<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>1,5 Juta PNS Belum Punya Rumah, Ini Caranya Bisa Beli di Usia 18 Tahun</title><description>PT Bank Tabungan Negara (Persero) menyalurkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) ke Aparatur Sipil Negara (ASN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/470/2096621/1-5-juta-pns-belum-punya-rumah-ini-caranya-bisa-beli-di-usia-18-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/470/2096621/1-5-juta-pns-belum-punya-rumah-ini-caranya-bisa-beli-di-usia-18-tahun"/><item><title>1,5 Juta PNS Belum Punya Rumah, Ini Caranya Bisa Beli di Usia 18 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/470/2096621/1-5-juta-pns-belum-punya-rumah-ini-caranya-bisa-beli-di-usia-18-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/470/2096621/1-5-juta-pns-belum-punya-rumah-ini-caranya-bisa-beli-di-usia-18-tahun</guid><pubDate>Senin 26 Agustus 2019 11:47 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/26/470/2096621/1-5-juta-pns-belum-punya-rumah-ini-caranya-bisa-beli-di-usia-18-tahun-PxucQddH3Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PNS 18 Tahun Bisa Beli Rumah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/26/470/2096621/1-5-juta-pns-belum-punya-rumah-ini-caranya-bisa-beli-di-usia-18-tahun-PxucQddH3Z.jpg</image><title>PNS 18 Tahun Bisa Beli Rumah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PALEMBANG - PT Bank Tabungan Negara (Persero) menyalurkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) ke Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Polri serta TNI di Palembang melalui kerja sama dengan pengembang Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya Land atau BPS Land.
Direktur Bank BTN R Mahelan Prabantarikso mengatakan KPR mudah diserap sesuai dengan nota kesepahaman yang telah dibuat bersama pemerintah.
&amp;ldquo;Kami juga membantu pencapaian target program sejuta rumah yang sudah dicanangkan pemerintah dan untuk mendukung amanat presiden untuk mempercepat penyediaan rumah bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah,&amp;rdquo; katanya usai mendampingi Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Khalawi Abdul Hamid dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
&amp;nbsp;Baca Juga: BTN Bakal Salurkan Kredit Baru Rp7,2 Triliun
Mahelan menjelaskan Bank BTN memberikan sejumlah penawaran khusus bagi calon nasabah yang berminat memiliki hunian di BPS Land yang berlokasi di Kota Palembang tersebut.
&amp;ldquo;Pada tahap awal, kami berharap dengan penawaran menarik ini sekitar 500 orang dari ASN, TNI maupun Polri berminat mengajukan KPR di Bank BTN,&amp;rdquo; kata Mahelan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tingkatkan Penyaluran KPR, BTN Gandeng TNI
Jumlah kebutuhan rumah untuk aparatur sipil negara atau disebut juga PNS (Pegawai Negeri Sipil), beserta anggota TNI-Polri, total diperkirakan mencapai 1.580.000. Jumlah itu terdiri dari 945 ribu ASN, 275 ribu TNI, dan 360 ribu anggota Polri yang belum memiliki rumah yang layak.
&quot;Dengan melihat kebutuhan perumahan bagi ASN, TNI dan Polri yang cukup besar tersebut, Bank BTN akan mengupayakan program pembiayaan rumah yang terjangkau dan akses KPR yang mudah agar seluruh masyarakat dapat mewujudkan rumah impiannya,&quot; kata Mahelan.
&amp;nbsp;Sekadar informasi, BPS land merupakan proyek perumahan yang dibangun  oleh PT Cipta Arsigriya di atas lahan seluas 50 hektare dengan target  pembangunan rumah sebanyak 3.000 unit.
Penawaran Bank BTN untuk proyek tersebut di antaranya, uang muka  mulai dari 1%, KPR juga bisa diberikan kepada ASN, TNI atau Polri yang  usianya masih di bawah 21 tahun atau minimal 18 tahun pada saat  perjanjian akad kredit dan belum.
&amp;nbsp;
Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Bank BTN tidak hanya  mengandalkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP, tapi  juga program lain, di antaranya BP2B atau Bantuan Pembiayaan Perumahan  Berbasis Tabungan (BP2BT).
Program tersebut merupakan bantuan pemerintah yang diberikan kepada  masyarakat berpenghasilan rendah yang telah mempunyai tabungan dalam  rangka pemenuhan sebagian uang muka perolehan rumah atau sebagian dana  untuk pembangunan rumah swadaya melalui kredit/pembiayaan bank  pelaksana. Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Senin (26/8/2019).
