<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Ekonomi Global 2020 Tergantung RI, Sri Mulyani: Waspada Tanpa Pesimis</title><description>Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi global di 2020 akan bertumpu pada pertumbuhan ekonomi beberapa negara berkembang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/20/2097169/ekonomi-global-2020-tergantung-ri-sri-mulyani-waspada-tanpa-pesimis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/20/2097169/ekonomi-global-2020-tergantung-ri-sri-mulyani-waspada-tanpa-pesimis"/><item><title>   Ekonomi Global 2020 Tergantung RI, Sri Mulyani: Waspada Tanpa Pesimis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/20/2097169/ekonomi-global-2020-tergantung-ri-sri-mulyani-waspada-tanpa-pesimis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/20/2097169/ekonomi-global-2020-tergantung-ri-sri-mulyani-waspada-tanpa-pesimis</guid><pubDate>Selasa 27 Agustus 2019 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/27/20/2097169/ekonomi-global-2020-tergantung-ri-sri-mulyani-waspada-tanpa-pesimis-z7ZpdT9lER.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Global 2020 Tergantung RI (Foto: Sri Mulyani/Instagram Sri Mulyani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/27/20/2097169/ekonomi-global-2020-tergantung-ri-sri-mulyani-waspada-tanpa-pesimis-z7ZpdT9lER.jpg</image><title>Ekonomi Global 2020 Tergantung RI (Foto: Sri Mulyani/Instagram Sri Mulyani)</title></images><description> 
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi global di 2020 akan bertumpu pada pertumbuhan ekonomi beberapa negara berkembang, seperti pertumbuhan yang tetap solid di India, Indonesia, dan Vietnam.
&amp;nbsp;Baca Juga: Paripurna, Banyak Bangku Kosong saat Sri Mulyani Tanggapi DPR soal RAPBN 2020
Hal itu disampaikan Sri Mulyani pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait pemerintah memberikan tanggapan terhadap pandangan umum dari masing-masing fraksi terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) RAPBN 2020 dan nota keuangan.

&quot;Pada kelompok negara ASEAN, Indonesia menjadi salah satu negara yang akan mendukung pertumbuhan ASEAN-5 di tahun 2020. ASEAN diprediksi menjadi kawasan yang dapat mengambil keuntungan di tengah peningkatan tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok,&quot; ujar dia di Gedung DPR Jakarta, Selasa (27/8/2019)
&amp;nbsp;Baca Juga: Strategi Sri Mulyani Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi di 2020
Meski demikian, lanjut dia negara ASEAN pengekspor komoditas seperti  Malaysia dan Indonesia, perlu terus berhati-hati pada dinamika harga  komoditas. Di mana dalam menghadapi berbagai risiko global tersebut,  Indonesia harus waspada tanpa merasa pesimis, dengan melakukan langkah  antisipasi risiko yang muncul, serta tetap jeli mengambil peluang yang  ada.

&quot;Kuncinya adalah dengan terus meningkatkan daya saing nasional. Daya  saing nasional sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, yang  merupakan modal penting memasuki era ekonomi berbasis iptek (knowledge  economy), serta kualitas institusi dan regulasi,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rapat Paripurna, Sri Mulyani Sampaikan Tanggapan Pemerintah Soal RAPBN 2020
Menurut dia, dengan modal sosial, ekonomi, dan sumber daya manusia,  Indonesia memiliki peluang untuk menjadi negara maju dan unggul ke  depan. Berbagai program pembangunan kita siapkan untuk memastikan  termanfaatkannya bonus demografi.

&quot;Kita bangun generasi bertalenta, yang mampu beradaptasi dengan  perkembangan teknologi serta menjunjung tinggi integritas. Dengan  peningkatan kualitas sumber daya manusia, Indonesia dapat segera  mewujudkan visinya menjadi negara maju. Tahun 2020 akan menjadi titik  tumpu untuk mengkonsolidasikan dan mempercepat perwujudan Indonesia maju  ke depan,&quot; ungkap dia.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pertumbuhan ekonomi global di 2020 akan bertumpu pada pertumbuhan ekonomi beberapa negara berkembang, seperti pertumbuhan yang tetap solid di India, Indonesia, dan Vietnam.
&amp;nbsp;Baca Juga: Paripurna, Banyak Bangku Kosong saat Sri Mulyani Tanggapi DPR soal RAPBN 2020
Hal itu disampaikan Sri Mulyani pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait pemerintah memberikan tanggapan terhadap pandangan umum dari masing-masing fraksi terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) RAPBN 2020 dan nota keuangan.

&quot;Pada kelompok negara ASEAN, Indonesia menjadi salah satu negara yang akan mendukung pertumbuhan ASEAN-5 di tahun 2020. ASEAN diprediksi menjadi kawasan yang dapat mengambil keuntungan di tengah peningkatan tensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok,&quot; ujar dia di Gedung DPR Jakarta, Selasa (27/8/2019)
&amp;nbsp;Baca Juga: Strategi Sri Mulyani Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi di 2020
Meski demikian, lanjut dia negara ASEAN pengekspor komoditas seperti  Malaysia dan Indonesia, perlu terus berhati-hati pada dinamika harga  komoditas. Di mana dalam menghadapi berbagai risiko global tersebut,  Indonesia harus waspada tanpa merasa pesimis, dengan melakukan langkah  antisipasi risiko yang muncul, serta tetap jeli mengambil peluang yang  ada.

&quot;Kuncinya adalah dengan terus meningkatkan daya saing nasional. Daya  saing nasional sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, yang  merupakan modal penting memasuki era ekonomi berbasis iptek (knowledge  economy), serta kualitas institusi dan regulasi,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rapat Paripurna, Sri Mulyani Sampaikan Tanggapan Pemerintah Soal RAPBN 2020
Menurut dia, dengan modal sosial, ekonomi, dan sumber daya manusia,  Indonesia memiliki peluang untuk menjadi negara maju dan unggul ke  depan. Berbagai program pembangunan kita siapkan untuk memastikan  termanfaatkannya bonus demografi.

&quot;Kita bangun generasi bertalenta, yang mampu beradaptasi dengan  perkembangan teknologi serta menjunjung tinggi integritas. Dengan  peningkatan kualitas sumber daya manusia, Indonesia dapat segera  mewujudkan visinya menjadi negara maju. Tahun 2020 akan menjadi titik  tumpu untuk mengkonsolidasikan dan mempercepat perwujudan Indonesia maju  ke depan,&quot; ungkap dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
