<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Basuki Ditelepon Sri Mulyani soal Anggaran Pindah Ibu Kota   </title><description>Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan tiga tahapan pembangunan ibu kota baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/470/2097271/menteri-basuki-ditelepon-sri-mulyani-soal-anggaran-pindah-ibu-kota</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/470/2097271/menteri-basuki-ditelepon-sri-mulyani-soal-anggaran-pindah-ibu-kota"/><item><title>Menteri Basuki Ditelepon Sri Mulyani soal Anggaran Pindah Ibu Kota   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/470/2097271/menteri-basuki-ditelepon-sri-mulyani-soal-anggaran-pindah-ibu-kota</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/27/470/2097271/menteri-basuki-ditelepon-sri-mulyani-soal-anggaran-pindah-ibu-kota</guid><pubDate>Selasa 27 Agustus 2019 16:03 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/27/470/2097271/menteri-basuki-ditelepon-sri-mulyani-soal-anggaran-pindah-ibu-kota-3QyuwzPhFK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani soal Anggaran Ibu Kota Pindah (Foto: Dok Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/27/470/2097271/menteri-basuki-ditelepon-sri-mulyani-soal-anggaran-pindah-ibu-kota-3QyuwzPhFK.jpg</image><title>Sri Mulyani soal Anggaran Ibu Kota Pindah (Foto: Dok Kemenkeu)</title></images><description>YOGYAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan tiga tahapan pembangunan ibu kota baru negara di Kalimantan Timur selama periode pembangunan pada 2020.

&quot;Infrastruktur sudah ditetapkan. Saya baru ditelepon Menteri Keuangan soal kebutuhan anggaran 2020. Sedang disiapkan oleh Kemenkeu Jakarta,&quot; kata Menteri Basuki seusai menyampaikan kuliah umum di Grha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta, Selasa (27/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Bekas Gedung Pemerintah di Jakarta Bisa Disewa ke Swasta
Menurut Basuki, dari tiga tahapan itu, pertama yang dilakukan adalah mendesain kawasan. Desain meliputi Ruang Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) yang akan mencakup Istana Negara, kantor-kantor kementerian, perumahan, dan kawasan komersialnya.

&quot;Sekarang disiapkan (lahan) 180 ribu hektare. Bappenas untuk awalnya untuk kebutuhan bangunan pemerintahan sekitar 40 ribu hektare,&quot; kata Basuki.
&amp;nbsp;Baca Juga: Soal Anggaran Ibu Kota Baru, Sri Mulyani: Masih Pelajari Masterplan-nya
Tahap kedua, kata Basuki, dilakukan desain kriteria prasarana dasar  seperti jalan, drainase, waduk, serta air bersih. Untuk akses  transportasi tidak hanya jalan darat melainkan juga rel kerera api.  Kemudian pada tahap ketiga yakni pembangunan perumahan dan perkantoran.

&quot;Yang akan kita bangun adalah prasarana dasarnya dulu seperti jalan,  drainase, air bersih, dan beberapa kantor,&quot; kata dia. Demikian dikutip  Antaranews.

Sementara itu, kata dia, untuk pembiayaan keseluruhan pembangunan ibu  kota baru antara lain 19 persen bersumber dari APBN khususnya untuk  prasarana dasar. Selain itu, 54% berasal dari Kerja sama Pemerintah dan  Badan Usaha (KPBU), serta investasi dari swasta dan BUMN.
&amp;nbsp;
Menurut Basuki, untuk proses pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke  Kalimantan Timur baru akan dimulai pada 2024. Mulai dari jajaran  Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, dan Kantor Kepresidenan.

&quot;Targetnya 2023-2024 Kementerian PU harus yang pertama kali pindah ke Kalimantan. Itu targetnya Bapak Presiden,&quot; kata dia</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjelaskan tiga tahapan pembangunan ibu kota baru negara di Kalimantan Timur selama periode pembangunan pada 2020.

&quot;Infrastruktur sudah ditetapkan. Saya baru ditelepon Menteri Keuangan soal kebutuhan anggaran 2020. Sedang disiapkan oleh Kemenkeu Jakarta,&quot; kata Menteri Basuki seusai menyampaikan kuliah umum di Grha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta, Selasa (27/8/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Bekas Gedung Pemerintah di Jakarta Bisa Disewa ke Swasta
Menurut Basuki, dari tiga tahapan itu, pertama yang dilakukan adalah mendesain kawasan. Desain meliputi Ruang Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) yang akan mencakup Istana Negara, kantor-kantor kementerian, perumahan, dan kawasan komersialnya.

&quot;Sekarang disiapkan (lahan) 180 ribu hektare. Bappenas untuk awalnya untuk kebutuhan bangunan pemerintahan sekitar 40 ribu hektare,&quot; kata Basuki.
&amp;nbsp;Baca Juga: Soal Anggaran Ibu Kota Baru, Sri Mulyani: Masih Pelajari Masterplan-nya
Tahap kedua, kata Basuki, dilakukan desain kriteria prasarana dasar  seperti jalan, drainase, waduk, serta air bersih. Untuk akses  transportasi tidak hanya jalan darat melainkan juga rel kerera api.  Kemudian pada tahap ketiga yakni pembangunan perumahan dan perkantoran.

&quot;Yang akan kita bangun adalah prasarana dasarnya dulu seperti jalan,  drainase, air bersih, dan beberapa kantor,&quot; kata dia. Demikian dikutip  Antaranews.

Sementara itu, kata dia, untuk pembiayaan keseluruhan pembangunan ibu  kota baru antara lain 19 persen bersumber dari APBN khususnya untuk  prasarana dasar. Selain itu, 54% berasal dari Kerja sama Pemerintah dan  Badan Usaha (KPBU), serta investasi dari swasta dan BUMN.
&amp;nbsp;
Menurut Basuki, untuk proses pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke  Kalimantan Timur baru akan dimulai pada 2024. Mulai dari jajaran  Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, dan Kantor Kepresidenan.

&quot;Targetnya 2023-2024 Kementerian PU harus yang pertama kali pindah ke Kalimantan. Itu targetnya Bapak Presiden,&quot; kata dia</content:encoded></item></channel></rss>
