<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani dan Hary Tanoe Bahas Ekonomi: Sinergikan SDM, Infrastruktur hingga Digital</title><description>Perlu peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, termasuk  infrastruktur digital dan proteksi terhadap kepentingan dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/29/20/2098373/sri-mulyani-dan-hary-tanoe-bahas-ekonomi-sinergikan-sdm-infrastruktur-hingga-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/08/29/20/2098373/sri-mulyani-dan-hary-tanoe-bahas-ekonomi-sinergikan-sdm-infrastruktur-hingga-digital"/><item><title>Sri Mulyani dan Hary Tanoe Bahas Ekonomi: Sinergikan SDM, Infrastruktur hingga Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/08/29/20/2098373/sri-mulyani-dan-hary-tanoe-bahas-ekonomi-sinergikan-sdm-infrastruktur-hingga-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/08/29/20/2098373/sri-mulyani-dan-hary-tanoe-bahas-ekonomi-sinergikan-sdm-infrastruktur-hingga-digital</guid><pubDate>Kamis 29 Agustus 2019 22:06 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/08/29/20/2098373/sri-mulyani-dan-hary-tanoe-bahas-ekonomi-sinergikan-sdm-infrastruktur-hingga-digital-5kRm03NhIf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani dan Hary Tanoesoedibjo di Management Forum (Foto: Dokumentasi MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/08/29/20/2098373/sri-mulyani-dan-hary-tanoe-bahas-ekonomi-sinergikan-sdm-infrastruktur-hingga-digital-5kRm03NhIf.jpg</image><title>Sri Mulyani dan Hary Tanoesoedibjo di Management Forum (Foto: Dokumentasi MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Perlu mensinergikan peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, termasuk infrastruktur digital dan proteksi terhadap kepentingan dalam negeri akan mendorong ekonomi Indonesia jauh lebih baik lagi ke depan.

Hal itu disampaikan Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo di hadapan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan lebih dari 1.400  manager MNC Group dalam Manager Forum XLI bertema Indonesia _Economy in the Next 5 Years &amp;amp; Corporate Business Update_ di iNews Center, Jakarta, Kamis (29/8/2019).
 
Baca juga: Di Depan Hary Tanoe, Sri Mulyani Buka-bukaan soal Ekonomi RI
Hary memaparkan pembangunan dan peningkatan kualitas SDM yang tengah digaungkan pemerintah merupakan langkah yang tepat. Sebab, kualitas SDM sangat berkaitan dengan produktivitas dan daya saing nasional. &quot;Economic plan ke depan cukup bagus, karena fokusnya di SDM. SDM penting sekali, membuat masyarakat produktif,&quot; ungkapnya.

Pembangunan infrastruktur yang terus digenjot pun dirasanya sangat penting, karena membuat berbagai aktivitas menjadi lebih efisien. Hanya saja, ada satu hal yang dinilainya perlu mendapat perhatian pemerintah. &quot;Jangan lupa juga infrastruktur digital, karena sekarang ini sudah zaman digital,&quot; tutur Hary.
 
Baca juga: Hary Tanoe: Pemerintah Perlu Bentuk Venture Capital Lokal untuk Suntik Startup Indonesia
Tak kalah penting, lanjut Hary, meningkatkan proteksi terhadap kepentingan ekonomi dalam negeri. &quot;Kalau semuanya dipadukan dengan tepat, saya rasa ekonomi kita akan jauh lebih baik lagi,&quot; tutur pengusaha yang memimpin lebih dari 100 perusahaan di bawah naungan MNC Group tersebut.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki dan kebijakan yang mendukung tersebut, ekonomi Indonesia diyakini Hary akan terus tumbuh meski kondisi ekonomi global mengalami ketidakstabilan.

&quot;Dalam perspektif saya, Indonesia lebih bagus dari negara lain, karena fundamental kita paling beda secara dasarnya dan lebih kuat. Kita punya sumber daya besar, ekonomi kita juga besar. Kita masuk 15 atau 16 besar ekonomi dunia,&quot; kata pria yang dua periode berturut-turut dipercaya memimpin Federasi Futsal Indonesia itu.

Pada kesempatan tersebut, Hary mengungkapkan dukungan MNC Group  terhadap pembangunan ekonomi Indonesia ke depan. Salah satunya dengan  ikut ambil bagian meningkatkan pariwisata. Seperti diketahui, MNC Group  tengah menggarap proyek properti di Tabanan, Bali dan Lido, Jawa Barat.

Pembangunan resort mewah dan terintegrasi dengan melibatkan Trump  Organization itu dipastikan bakal mendatangkan lebih banyak turis  mancanegara. &quot;MNC Group ikut mendorong peningkatan pariwisata Indonesia  dan menciptakan lapangan kerja. Lido saja bisa menyerap tenaga kerja  minimal 30 ribu orang. Jadi, begitu banyak masyarakat yang tertolong,  karena pekerja punya keluarga,&quot; tuturnya.

Pada Manager Forum MNC Group tersebut, Sri Mulyani mengungkapkan  proyeksi ekonomi dalam 5 tahun ke depan dan langkah-langkah pemerintah  dalam menghadapi kondisi perekonomian global yang tidak menentu. Dia  optimistis Indonesia masih bisa bertahan dengan pertumbuhan ekonomi di  atas 5%.

&quot;Meski kinerja investasi kita mengalami tekanan, PMDN [penanaman  modal dalam negeri] kita masih relatif kuat. Kita lebih terserang dari  segi eksternal, yaitu CAD [current account deficit] dan capital flow,&quot;  ucap perempuan berkacamata itu.

