<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komunitas Warteg Nusantara Tolak Ibu Kota Pindah</title><description>Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) menolak rencana pemindahan ibu kota ke tempat baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/470/2096659/komunitas-warteg-nusantara-tolak-ibu-kota-pindah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/470/2096659/komunitas-warteg-nusantara-tolak-ibu-kota-pindah"/><item><title>Komunitas Warteg Nusantara Tolak Ibu Kota Pindah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/470/2096659/komunitas-warteg-nusantara-tolak-ibu-kota-pindah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/26/470/2096659/komunitas-warteg-nusantara-tolak-ibu-kota-pindah</guid><pubDate>Senin 26 Agustus 2019 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/26/470/2096659/komunitas-warteg-nusantara-tolak-ibu-kota-pindah-ohKZN2GtsC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komunitas Warteg Nusantara Tolak Ibu Kota Pindah (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/26/470/2096659/komunitas-warteg-nusantara-tolak-ibu-kota-pindah-ohKZN2GtsC.jpg</image><title>Komunitas Warteg Nusantara Tolak Ibu Kota Pindah (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) menolak rencana pemindahan ibu kota ke tempat baru yang diwacanakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Kowantara Mukroni membeberkan, sejumlah alasan mengapa pihaknya menolaknya ibu kota dipindah dari DKI Jakarta ke Kalimantan.

&quot;Pemindahan ibu kota membutuhkan anggaran yang cukup besar, sementara situasi ekonomi negara ini belum stabil,&quot; katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Jakarta, Senin (26/8/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Umumkan Lokasi Ibu Kota Baru, Harga Tanah Langsung Meroket?
 
Berikut alasannya:
1.    Daya beli masyarakat yang semakin turun
2.    Naiknya harga bahan-bahan pokok
3.    Pendapat usaha kecil semakin menurun terutama warung-warung makan kecil seperti warteg dan lainnya yang sepi dari pembeli karena daya beli masyarakat yang semakin sulit
4.    Kesempatan kerja yang semakin sempit akibat dari banyak perusahaan yang tutup dan ini mengakibatkan penganguran semakin besar dan tentunya  kemiskinan semakin tinggi.
5.    Utang negara semakin membesar
&amp;nbsp;Baca Juga: Perbedaan Alasan Pemindahan Ibu Kota Jokowi dengan Soekarno
Kowantara meminta pemerintah untuk fokus mengatasi ekonomi untuk dijadikan prioritas utama seperti daya beli masyarakat yang semakin turun, harga-harga bahan pokok yang tinggi, pengangguran semakin besar, kemiskinan yang tinggi, dan utang negara semakin menumpuk,

&quot;Masalah-masalah ekonomi tersebut yang wajib segera diatasi dan dijadikan prioritas utama pemerintah dalam mensejahterahkan rakyatnya bukan mewacanakan pemindahan ibu kota yang justru menambah masalah-masalah baru nantinya,&quot; ujar Mukroni.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) menolak rencana pemindahan ibu kota ke tempat baru yang diwacanakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Kowantara Mukroni membeberkan, sejumlah alasan mengapa pihaknya menolaknya ibu kota dipindah dari DKI Jakarta ke Kalimantan.

&quot;Pemindahan ibu kota membutuhkan anggaran yang cukup besar, sementara situasi ekonomi negara ini belum stabil,&quot; katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Jakarta, Senin (26/8/2018).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Umumkan Lokasi Ibu Kota Baru, Harga Tanah Langsung Meroket?
 
Berikut alasannya:
1.    Daya beli masyarakat yang semakin turun
2.    Naiknya harga bahan-bahan pokok
3.    Pendapat usaha kecil semakin menurun terutama warung-warung makan kecil seperti warteg dan lainnya yang sepi dari pembeli karena daya beli masyarakat yang semakin sulit
4.    Kesempatan kerja yang semakin sempit akibat dari banyak perusahaan yang tutup dan ini mengakibatkan penganguran semakin besar dan tentunya  kemiskinan semakin tinggi.
5.    Utang negara semakin membesar
&amp;nbsp;Baca Juga: Perbedaan Alasan Pemindahan Ibu Kota Jokowi dengan Soekarno
Kowantara meminta pemerintah untuk fokus mengatasi ekonomi untuk dijadikan prioritas utama seperti daya beli masyarakat yang semakin turun, harga-harga bahan pokok yang tinggi, pengangguran semakin besar, kemiskinan yang tinggi, dan utang negara semakin menumpuk,

&quot;Masalah-masalah ekonomi tersebut yang wajib segera diatasi dan dijadikan prioritas utama pemerintah dalam mensejahterahkan rakyatnya bukan mewacanakan pemindahan ibu kota yang justru menambah masalah-masalah baru nantinya,&quot; ujar Mukroni.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