Program lainnya adalah mengoptimalkan KPR BTN mikro dengan skema  akademisi-komunitas bisnis - dan government atau pemerintah (ABCG)  maupun skema yang tidak melibatkan akademisi.
&amp;nbsp;
Skema ABCG memfokuskan pada pembiayaan KPR dengan debitur berbasis  komunitas yang didukung oleh pemerintah daerah setempat dan lembaga   pendidikan serta dibantu proses pembiayaan oleh bank.
&amp;ldquo;Kami melibatkan banyak pihak untuk dapat memberikan pelayanan KPR  terbaik bagi masyarakat dan mendukung pemerintah dalam Program Sejuta  Rumah,&amp;rdquo; ujar dia.</description><content:encoded>PALEMBANG - PT Bank Tabungan Negara (Persero) menyalurkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) ke Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Polri serta TNI di Palembang melalui kerja sama dengan pengembang Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya Land atau BPS Land.
Direktur Bank BTN R Mahelan Prabantarikso mengatakan KPR mudah diserap sesuai dengan nota kesepahaman yang telah dibuat bersama pemerintah.
&amp;ldquo;Kami juga membantu pencapaian target program sejuta rumah yang sudah dicanangkan pemerintah dan untuk mendukung amanat presiden untuk mempercepat penyediaan rumah bagi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah,&amp;rdquo; katanya usai mendampingi Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Khalawi Abdul Hamid dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
&amp;nbsp;Baca Juga: BTN Bakal Salurkan Kredit Baru Rp7,2 Triliun
Mahelan menjelaskan Bank BTN memberikan sejumlah penawaran khusus bagi calon nasabah yang berminat memiliki hunian di BPS Land yang berlokasi di Kota Palembang tersebut.
&amp;ldquo;Pada tahap awal, kami berharap dengan penawaran menarik ini sekitar 500 orang dari ASN, TNI maupun Polri berminat mengajukan KPR di Bank BTN,&amp;rdquo; kata Mahelan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tingkatkan Penyaluran KPR, BTN Gandeng TNI
Jumlah kebutuhan rumah untuk aparatur sipil negara atau disebut juga PNS (Pegawai Negeri Sipil), beserta anggota TNI-Polri, total diperkirakan mencapai 1.580.000. Jumlah itu terdiri dari 945 ribu ASN, 275 ribu TNI, dan 360 ribu anggota Polri yang belum memiliki rumah yang layak.
&quot;Dengan melihat kebutuhan perumahan bagi ASN, TNI dan Polri yang cukup besar tersebut, Bank BTN akan mengupayakan program pembiayaan rumah yang terjangkau dan akses KPR yang mudah agar seluruh masyarakat dapat mewujudkan rumah impiannya,&quot; kata Mahelan.
&amp;nbsp;Sekadar informasi, BPS land merupakan proyek perumahan yang dibangun  oleh PT Cipta Arsigriya di atas lahan seluas 50 hektare dengan target  pembangunan rumah sebanyak 3.000 unit.
Penawaran Bank BTN untuk proyek tersebut di antaranya, uang muka  mulai dari 1%, KPR juga bisa diberikan kepada ASN, TNI atau Polri yang  usianya masih di bawah 21 tahun atau minimal 18 tahun pada saat  perjanjian akad kredit dan belum.
&amp;nbsp;
Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Bank BTN tidak hanya  mengandalkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP, tapi  juga program lain, di antaranya BP2B atau Bantuan Pembiayaan Perumahan  Berbasis Tabungan (BP2BT).
Program tersebut merupakan bantuan pemerintah yang diberikan kepada  masyarakat berpenghasilan rendah yang telah mempunyai tabungan dalam  rangka pemenuhan sebagian uang muka perolehan rumah atau sebagian dana  untuk pembangunan rumah swadaya melalui kredit/pembiayaan bank  pelaksana. Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Senin (26/8/2019).
Program lainnya adalah mengoptimalkan KPR BTN mikro dengan skema  akademisi-komunitas bisnis - dan government atau pemerintah (ABCG)  maupun skema yang tidak melibatkan akademisi.
&amp;nbsp;
Skema ABCG memfokuskan pada pembiayaan KPR dengan debitur berbasis  komunitas yang didukung oleh pemerintah daerah setempat dan lembaga   pendidikan serta dibantu proses pembiayaan oleh bank.
&amp;ldquo;Kami melibatkan banyak pihak untuk dapat memberikan pelayanan KPR  terbaik bagi masyarakat dan mendukung pemerintah dalam Program Sejuta  Rumah,&amp;rdquo; ujar dia.</content:encoded></item></channel></rss>