Pemerintah, kata Sri, memberikan insentif fiskal supaya investasi  tetap berjalan. &quot;Kita harus catat, meskipun sektor jasa kita meningkat,  tetapi sektor manufaktur kita menurun. Kedua hal ini harus imbang supaya  neraca terjaga,&quot; tuturnya.

Dia menambahkan meski ekonomi Indonesia masih bertahan kuat, bukan  berarti ada imunitas terhadap lingkungan eksternal yang negatif.  &quot;Pertumbuhan kredit kita relatif kuat. Kita harus jaga momentum ini  supaya tidak melemah. Indikator sosial ekonomi juga terus membaik,  terutama dengan menurunnya angka pengangguran dan angka kesenjangan,&quot;  tambah Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Perlu mensinergikan peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, termasuk infrastruktur digital dan proteksi terhadap kepentingan dalam negeri akan mendorong ekonomi Indonesia jauh lebih baik lagi ke depan.

Hal itu disampaikan Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo di hadapan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan lebih dari 1.400  manager MNC Group dalam Manager Forum XLI bertema Indonesia _Economy in the Next 5 Years &amp;amp; Corporate Business Update_ di iNews Center, Jakarta, Kamis (29/8/2019).
 
Baca juga: Di Depan Hary Tanoe, Sri Mulyani Buka-bukaan soal Ekonomi RI
Hary memaparkan pembangunan dan peningkatan kualitas SDM yang tengah digaungkan pemerintah merupakan langkah yang tepat. Sebab, kualitas SDM sangat berkaitan dengan produktivitas dan daya saing nasional. &quot;Economic plan ke depan cukup bagus, karena fokusnya di SDM. SDM penting sekali, membuat masyarakat produktif,&quot; ungkapnya.

Pembangunan infrastruktur yang terus digenjot pun dirasanya sangat penting, karena membuat berbagai aktivitas menjadi lebih efisien. Hanya saja, ada satu hal yang dinilainya perlu mendapat perhatian pemerintah. &quot;Jangan lupa juga infrastruktur digital, karena sekarang ini sudah zaman digital,&quot; tutur Hary.
 
Baca juga: Hary Tanoe: Pemerintah Perlu Bentuk Venture Capital Lokal untuk Suntik Startup Indonesia
Tak kalah penting, lanjut Hary, meningkatkan proteksi terhadap kepentingan ekonomi dalam negeri. &quot;Kalau semuanya dipadukan dengan tepat, saya rasa ekonomi kita akan jauh lebih baik lagi,&quot; tutur pengusaha yang memimpin lebih dari 100 perusahaan di bawah naungan MNC Group tersebut.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki dan kebijakan yang mendukung tersebut, ekonomi Indonesia diyakini Hary akan terus tumbuh meski kondisi ekonomi global mengalami ketidakstabilan.

&quot;Dalam perspektif saya, Indonesia lebih bagus dari negara lain, karena fundamental kita paling beda secara dasarnya dan lebih kuat. Kita punya sumber daya besar, ekonomi kita juga besar. Kita masuk 15 atau 16 besar ekonomi dunia,&quot; kata pria yang dua periode berturut-turut dipercaya memimpin Federasi Futsal Indonesia itu.

Pada kesempatan tersebut, Hary mengungkapkan dukungan MNC Group  terhadap pembangunan ekonomi Indonesia ke depan. Salah satunya dengan  ikut ambil bagian meningkatkan pariwisata. Seperti diketahui, MNC Group  tengah menggarap proyek properti di Tabanan, Bali dan Lido, Jawa Barat.

Pembangunan resort mewah dan terintegrasi dengan melibatkan Trump  Organization itu dipastikan bakal mendatangkan lebih banyak turis  mancanegara. &quot;MNC Group ikut mendorong peningkatan pariwisata Indonesia  dan menciptakan lapangan kerja. Lido saja bisa menyerap tenaga kerja  minimal 30 ribu orang. Jadi, begitu banyak masyarakat yang tertolong,  karena pekerja punya keluarga,&quot; tuturnya.

Pada Manager Forum MNC Group tersebut, Sri Mulyani mengungkapkan  proyeksi ekonomi dalam 5 tahun ke depan dan langkah-langkah pemerintah  dalam menghadapi kondisi perekonomian global yang tidak menentu. Dia  optimistis Indonesia masih bisa bertahan dengan pertumbuhan ekonomi di  atas 5%.

&quot;Meski kinerja investasi kita mengalami tekanan, PMDN [penanaman  modal dalam negeri] kita masih relatif kuat. Kita lebih terserang dari  segi eksternal, yaitu CAD [current account deficit] dan capital flow,&quot;  ucap perempuan berkacamata itu.

Pemerintah, kata Sri, memberikan insentif fiskal supaya investasi  tetap berjalan. &quot;Kita harus catat, meskipun sektor jasa kita meningkat,  tetapi sektor manufaktur kita menurun. Kedua hal ini harus imbang supaya  neraca terjaga,&quot; tuturnya.

Dia menambahkan meski ekonomi Indonesia masih bertahan kuat, bukan  berarti ada imunitas terhadap lingkungan eksternal yang negatif.  &quot;Pertumbuhan kredit kita relatif kuat. Kita harus jaga momentum ini  supaya tidak melemah. Indikator sosial ekonomi juga terus membaik,  terutama dengan menurunnya angka pengangguran dan angka kesenjangan,&quot;  tambah Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
