para penumpang  disajikan pemandangan sawah yang cukup indah.

Tak hanya itu, para penumpang juga bisa melihat dari dekat pemukiman  penduduk yang jaraknya sangat dekat dengan rel kereta. Ada salah satu  sensasi lain yang bisa dinikamati penumpang karena akan melewati  terowongan yang cukup panjang.
Dalam perjalanan, kereta Siliwangi melewatu enam stasiun. Keenam  stasiun itu yakni Stasiun Gandasoli, Cireungas, Lampengan, Cibeber,  Cianjur dan Ciranjang.

Setelah dua jam menempuh perjalanan akhirnya kereta sampai di tempat tujuan. Kereta sampai sekitar pukul 12.50 WIB.
Sebagai informasi, dalam sehari kereta Siliwangi melayani enam kali  perjalanan. Enam kali perjalanan ini terdiri dari tiga perjalanan menuju  Ciranjang dan tiga lagi menuju Sukabumi</description><content:encoded> 
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengaktifkan kembali atau reaktivasi jalur kereta Sukabumi-Cianjur-Ciranjang. Reaktivasi jalur kereta ini lanjutan setelah sebelumnya Kemenhub lebih dulu mengaktivkan jalur Kereta Bogor-Sukabumi.
Pada Senin (26/8/2019), Okezone berkesempatan untuk mencoba jalur kereta baru yang kembali diaktifkan sejak zaman Belanda itu. Okezone berangkat dari Stasiun Sukabumi menggunakan kereta api (KA) Siliwangi.
Baca Juga: Jalur Kereta Rangkasbitung-Labuan Kembali Diaktifkan
Penumpang yang mau menggunakan kereta ini bisa membeli tiket yang tersedia di loket Stasiun Sukabumi dengan harga Rp3.000 per penumpang. Setelah mendapatkan tiket, para penumpang bisa naik kereta yang terdiri dari empat gerbong ekonomi.
Dalam kereta tersedia kursi yang diperuntukan untuk tiga dan dan dua penumpang. Saat memasuki kereta, terlihat setiap gerbong yang cukup penuh, apalagi kereta yang kembali beroperasi setelah sekian lama tak ada transportasi berbasis rel.

Masing-masing kursi terletak berhadapan baik itu yang untuk dua penumpang maupun tiga penumpang. Meskipun kereta kelas ekonomi, namun kereta ini dilengkapi oleh air conditioner (ac) alias pendingin ruangan.
Baca Juga: Proyek Double-Double Track Cakung-Cikarang Terhambat Minimnya Anggaran
Setelah duduk ditempat duduk sesuai nomor kursi, kereta Siliwangi berangkat dari Stasiun Sukabumi pada pukul 10.50 WIB. Selama menyusuri jalur kereta era peninggalan Belanda ini, para penumpang  disajikan pemandangan sawah yang cukup indah.

Tak hanya itu, para penumpang juga bisa melihat dari dekat pemukiman  penduduk yang jaraknya sangat dekat dengan rel kereta. Ada salah satu  sensasi lain yang bisa dinikamati penumpang karena akan melewati  terowongan yang cukup panjang.
Dalam perjalanan, kereta Siliwangi melewatu enam stasiun. Keenam  stasiun itu yakni Stasiun Gandasoli, Cireungas, Lampengan, Cibeber,  Cianjur dan Ciranjang.

Setelah dua jam menempuh perjalanan akhirnya kereta sampai di tempat tujuan. Kereta sampai sekitar pukul 12.50 WIB.
Sebagai informasi, dalam sehari kereta Siliwangi melayani enam kali  perjalanan. Enam kali perjalanan ini terdiri dari tiga perjalanan menuju  Ciranjang dan tiga lagi menuju Sukabumi</content:encoded></item></channel></rss>
