<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bos Taksi Malaysia Tuding Kesuksesan Gojek karena Indonesia Miskin</title><description>Bos perusahaan taksi di Malaysia yang tengah emosi beredar  luas alias viral. Dia mengecam masuknya Gojek ke Negeri Jiran tersebut</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/320/2097153/bos-taksi-malaysia-tuding-kesuksesan-gojek-karena-indonesia-miskin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/320/2097153/bos-taksi-malaysia-tuding-kesuksesan-gojek-karena-indonesia-miskin"/><item><title>Bos Taksi Malaysia Tuding Kesuksesan Gojek karena Indonesia Miskin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/320/2097153/bos-taksi-malaysia-tuding-kesuksesan-gojek-karena-indonesia-miskin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/320/2097153/bos-taksi-malaysia-tuding-kesuksesan-gojek-karena-indonesia-miskin</guid><pubDate>Selasa 27 Agustus 2019 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/27/320/2097153/bos-taksi-malaysia-tuding-kesuksesan-gojek-karena-indonesia-miskin-nVmOrEUNXI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shamsubahrin Ismail (Foto: MSN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/27/320/2097153/bos-taksi-malaysia-tuding-kesuksesan-gojek-karena-indonesia-miskin-nVmOrEUNXI.jpg</image><title>Shamsubahrin Ismail (Foto: MSN)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sebuah video bos perusahaan taksi di Malaysia yang tengah emosi beredar luas alias viral. Dia mengecam masuknya Gojek ke Negeri Jiran tersebut. Sangking geramnya, layanan Gojek dituding untuk negara miskin.
Pendiri Big Blue Taxi Services Shamsubahrin Ismail mengatakan, Malaysia sangat berbeda dari Indonesia dalam banyak hal untuk menerima Gojek.
Baca juga: Bos Taksi Sewot Gara-Gara Gojek Akan Mengaspal di Malaysia
&amp;ldquo;Gojek bisa dilakukan di Indonesia karena tingkat kemiskinannya sangat tinggi, tidak seperti di Malaysia,&quot; ujarnya mengutip FreeMalaysiaToday, Malaysia, Selasa (27/8/2019).
&amp;nbsp;
Shamsubahrin mengatakan, pemerintah seharusnya tidak mendorong anak muda untuk menyediakan layanan sepeda motor sebagai pilihan mereka untuk mendapatkan penghasilan. Dia mengatakan ada banyak pekerjaan permanen lainnya yang bisa ditawarkan kepada kaum muda.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Gojek Dapat Restu PM Mahathir Mengaspal di Malaysia, Ini 6 Faktanya 
&amp;ldquo;Gojek, FoodPanda, GrabFood semuanya menawarkan pekerjaan paruh waktu. Sebaliknya, kaum muda harus diberikan kesempatan kerja yang lebih baik,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sebuah video bos perusahaan taksi di Malaysia yang tengah emosi beredar luas alias viral. Dia mengecam masuknya Gojek ke Negeri Jiran tersebut. Sangking geramnya, layanan Gojek dituding untuk negara miskin.
Pendiri Big Blue Taxi Services Shamsubahrin Ismail mengatakan, Malaysia sangat berbeda dari Indonesia dalam banyak hal untuk menerima Gojek.
Baca juga: Bos Taksi Sewot Gara-Gara Gojek Akan Mengaspal di Malaysia
&amp;ldquo;Gojek bisa dilakukan di Indonesia karena tingkat kemiskinannya sangat tinggi, tidak seperti di Malaysia,&quot; ujarnya mengutip FreeMalaysiaToday, Malaysia, Selasa (27/8/2019).
&amp;nbsp;
Shamsubahrin mengatakan, pemerintah seharusnya tidak mendorong anak muda untuk menyediakan layanan sepeda motor sebagai pilihan mereka untuk mendapatkan penghasilan. Dia mengatakan ada banyak pekerjaan permanen lainnya yang bisa ditawarkan kepada kaum muda.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Gojek Dapat Restu PM Mahathir Mengaspal di Malaysia, Ini 6 Faktanya 
&amp;ldquo;Gojek, FoodPanda, GrabFood semuanya menawarkan pekerjaan paruh waktu. Sebaliknya, kaum muda harus diberikan kesempatan kerja yang lebih baik,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
